JAVASATU.COM- Polrestabes Semarang memberikan klarifikasi terkait video lama yang memperlihatkan penghentian ambulans di depan Mapolda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, yang viral kembali di media sosial pada Minggu (25/1/2026). Video tersebut diunggah pada Desember 2025 dan kini telah ditonton sekitar 622 ribu kali dengan lebih dari 5 ribu komentar.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, menjelaskan bahwa petugas yang terekam adalah Iptu Suyatno, Perwira Pengendali (Padal) Satlantas Polrestabes Semarang. Penghentian ambulans dilakukan bukan untuk menghambat pelayanan kesehatan, melainkan untuk pengecekan keamanan di lapangan.
“Berdasarkan pemantauan sebelumnya, kondisi saat itu menuntut kewaspadaan ekstra. Setelah pengecekan, petugas langsung memberikan pengawalan agar ambulans melanjutkan perjalanan dengan aman,” ujar Kompol Agung.
Ia menegaskan, tindakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan, bukan menghalangi pasien. Polrestabes Semarang juga meminta maaf jika masyarakat merasa pelayanan kepolisian belum optimal.
Selain klarifikasi, Satlantas Polrestabes Semarang aktif membantu pasien. Petugas secara rutin mengantar-jemput pasien dari rumah singgah di ruko Jalan MT Haryono, Bangkong, ke RSUP Dr. Kariadi. Program ini mendapat apresiasi dari pasien dan pengelola rumah singgah sebagai bukti komitmen kepolisian memberikan pelayanan humanis.
“Pelayanan antar-jemput pasien masih terus kami lakukan. Ini wujud tanggung jawab sosial dan fokus kami pada keselamatan masyarakat,” pungkas Kompol Agung. (wan/nuh)