email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 5 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Situs Sekaran Terbengkalai, Rp 20 Miliar Dana Pergeseran Tol Terancam Mubazir

by Syaiful Arif
13 Juli 2019

JAVASATU.COM- Meski PT Jasamarga Pandaan-Malang (JPM) telah mengeluarkan dana Rp 20 miliar untuk menggeser trase jalan tol Malang-Pandaan guna menyelamatkan temuan arkeologis di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, namun situs bersejarah yang kemudian dikenal sebagai Situs Sekaran itu kini justru tak terurus.

Situs Sekaran
Lokasi Situs Sekaran.(Foto: Istimewa)

Eksplorasi lanjutan melalui ekskavasi belum juga dilakukan. Situs yang terdiri atas tatanan bata purbakala tersebut terkesan terbengkalai tanpa kepastian penanganan.

“Untuk menggeser trase dari titik awal rencana jalan tol kami menghabiskan Rp 20 miliar,” kata Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan-Malang, Agus Purnomo, Sabtu (13/7/2019).

Agus menjelaskan, trase tol digeser sejauh 17 meter setelah hasil rapat bersama antara Jasamarga, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim, Balai Arkeologi Yogyakarta, Pemkab Malang, dan pihak terkait. Keputusan itu diambil demi menjaga kelestarian situs.

“Pergeseran trase itu hasil kesepakatan bersama. Tapi setelah itu, pengelolaan situs bukan urusan kami,” tegasnya.

Agus menambahkan, pihaknya hanya berwenang dalam pembangunan jalan tol. Nasib Situs Sekaran sepenuhnya berada di tangan BPCB Jawa Timur dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat.

Sementara itu, Sejarawan Universitas Negeri Malang (UM), Dwi Cahyono, menyesalkan lambannya tindak lanjut dari pemerintah daerah. Ia khawatir situs tersebut akan bernasib sama seperti Situs Ngawonggo di Tajinan yang terlupakan.

BacaJuga :

Lima Titik Perbatasan Bakal Disulap Jadi Ikon Baru Bojonegoro

Petani Garam Donomulyo Dapat Angin Segar, Produksi Tunnel Dilirik Kementan

“Jangan sampai lupa dengan situs Sekaran. Kami selalu menyerukan ‘Ojo Lali Loh’,” ujarnya.

Menurut Dwi, nilai situs Sekaran sangat mahal karena proses penyelamatannya memakan biaya besar. Bila dibiarkan, pengorbanan Jasamarga akan sia-sia.

“Kalau situs ini terbengkalai, miliaran rupiah yang sudah dikeluarkan akan jadi mubazir. Ini bukan sekadar tanah dan batu, tapi jejak sejarah dan aset budaya yang tak ternilai,” tegasnya.

Hingga kini, belum ada kejelasan dari Pemkab Malang mengenai langkah konservasi maupun pengembangan situs tersebut. (Nuh)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Desa SekarpuroKecamatan PakisSitus SekaranTol Mapan

Comments 2

  1. Ping-balik: Arkeolog Dwi Cahyono: Situs Kendalisodo Magetan Merupakan Punden Pamujan - Beritaloka
  2. Ping-balik: Arkeolog Dwi Cahyono: Situs Kendalisodo Magetan Merupakan Punden Pamujan - Nusa Daily

BERITA TERBARU

Lima Titik Perbatasan Bakal Disulap Jadi Ikon Baru Bojonegoro

Petani Garam Donomulyo Dapat Angin Segar, Produksi Tunnel Dilirik Kementan

Korps Mubaligah Gresik Latih Public Speaking, Perkuat Dakwah dengan Retorika Modern

GP Ansor Bangun Mojokerto Gelar MHQ 2026, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

KNPI dan NYC Indonesia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Serukan Dialog Damai

Pengamat Puji Kakorlantas Polri, Operasi Lilin 2025 Dinilai Sukses Amankan Nataru

Naik Trans Jatim, Gubernur Khofifah dan Bupati Gresik Beri Contoh Transportasi Publik

Bupati Gresik Tantang IPNU-IPPNU Hadirkan Program Nyata untuk Masyarakat

PDIP Kabupaten Malang Konsolidasi Pengurus Baru, Langsung Tancap Gas

Days Of Law Career 2026 Gandeng Astra, Ajak Mahasiswa Hukum Kenali Karier Korporasi

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Bupati Gresik Tantang IPNU-IPPNU Hadirkan Program Nyata untuk Masyarakat

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

KNPI dan NYC Indonesia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Serukan Dialog Damai

Korps Mubaligah Gresik Latih Public Speaking, Perkuat Dakwah dengan Retorika Modern

BERITA LAINNYA

GP Ansor Bangun Mojokerto Gelar MHQ 2026, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

KNPI dan NYC Indonesia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Serukan Dialog Damai

Pengamat Puji Kakorlantas Polri, Operasi Lilin 2025 Dinilai Sukses Amankan Nataru

Days Of Law Career 2026 Gandeng Astra, Ajak Mahasiswa Hukum Kenali Karier Korporasi

OPINI: Fiskal untuk Indonesia Baru: Mengakhiri Kemiskinan dan Menyelamatkan Lingkungan

Pilkada Tak Langsung: Ketika Elite Partai Ingin Kembali Jadi Bos

Kemenimipas Catat Capaian Strategis 2025, Analis Apresiasi Arah Transformasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

Data Lengkap: Daftar 38 Sekolah di Malang Raya Penerima Bantuan Revitalisasi Sarpras

Investor Ritel Melejit, bluRDN Permudah Buka RDN Saham secara Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Sempat Ricuh, Dua Kontainer Bantuan Warga Malang Raya di Sumut Akhirnya Bisa Didistribusikan

Konflik Kepemilikan SMK Turen Malang, Dua Yayasan Bertemu di Mapolsek Cari Solusi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d