email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 3 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Situs Sekaran Terbengkalai, Rp 20 Miliar Dana Pergeseran Tol Terancam Mubazir

by Syaiful Arif
13 Juli 2019

JAVASATU.COM- Meski PT Jasamarga Pandaan-Malang (JPM) telah mengeluarkan dana Rp 20 miliar untuk menggeser trase jalan tol Malang-Pandaan guna menyelamatkan temuan arkeologis di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, namun situs bersejarah yang kemudian dikenal sebagai Situs Sekaran itu kini justru tak terurus.

Situs Sekaran
Lokasi Situs Sekaran.(Foto: Istimewa)

Eksplorasi lanjutan melalui ekskavasi belum juga dilakukan. Situs yang terdiri atas tatanan bata purbakala tersebut terkesan terbengkalai tanpa kepastian penanganan.

“Untuk menggeser trase dari titik awal rencana jalan tol kami menghabiskan Rp 20 miliar,” kata Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan-Malang, Agus Purnomo, Sabtu (13/7/2019).

Agus menjelaskan, trase tol digeser sejauh 17 meter setelah hasil rapat bersama antara Jasamarga, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim, Balai Arkeologi Yogyakarta, Pemkab Malang, dan pihak terkait. Keputusan itu diambil demi menjaga kelestarian situs.

“Pergeseran trase itu hasil kesepakatan bersama. Tapi setelah itu, pengelolaan situs bukan urusan kami,” tegasnya.

Agus menambahkan, pihaknya hanya berwenang dalam pembangunan jalan tol. Nasib Situs Sekaran sepenuhnya berada di tangan BPCB Jawa Timur dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat.

Sementara itu, Sejarawan Universitas Negeri Malang (UM), Dwi Cahyono, menyesalkan lambannya tindak lanjut dari pemerintah daerah. Ia khawatir situs tersebut akan bernasib sama seperti Situs Ngawonggo di Tajinan yang terlupakan.

BacaJuga :

Kementerian PKP Nilai Kayutangan Heritage Malang Layak Jadi Percontohan Nasional

Awali 2026, KSPPS NU Dukun Soft Opening Kantor Baru

“Jangan sampai lupa dengan situs Sekaran. Kami selalu menyerukan ‘Ojo Lali Loh’,” ujarnya.

Menurut Dwi, nilai situs Sekaran sangat mahal karena proses penyelamatannya memakan biaya besar. Bila dibiarkan, pengorbanan Jasamarga akan sia-sia.

“Kalau situs ini terbengkalai, miliaran rupiah yang sudah dikeluarkan akan jadi mubazir. Ini bukan sekadar tanah dan batu, tapi jejak sejarah dan aset budaya yang tak ternilai,” tegasnya.

Hingga kini, belum ada kejelasan dari Pemkab Malang mengenai langkah konservasi maupun pengembangan situs tersebut. (Nuh)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Desa SekarpuroKecamatan PakisSitus SekaranTol Mapan
ADVERTISEMENT

Comments 2

  1. Ping-balik: Arkeolog Dwi Cahyono: Situs Kendalisodo Magetan Merupakan Punden Pamujan - Beritaloka
  2. Ping-balik: Arkeolog Dwi Cahyono: Situs Kendalisodo Magetan Merupakan Punden Pamujan - Nusa Daily

BERITA TERBARU

Kementerian PKP Nilai Kayutangan Heritage Malang Layak Jadi Percontohan Nasional

Awali 2026, KSPPS NU Dukun Soft Opening Kantor Baru

Majelis SIJI Gresik Konsisten Hidupkan Dakwah Jumat Pagi

OPINI: Fiskal untuk Indonesia Baru: Mengakhiri Kemiskinan dan Menyelamatkan Lingkungan

Pilkada Tak Langsung: Ketika Elite Partai Ingin Kembali Jadi Bos

Dinas PUTR Gresik Tangani 1.511 Titik Jalan Rusak Sepanjang 2025

Kemenimipas Catat Capaian Strategis 2025, Analis Apresiasi Arah Transformasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

Data Lengkap: Daftar 38 Sekolah di Malang Raya Penerima Bantuan Revitalisasi Sarpras

Tancap Gas Awal Tahun, Khofifah Resmikan Revitalisasi 38 Sekolah di Malang Raya

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

PN Kepanjen Gandeng PBH Peradi Malang, Perkuat Akses Bantuan Hukum Gratis

Dedikasi Berbuah Pangkat, 137 Personel Polres Malang Naik Jabatan

Tersesat di Hutan Bawean, 4 Wisatawan Asal Sidoarjo Diselamatkan Polisi

Rehabilitasi Gedung Diponegoro RSUD Kanjuruhan Diputus Kontrak Sesuai Aturan

BERITA LAINNYA

OPINI: Fiskal untuk Indonesia Baru: Mengakhiri Kemiskinan dan Menyelamatkan Lingkungan

Pilkada Tak Langsung: Ketika Elite Partai Ingin Kembali Jadi Bos

Kemenimipas Catat Capaian Strategis 2025, Analis Apresiasi Arah Transformasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

Data Lengkap: Daftar 38 Sekolah di Malang Raya Penerima Bantuan Revitalisasi Sarpras

Investor Ritel Melejit, bluRDN Permudah Buka RDN Saham secara Digital

OPINI: Kebijakan Fiskal Digital untuk Transparansi dan Antikorupsi

Jelang Sertijab Dandim, Kodim Blora Jalani Verifikasi Korem 073

Apresiasi RAT Polda Metro Jaya, Polisi Dinilai Kian Dekat dengan Rakyat

Panglima TNI Pantau Pengamanan Tahun Baru 2026, Ribuan Personel dan Alutsista Dikerahkan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Diduga Rem Blong di Pasar Kertek Wonosobo, Truk Hantam Motor dan Toko

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Isi Libur Natal, Siswa MA An-Nur Bululawang Ikuti Pelatihan Wirausaha Shibori

Sempat Ricuh, Dua Kontainer Bantuan Warga Malang Raya di Sumut Akhirnya Bisa Didistribusikan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d