JAVASATU.COM- Kinerja Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Edi Asep Suheri mendapat apresiasi dari publik, tokoh masyarakat, pers, hingga kalangan pengamat.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul sejumlah catatan penting terkait capaian kinerja dan dedikasi Kapolda Metro Jaya beserta jajarannya kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagaimana dipaparkan dalam Rilis Akhir Tahun (RAT) Polda Metro Jaya 2025 pada Rabu (31/12/2025).
Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, menilai kinerja Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinan Irjen Pol Edi Asep Suheri sepanjang 2025 menunjukkan wajah baru kepolisian yang benar-benar hadir dan dekat dengan masyarakat.
Ia menyebut sejumlah program Polri, khususnya di lingkungan Polda Metro Jaya, memiliki nilai yang bersentuhan langsung dengan warga dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
“Program-program tersebut menunjukkan komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun kepercayaan publik,” ujar Nasky dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).
Alumnus Indef School of Political Economy Jakarta itu kemudian menguraikan beberapa catatan penting atas capaian dan keberhasilan Polda Metro Jaya sepanjang 2025. Pertama, pengamanan terhadap 2.304 kegiatan unjuk rasa di wilayah Jakarta dan sekitarnya selama periode Januari–Desember 2025.
Kedua, Polda Metro Jaya berhasil menangkap ribuan tersangka serta menyita narkoba senilai Rp1,7 triliun dalam upaya perang melawan narkoba sepanjang 2025.
Ketiga, pemberantasan premanisme. Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya mengungkap 250 kasus premanisme dengan total 348 tersangka yang berhasil diamankan.
Keempat, modernisasi penegakan hukum lalu lintas. Dalam bidang lalu lintas, Polda Metro Jaya terus melakukan peningkatan guna mencegah praktik transaksional di lapangan melalui modernisasi penegakan hukum berbasis electronic traffic law enforcement (E-TLE).
Kelima, optimalisasi layanan darurat 110. Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya menerima ratusan ribu panggilan bantuan melalui layanan 110, yang dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Optimalisasi layanan 110 membuktikan bahwa Polri semakin dipercaya oleh masyarakat dalam merespons kebutuhan darurat,” ungkap Nasky.
Lebih lanjut, Founder Nasky Milenial Center itu juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rilis Akhir Tahun Polda Metro Jaya 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Irjen Pol Edi Asep Suheri. Menurutnya, RAT tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi Polri kepada publik sekaligus wujud transparansi kinerja.
Ia menilai RAT Polda Metro Jaya menjadi sarana penting dalam menyampaikan capaian kinerja, evaluasi, serta tantangan keamanan nasional yang akan dihadapi Jakarta ke depan.
“Rilis akhir tahun ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kepercayaan publik dan menegaskan komitmen Polri sebagai institusi negara yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Meski demikian, Nasky mengingatkan bahwa capaian tersebut harus dimaknai sebagai amanah rakyat yang mendorong Polda Metro Jaya untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta keberpihakan pada nilai-nilai keadilan dan demokrasi.
Di akhir keterangannya, sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), ia berharap transformasi Polri Presisi dan konsep Polri untuk Masyarakat yang digagas Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dapat diwujudkan secara nyata oleh seluruh jajaran Polri.
“Hal itu harus tercermin melalui pelayanan publik yang humanis, penegakan hukum yang berkeadilan, serta keterbukaan terhadap kritik sebagai bagian dari iklim demokrasi yang sehat,” pungkasnya. (arf)