JAVASATU.COM- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberi contoh penggunaan transportasi publik dengan menaiki Bus Trans Jatim saat mengunjungi destinasi wisata edukasi Gresik Universal Science (GUS), Minggu (4/1/2026).

Rombongan berangkat dari Terminal Bunder menuju kawasan Islamic Center Gresik menggunakan Bus Trans Jatim. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi simbol dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten terhadap penguatan transportasi publik yang terintegrasi dengan destinasi wisata dan layanan masyarakat.
Gubernur Khofifah yang hadir bersama keluarga menilai penggunaan transportasi umum penting untuk mendorong budaya mobilitas yang ramah lingkungan dan inklusif. Menurutnya, kemudahan akses menuju GUS menunjukkan bahwa transportasi publik dapat menjadi solusi efektif bagi masyarakat.
“Lokasi GUS sangat mudah dijangkau karena terhubung dengan Bus Trans Jatim. Ini mendukung pengembangan wisata edukasi yang inklusif dan bisa dinikmati semua lapisan masyarakat,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa GUS dirancang sebagai wisata edukasi dan literasi digital yang mengajak pengunjung menikmati konten secara mendalam, tanpa terburu-buru.
“Pengunjung sebaiknya menikmati setiap ruang sekitar 10 menit agar pesan sejarah dan budaya Gresik bisa tersampaikan dengan baik,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Yani.
Gresik Universal Science diketahui telah di-soft launching pada 24 Desember 2025 dan langsung menarik minat ribuan pengunjung, khususnya pelajar dan keluarga. Tingginya animo tersebut menunjukkan potensi besar wisata edukasi berbasis budaya dan teknologi di Kabupaten Gresik.
Dalam kunjungan itu, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi konsep literasi audio visual yang diusung GUS, termasuk Ruang Damarkurung yang menampilkan karya maestro seni Gresik, almarhumah Masmundari. Konsep tersebut dinilai mampu memperkuat literasi sekaligus menarik minat generasi muda. (bas/arf)