JAVASATU.COM-MALANG- Keluarga besar warga Perumahan Banjararum View RT002, RW014, Desa Warugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mengadakan halalbihalal 1444 hijriah, Sabtu (6/5/2023) bertempat di Balai RT setempat.

Halalbihalal menghadirkan penceramah ustaz Khoirul Anam SHI.,M.Fil I,. Dalam tausiahnya, warga diajak hijrah lebih baik setelah menjalani puasa Ramadan selama satu bulan.
“Setelah berpuasa satu bulan, maka bertemu Idulfitri salah satu makna yang terkandung di dalamnya adalah mengajak hijrah kepada yang lebih baik. Serta saling memaafkan antar sesama,” tutur ustaz lulusan S2 Filsafat IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Dijelaskan, puasa ramadan satu bulan itu untuk mendidik sebelas bulan. Artinya disuruh belajar seperti satu bulan.
“Dan di hari kemenangan Idulfitri yang ditandai kumandang takbir menjadi momen yang pas untuk saling bermaafan. Meminta maaf antar sesama itu sangat berat dilakukan,” urainya.
Menurut dia, sebaiknya meminta maaf antar sesama itu jangan pada momen Idulfitri saja, tetapi setiap hari harus saling memaafkan.
“Kita harus selalu menjaga hubungan dengan tetangga lebih baik. Jika memiliki salah, langsung meminta maaf. Maka setelah puasa ramadan 1444 hijriah ini, mari kita berhijrah lebih baik antar sesama. Karena Allah SWT belum meridhoi kepada manusia yang masih memiliki salah antar manusia,” terangnya.
Selain itu, di hadapan undangan, Anam juga menerangkan sedikit tentang sejarah halalbihalal. Menurutnya, tradisi Halalbihalal adanya hanya di Nusantara saja. Dan ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Bahkan kata dia, di zaman Presiden Sukarno dengan Halalbihalal dijadikan wadah untuk saling memaafkan antar elit politik di negara ini.
“Halalbihalal muncul awalnya dari KH Wahab Hasbullah. Kiai Wahab kala itu memberikan saran kepada Presiden Sukarno untuk menyelenggarakan silaturahmi di momen Hari Raya Idulfitri saling memaafkan. Dan tradisi itu Alhamdulillah terjaga dan terlaksana dengan baik hingga sekarang,” pungkasnya.

Sementara itu, acara diawali dengan sambutan Ketua RW, Fahmi menyampaikan maaf kepada warganya.
“Minal aidin wal faidin mohon maaf lahir dan bathin. Dan mari kita jaga kerukunan dan kekompakan antar warga. Ini momen yang pas untuk kita menjadi lebih baik lagi setelah berpuasa satu bulan penuh,” ujar Fahmi.
Senada, Ketua RT002, Andi juga menyampaikan maaf kepada warganya. Menurut dia, momen halalbihalal ini saatnya kembali ke titik nol dengan saling memaafkan untuk mewujudkan kehidupan bertetangga yang lebih baik.
“Di momen halalbihalal ini, saya atas nama pribadi dan ketua RT mengucapkan minal Aidin wal faidin, mohon maaf lahir dan bathin. Jika ada salah mohon dimaafkan. Insha Allah kita kembali suci, fitrah. Dan mari kita jaga kerukunan antar tetangga,” ungkapnya memungkasi.
Untuk menyemarakkan acara, suguhan pembacaan sholawat nabi dikumandangkan putra putri RT setempat. Dan acara diakhiri ramah tamah serta bersalaman antar warga. (Arf)