email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Minggu, 11 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pabrik Rokok Cakra Pekerjakan Puluhan Karyawan Difabel

by Agung Baskoro
4 Agustus 2020

Javasatu, Malang- Ada yang menarik di Pabrik Rokok Cakra di Jalan Raya Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Pabrik itu memperkerjakan para difabel. 12 orang itu mayoritas penyandang tuna rungu dan tuna wicara dan hanya satu orang penyandang tuna Daksa.

“Sejak Agustus ini kami memperkerjakan para Difabel. Dari 25 orang pekerja difabel ini yang bertahan tinggal 12 orang. Tapi kinerja mereka sangat baik,” jelas Kepala Human Resource Development (HRD) Pabrik Rokok Cakra, Rika Lestari, Selasa (04/08/2020).

Para pekerja difabel yang mendapat kesempatan bekerja di perusahaan industri. (Foto: Agung B - Javasatu.com)
Para pekerja difabel yang mendapat kesempatan bekerja di perusahaan industri. (Foto: Agung B – Javasatu.com)

Rika menjelaskan, mereka yang bertahan itu mayoritas penyandang bisu dan tuli. Namun yang mundur itu mungkin karena rasa percaya dirinya kurang.

“Yang masih bertahan mereka rata-rata bisu dan tuli. Secara mental mereka ini lebih kuat ya. Dan produktifitas mereka dalam bekerja ini melebihi orang yang normal. Ada yang mundur atau keluar, mungkin minder atau bagaimana ya, tapi yang bertahan juga banyak. Kami hari ini juga masih menerima pekerja Difabel. Syaratnya yang penting mau bekerja dan usia tidak lebih dari 35 tahun,” kata Rika.

Bupati Malang, Sanusi, saat interaksi dengan para pekerja difabel. (Foto: Agung B - Javasatu.com)

Ada penanganan khusus bagi penyandang Difabel lanjut Rika, mereka hanya ditempatkan pada bagian Sigarete Kretek Mesin (SKM) bagian pengebalan atau mengemas hasil rokok menggunakan kertas karton dan kardus.

“Produktifitas mereka ini sangat tinggi ya. Mungkin karena tidak pakai ngobrol seperti orang normal, sehingga bekerjanya cepat. Pokoknya kerja terus, mereka kita tempatkan dibagian ngebal,” papar Rika.

BacaJuga :

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Tiga Kasat Berganti, Ini Susunan Pejabat Baru Polresta Malang Kota

Para pekerja difabel foto bersama dengan Bupati Malang, Sanusi. (Foto: Agung B - Javasatu.com)
Para pekerja difabel foto bersama dengan Bupati Malang, Sanusi. (Foto: Agung B – Javasatu.com)

Sama seperti pekerja normal lainnya, lanjut Rika, pekerja difabel juga mempunyai hak yang sama.

“BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan seluruhnya mereka dapat. Jam kerja juga sama, per satu sif jam kerja mereka 8 jam. Hak-hak para difabel juga sama seperti orang normal. Termasuk upah mereka juga sesuai UMK Kabupaten Malang,” tegas Rika.

Bupati Malang, Sanusi, saat interaksi dengan para pekerja difabel. (Foto: Agung B - Javasatu.com)
Bupati Malang, Sanusi, saat interaksi dengan para pekerja difabel. (Foto: Agung B – Javasatu.com)

Rika menambahkan, produktivitas karyawan difabel tidak kalah dengan karyawan non difabel. Bahkan bisa dibilang jauh lebih produktif jika dibandingkan dengan karyawan non difabel.

“Karena mereka kan tidak ngomong jadi komunikasi dengan bahasa isyarat dengan tangan. Sementara tangannya digunakan untuk bekerja kan jadi tidak bisa berbahasa isyarat,” sambungnya.

Dalam kesempatan kali itu, karyawan difabel juga memberikan ucapan terima kasih secara simbolis dengan pemberian plakat kepada Bupati Malang dan Drs Yoyok Wardoyo MM. Ucapan terimakasih ini diberikan karena karyawan difabel dibantu untuk mendapatkan pekerjaan.

Pekerja difabel hanya butuh perlakuan khusus seperti jenis pekerjaannya dan tempat mereka bekerja, harus berbeda dengan orang normal.

“Pekerja difabel kita letakkan pada satu tempat yang aman dan nyaman, kita hindari ruang kerja mereka agar tidak banyak orang maupun kendaraan yang lalu-lalang. Karena mereka ini kan bisa dan tuli. Jadi perlakukan khususnya seperti itu,” ujar Rika.

Pada akhir kunjungan, rombongan Bupati Malang berkesempatan untuk mengunjungi kegiatan produksi dan melihat lebih dekat aktivitas karyawan difabel di bagian produksi. Hasil kerja para karyawan difabel sangat cekatan. Hal ini membuat Bupati Malang, senang. (Agb/Ayu)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Tiga Kasat Berganti, Ini Susunan Pejabat Baru Polresta Malang Kota

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Raih Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Pipa PDAM Kebomas Selesai Diperbaiki, Distribusi Air Bersih Kembali Normal

Kuota Pupuk Subsidi Bojonegoro 2026 Naik Jadi 130.177 Ton

Berdiri di Jalur Wisata Bromo, PT Makmur Jaya Bidik Pasar Oleh-oleh Susu

Dapur MBG Hadir di Desa Putukrejo Malang, Layanan Gizi Perdesaan Kian Merata

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

Second Semester Rilis Single “:)”, Curhat Emosional tentang Dighosting

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Trofeo All Star Legends di Malang Libatkan 30 UMKM, Sepak Bola Gerakkan Ekonomi Lokal

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

BERITA LAINNYA

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

Second Semester Rilis Single “:)”, Curhat Emosional tentang Dighosting

OPINI: Kebijakan Fiskal, Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

Analis Nilai Polri di Bawah Presiden dan Kapolri Disetujui DPR Sesuai Amanat Reformasi

Kapolres Boyolali Pastikan Pengamanan Puncak Hari Desa Nasional 2026

Pemkab Kediri Gandeng PTPN, Akses Jalan Sekolah Rakyat Plosoklaten Segera Dibangun

Bupati Blitar Ajak ASN Terapkan Pola Hidup Sehat Lewat Senam Chi Kung

Bupati Kediri Lantik Lima Kepala Dinas, Soroti Regenerasi Karier ASN

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved