email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pabrik Rokok Cakra Pekerjakan Puluhan Karyawan Difabel

by Agung Baskoro
4 Agustus 2020
ADVERTISEMENT

Javasatu, Malang- Ada yang menarik di Pabrik Rokok Cakra di Jalan Raya Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Pabrik itu memperkerjakan para difabel. 12 orang itu mayoritas penyandang tuna rungu dan tuna wicara dan hanya satu orang penyandang tuna Daksa.

“Sejak Agustus ini kami memperkerjakan para Difabel. Dari 25 orang pekerja difabel ini yang bertahan tinggal 12 orang. Tapi kinerja mereka sangat baik,” jelas Kepala Human Resource Development (HRD) Pabrik Rokok Cakra, Rika Lestari, Selasa (04/08/2020).

Para pekerja difabel yang mendapat kesempatan bekerja di perusahaan industri. (Foto: Agung B - Javasatu.com)
Para pekerja difabel yang mendapat kesempatan bekerja di perusahaan industri. (Foto: Agung B – Javasatu.com)

Rika menjelaskan, mereka yang bertahan itu mayoritas penyandang bisu dan tuli. Namun yang mundur itu mungkin karena rasa percaya dirinya kurang.

“Yang masih bertahan mereka rata-rata bisu dan tuli. Secara mental mereka ini lebih kuat ya. Dan produktifitas mereka dalam bekerja ini melebihi orang yang normal. Ada yang mundur atau keluar, mungkin minder atau bagaimana ya, tapi yang bertahan juga banyak. Kami hari ini juga masih menerima pekerja Difabel. Syaratnya yang penting mau bekerja dan usia tidak lebih dari 35 tahun,” kata Rika.

Bupati Malang, Sanusi, saat interaksi dengan para pekerja difabel. (Foto: Agung B - Javasatu.com)

Ada penanganan khusus bagi penyandang Difabel lanjut Rika, mereka hanya ditempatkan pada bagian Sigarete Kretek Mesin (SKM) bagian pengebalan atau mengemas hasil rokok menggunakan kertas karton dan kardus.

“Produktifitas mereka ini sangat tinggi ya. Mungkin karena tidak pakai ngobrol seperti orang normal, sehingga bekerjanya cepat. Pokoknya kerja terus, mereka kita tempatkan dibagian ngebal,” papar Rika.

BacaJuga :

Nurul Hayat Gresik Berbagi untuk Tukang Becak di Ramadan

Kapolres Gresik Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah, Sepakat Damai

Para pekerja difabel foto bersama dengan Bupati Malang, Sanusi. (Foto: Agung B - Javasatu.com)
Para pekerja difabel foto bersama dengan Bupati Malang, Sanusi. (Foto: Agung B – Javasatu.com)

Sama seperti pekerja normal lainnya, lanjut Rika, pekerja difabel juga mempunyai hak yang sama.

“BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan seluruhnya mereka dapat. Jam kerja juga sama, per satu sif jam kerja mereka 8 jam. Hak-hak para difabel juga sama seperti orang normal. Termasuk upah mereka juga sesuai UMK Kabupaten Malang,” tegas Rika.

Bupati Malang, Sanusi, saat interaksi dengan para pekerja difabel. (Foto: Agung B - Javasatu.com)
Bupati Malang, Sanusi, saat interaksi dengan para pekerja difabel. (Foto: Agung B – Javasatu.com)

Rika menambahkan, produktivitas karyawan difabel tidak kalah dengan karyawan non difabel. Bahkan bisa dibilang jauh lebih produktif jika dibandingkan dengan karyawan non difabel.

“Karena mereka kan tidak ngomong jadi komunikasi dengan bahasa isyarat dengan tangan. Sementara tangannya digunakan untuk bekerja kan jadi tidak bisa berbahasa isyarat,” sambungnya.

Dalam kesempatan kali itu, karyawan difabel juga memberikan ucapan terima kasih secara simbolis dengan pemberian plakat kepada Bupati Malang dan Drs Yoyok Wardoyo MM. Ucapan terimakasih ini diberikan karena karyawan difabel dibantu untuk mendapatkan pekerjaan.

Pekerja difabel hanya butuh perlakuan khusus seperti jenis pekerjaannya dan tempat mereka bekerja, harus berbeda dengan orang normal.

“Pekerja difabel kita letakkan pada satu tempat yang aman dan nyaman, kita hindari ruang kerja mereka agar tidak banyak orang maupun kendaraan yang lalu-lalang. Karena mereka ini kan bisa dan tuli. Jadi perlakukan khususnya seperti itu,” ujar Rika.

Pada akhir kunjungan, rombongan Bupati Malang berkesempatan untuk mengunjungi kegiatan produksi dan melihat lebih dekat aktivitas karyawan difabel di bagian produksi. Hasil kerja para karyawan difabel sangat cekatan. Hal ini membuat Bupati Malang, senang. (Agb/Ayu)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

Nurul Hayat Gresik Berbagi untuk Tukang Becak di Ramadan

Kapolres Gresik Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah, Sepakat Damai

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Curi Scoopy di Kos Karangploso, Pelaku Tertangkap Saat Transaksi COD

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

SIM Santri Trendi Hadir di Gresik Selama Ramadan 1447 Hijriah

HUT ke-53, SMAN 8 Malang Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Polresta Malang Kota Sita 1,3 Kg Sabu, Tangkap 20 Tersangka Selama Februari 2026

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

BRI Malang Berbagi Bahagia dengan Panti dan Pesantren saat Ramadan

Prev Next

POPULER HARI INI

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Promo Idulfitri 2026, Juwita Guest House Kota Batu Diskon Rp50 Ribu per Kamar

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Curi Scoopy di Kos Karangploso, Pelaku Tertangkap Saat Transaksi COD

BERITA LAINNYA

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Analis Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, Selamatkan Generasi Muda Indonesia

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved