JAVASATU.COM-MALANG- Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyatakan bahwa Program Kerja Culture Tourism memang digaungkan oleh Kementrian Kebudayaan RI.
“Kota Malang punya potensi sangat besar dalam mengembangkan ekosistem Culture Tourism. Terutama yang berbasis Seni Pertunjukan Rakyat. Ada lebih ratusan paguyuban Seni Pertunjukan Rakyat di Kota Malang. Bisa kita kolaborasikan bersama,” ujar Baihaqi saat ditemui pada kegiatan Ekshibisi Bulutangkis Kapolresta Malang Cup di Malang Badminton Arena Kota Malang, Rabu (4/12/2024).
Baihaqi menambahkan, gelaran ekshibisi bulu tangkis Kapolresta Malang ini bisa dikolaborasikan dengan Seni Pertunjukan Rakyat. Bukan hanya sekadar sebagai pembuka atau pengisi acara, tapi juga sebagai potensi entertainment sport tourism.

Terlebih, pada 2025 sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, Kota Malang harus menempatkan Seni Pertunjukan Rakyat sebagai sesuatu yang memberikan warna dan layanan terhadap seluruh kontingen serta peserta Porprov Jatim 2025.
KONI dan Disporapar Kota Malang, pasti membuka ruang seluas-luasnya untuk partisipasi kolaborasi berbagai komunitas Seni Pertunjukan Rakyat di Kota Malang, untuk bisa memberikan persembahan terbaik dalam merayakan Porprov Jatim 2025.
“Perhelatan Sendratari Mahisacampaka Sang Anggabhaya yang digelar pada perayaan tahun baru 2025, tanggal 31 Desember 2024, di GOR Ken Arok Kota Malang, bisa kita jadikan showcase Seni Pertunjukan Rakyat yang dihasilkan dari kolaborasi Bantengan, Jaranan dan Wayang Topeng. Bisa jadi, tampilan ini akan kita hadirkan nanti pada saat pembukaan Porprov Jatim 2025 nanti,” sambungnya.

Sementara itu, menurut Aditya Candra selaku Agregator Talents Seni Pertunjukan Rakyat Malang Raya, menyampaikan bahwa selama ini pihak Disporapar Kota Malang juga sangat membantu memfasilitasi perhelatan Seni Pertunjukan Rakyat di Kota Malang. Termasuk dalam penggunaan GOR Ken Arok Kota Malang sebagai venue event Seni Pertunjukan Rakyat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Baihaqi selaku Kepala Disporapar Kota Malang. Beliau sudah banyak membantu dalam perhelatan Seni Pertunjukan Rakyat di Kota Malang. Semoga, pada perayaan HUT Kota Malang ke-111 tahun, pada bulan April 2025 nanti, serta pada acara pembukaan Porprov Jatim 2025 nanti, Seni Pertunjukan Rakyat mendapatkan panggung utama yang inspiratif dan spektakuler,” ujar Aditya Candra, yang juga terlibat ada Sport & Culture Tourism di Kota Malang. Selain Seni Pertunjukan Rakyat, Aditya Candra juga sebagai Joki Motor Freestyle.
Aditya Candra juga menambahkan, bahwa perkembangan ekosistem Seni Pertunjukan Rakyat juga harus mendapatkan dukungan dari masyarakat seluas-luasnya. Karena perkembangan dan peningkatan ekonomi rakyat, juga bisa didorong oleh ekosistem Seni Pertunjukan Rakyat. Selain itu, dukungan dari masyarakat seluas-luasnya merupakan bukti nyata dari apresiasi dan penghargaan kepada para pelestari kebudayaan yang adiluhung.
Aditya Candra juga menyampaikan bahwa Perhelatan Sendratari Mahisacampaka Sang Anggabhaya ini sangat terbuka untuk bisa bekerjasama dan berkolaborasi dengan siapa saja. Terutama dalam membangun ekosistem Seni Pertunjukan Rakyat di Malang Raya. Event ini juga didukung serta dikerjakan dengan gotong royong seniman dan budayawan di Malang Raya.
Tiket Perhelatan Sendratari Mahisacampaka Sang Anggabhaya, bisa dipesan melalui online klik: TiketNation.com. (Wes/Jup)