Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

603 Siswa SMPN 1 Sukorejo Membatik Kolosal, Rawat Warisan Budaya dari Sekolah

Syaiful Arif by Syaiful Arif
29 April 2025
0

JAVASATU.COM-PASURUAN- Sebanyak 603 siswa kelas 7 dan 8 SMP Negeri 1 Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, membatik tulis secara kolosal di lingkungan sekolah pada Senin-Selasa (28–29 April 2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Membatik Bersama Membangun Bangsa.

(Foto: Ist)

Semula, kegiatan dirancang dalam bentuk outing class ke Galeri Batik Lintang di Karangploso, Malang. Namun, rencana tersebut batal menyusul terbitnya surat edaran dari Bupati Pasuruan yang melarang kegiatan antardaerah demi efisiensi anggaran dan keselamatan siswa.

“Kami tidak melanggar aturan, tapi juga tidak membatalkan program yang sudah terjadwal. Alhamdulillah, kami berkoordinasi dengan Batik Lintang dan menemukan solusi agar tetap berjalan di sekolah,” ujar Ketua P5 SMPN 1 Sukorejo, Dicky Noveka F., S.Pd, Selasa (29/4/2025).

Sebagai solusi, Batik Lintang mengirimkan empat pembatik profesional beserta perlengkapan ke sekolah di Jalan Sumber Gareng, Desa Sengkan, Sukorejo. Mereka melatih para siswa membatik selama dua hari dengan teknik dasar membatik tulis.

Owner Batik Lintang, Ita Fitriyah, S.T., M.T., mengatakan kegiatan kolosal ini bukan kali pertama pihaknya gelar. Namun, perubahan mendadak lokasi menjadi tantangan tersendiri.

“Kami harus cepat beradaptasi, memobilisasi tim dan peralatan ke sekolah agar tetap sesuai aturan. Semangat siswa tetap luar biasa,” jelas Ita yang juga asesor pembatik nasional.

Siswa menunjukkan beragam reaksi. Marwah, siswi kelas 7, merasa antusias meski belum puas dengan hasil pertamanya.

“Awalnya takut, tapi setelah coba jadi ingin membatik lagi,” ujarnya. Senada, Syaugi, siswa kelas 8, mengaku sempat meremehkan proses membatik. “Ternyata butuh kesabaran,” katanya.

Berbeda dari keduanya, Cesil Oktavia, siswi kelas 8, justru bangga dengan hasilnya.

“Saya senang, sesuai yang saya bayangkan. Kalau ada lagi, saya yakin bisa lebih baik,” ucapnya riang.

Motif yang dipilih dalam pelatihan ini adalah “Kapuk Randu”, terinspirasi dari sejarah Sukorejo sebagai sentra penghasil kapuk yang dulu banyak digunakan untuk membuat kasur, bantal, dan guling.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya, khususnya batik tulis, di kalangan pelajar dan menjaga eksistensinya di negeri sendiri. (Saf)

Tags: BatikBatik LintangSMP Negeri 1 Sukorejo
Previous Post

Dwianto Setyawan, Maestro Cerita Anak dari Batu yang Warisannya Terus Hidup

Next Post

Syamsu Soeid, Sang Seniman Kota Batu yang Tak Pernah Padam

Related Posts

Hari Santri, YPP Al-Karimi Gresik Gelar Ziarah dan Kirab
Pendidikan

Hari Santri, YPP Al-Karimi Gresik Gelar Ziarah dan Kirab

21 Oktober 2026
UIBU Malang Sambut Mahasiswa Baru dengan Program Entrepreneur Heppiee
Pendidikan

UIBU Malang Sambut Mahasiswa Baru dengan Program Entrepreneur Heppiee

21 Oktober 2026
UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1
Pendidikan

UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1

21 Oktober 2026
MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2
Pendidikan

MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2

21 Oktober 2026
Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying
Pendidikan

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026
UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI
Pendidikan

UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI

17 Oktober 2026
Next Post
Syamsu Soeid, Sang Seniman Kota Batu yang Tak Pernah Padam

Syamsu Soeid, Sang Seniman Kota Batu yang Tak Pernah Padam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Prof Ahmad Barizi: Santri Harus Kuasai Ilmu Agama dan Sains Modern
  • Inisiator Hari Santri Gus Thoriq Usulkan Doa untuk Indonesia, Ini Isinya
  • Hari Santri Nasional, Laskar Fisyabilillah Indonesia Soroti Peran Santri Jaga NKRI
  • Reklame di Median Jalan Soekarno-Hatta Malang, Sesuai Perda atau Tidak?
  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com