JAVASATU.COM- Bupati Malang, HM Sanusi bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang memastikan proses belajar mengajar di SMK Turen dan SMP Bhakti berjalan kondusif, ditengah konflik internal antara Yayasan Pendidikan Tekhnologi Waskito Turen (YPTWT) dan Yayasan Pendidikan Tekhnologi Turen (YPTT).

Kesepakatan itu dicapai melalui Rapat Koordinasi Lanjutan (RDPU) yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Senin (19/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua yayasan menyepakati langkah-langkah untuk melindungi jalannya pendidikan siswa, agar konflik internal tidak mengganggu kegiatan belajar.
“Harapannya anak-anak tidak ikut terlibat dalam konflik, dan mereka benar-benar dapat berkonsentrasi menjalani proses belajar mengajar,” ujar Bupati Sanusi, dikutip laman website Pemkab Malang.
Rapat yang juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi. Ia menekankan bahwa kehadiran pihak legislatif bukan untuk memihak salah satu yayasan, tetapi semata-mata memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan belajar.
“Kami hadir untuk memastikan proses belajar di SMP Bhakti dan SMK Turen berjalan baik dan kondusif,” kata dia.
Forkopimda Kabupaten Malang menegaskan akan terus memantau implementasi kesepakatan tersebut.
Langkah ini dinilai penting agar siswa dapat menikmati hak pendidikan tanpa gangguan, dan pihak yayasan dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman. (arf)