JAVASATU.COM- Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) menggandeng Perusahaan Air Minum (PAM) JAYA Jakarta sedekah Al Quran bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh. Dukungan tersebut direalisasikan melalui hibah Corporate Social Responsibility (CSR) PAM JAYA senilai Rp75 juta.

Penyerahan hibah CSR dilakukan di Kantor Pusat PAM JAYA, Jakarta. Dana diserahkan langsung oleh Komisaris Utama PAM JAYA Prasetyo Edi Marsudi dan Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin, serta diterima Ketua Umum Madas Nusantara KRH HM Jusuf Rizal, SH, didampingi jajaran pengurus Madas Nusantara.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya mendukung Program Sedekah Satu Juta Al Quran yang digagas Madas Nusantara karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya korban bencana.
“Program ini tidak hanya membantu secara sosial, tetapi juga memberi penguatan spiritual bagi masyarakat terdampak bencana. PAM JAYA berkomitmen mendukung kegiatan yang membawa manfaat luas,” kata Arief, Sabtu (24/1/2026).
Program Sedekah Satu Juta Al Quran merupakan inisiatif Madas Nusantara dalam rangka membangun sumber daya manusia (SDM) yang religius dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Al Quran akan disalurkan ke pesantren, masjid, surau, langgar, serta masyarakat di daerah bencana dan wilayah yang membutuhkan.
Ketua Umum Madas Nusantara Jusuf Rizal menyampaikan, total anggaran program tersebut diperkirakan mencapai Rp50 miliar, dengan asumsi harga Rp50 ribu per mushaf untuk target distribusi satu juta Al Quran.
“Dukungan CSR PAM JAYA ini kami harapkan menjadi pemantik bagi perusahaan lain, instansi pemerintah, dan para dermawan untuk ikut bersedekah Al Quran. Ini adalah amal jariah yang manfaatnya berkelanjutan,” ujar Jusuf Rizal.
Untuk mencapai target tersebut, Madas Nusantara akan menggelar kampanye sosial dengan menyasar kalangan pengusaha, perusahaan swasta, instansi pemerintah, hingga donatur dari dalam dan luar negeri.
Terkait akuntabilitas, Jusuf Rizal menegaskan seluruh dana yang masuk akan dikelola secara transparan dan dipertanggungjawabkan kepada publik melalui audit terbuka serta publikasi rutin. (arf)