JAVASATU.COM- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memastikan Alun-Alun Merdeka pasca revitalisasi dapat berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang nyaman bagi seluruh warga.

Peresmian alun-alun dilakukan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (28/1/2026) malam, setelah proses pembangunan selama 105 hari.
Pelaksana Harian Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menjelaskan revitalisasi dilakukan dengan memperhatikan fungsi ekologis dan kenyamanan publik. Alun-alun kini dilengkapi air mancur, arena bermain anak, ruang terbuka hijau, dan amphitheater.
“Revitalisasi ini tidak hanya mempercantik alun-alun, tapi juga menjadikannya RTH yang nyaman, aman, dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Raymond.
Revitalisasi Alun-Alun Merdeka dilakukan sejak 8 Oktober 2025 hingga 20 Januari 2026 dengan dukungan dana Rp5 miliar dari CSR Bank Jatim. Dana ini digunakan untuk memperbarui fasilitas publik dan menjaga ruang hijau tetap berfungsi ekologis sekaligus sebagai sarana hiburan gratis.
Selain sebagai RTH, alun-alun kini menjadi ruang interaksi sosial dan destinasi wisata ramah keluarga. Fasilitas baru seperti area bermain anak, air mancur, dan ruang terbuka hijau menjadikannya tujuan favorit warga dan wisatawan.
“Dengan revitalisasi ini, Alun-Alun Merdeka tetap menjadi simbol ruang publik yang hijau, nyaman, dan bersejarah. DLH terus memastikan alun-alun terawat dan bisa dinikmati masyarakat setiap hari,” pungkas Raymond. (dop/nuh)