email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

by Sudasir Al Ayyubi
16 Maret 2026

JAVASATU.COM- Rencana pemerintah membatasi kuota mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). DPR mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak membuat kampus negeri menjadi eksklusif dan membatasi akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani, meminta pemerintah mengkaji ulang wacana tersebut secara komprehensif agar tidak menimbulkan persoalan baru di sektor pendidikan.

“Kami memandang rencana pembatasan kuota mahasiswa baru di PTN sebagai langkah yang perlu dikaji ulang secara menyeluruh. Kebijakan itu harus tetap mengedepankan asas keadilan bagi seluruh calon mahasiswa,” kata Lalu di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Jangan Batasi Akses Pendidikan

Lalu menegaskan pendidikan tinggi negeri harus tetap inklusif dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Ia khawatir jika kuota mahasiswa dipangkas tanpa pertimbangan matang, PTN justru berpotensi menjadi lembaga pendidikan yang eksklusif.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga berpotensi memengaruhi keseimbangan ekosistem pendidikan tinggi antara PTN dan perguruan tinggi swasta.

Persaingan PTN dan PTS Harus Berbasis Kualitas

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengingatkan agar pembatasan kuota PTN tidak dijadikan cara untuk mengalihkan calon mahasiswa ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Menurutnya, persaingan antara kampus negeri dan swasta harus dibangun di atas kualitas pendidikan, bukan sekadar pengaturan jumlah mahasiswa.

“Pembatasan kuota PTN tidak boleh dilihat semata-mata sebagai cara untuk mengalihkan mahasiswa ke PTS. Kami ingin ekosistem pendidikan yang sehat, di mana keduanya saling melengkapi,” ujarnya.

Dorong PTN Fokus Riset dan Pascasarjana

Lalu juga menyarankan agar PTN mulai diarahkan untuk memperkuat fungsi riset serta pengembangan pendidikan jenjang pascasarjana, seperti program magister dan doktoral.

BacaJuga :

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TISI Luncurkan Antologi Puisi Bahasa Daerah

Dengan pembagian peran yang lebih jelas antara PTN dan PTS, ia menilai kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

“Jika PTN lebih fokus pada riset dan pengembangan ilmu pengetahuan, sementara PTS diperkuat di jenjang sarjana, maka kualitas pendidikan tinggi nasional bisa berkembang lebih cepat,” pungkasnya. (sir/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DPRPemeritnahpendidikanPerguruan Tinggi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Bawa Misi Persahabatan Antarnegara Lewat Taekwondo

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Pinjam Motor Alasan Beli Makanan, Pria di Malang Diciduk Polisi

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TISI Luncurkan Antologi Puisi Bahasa Daerah

MUI Kedamean Dinilai Terbaik, KH Heri Kembali Pimpin hingga 2031

Gubernur Khofifah Minta Psikolog Datang Sebulan Sekali ke Sekolah Rakyat Gresik

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Dulu Rumah Bocor, Kini Nelayan Campurejo Gresik Punya Hunian Layak

Tiga Tahun Bergerak, JNF Dukung BNN Perkuat P4GN

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

Prev Next

POPULER HARI INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

20 Taruna Akmil Jalani Taruna Bakti di Sekolah Rakyat Wonosobo

BERITA LAINNYA

TNI Bawa Misi Persahabatan Antarnegara Lewat Taekwondo

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Pinjam Motor Alasan Beli Makanan, Pria di Malang Diciduk Polisi

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TISI Luncurkan Antologi Puisi Bahasa Daerah

MUI Kedamean Dinilai Terbaik, KH Heri Kembali Pimpin hingga 2031

Gubernur Khofifah Minta Psikolog Datang Sebulan Sekali ke Sekolah Rakyat Gresik

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Dulu Rumah Bocor, Kini Nelayan Campurejo Gresik Punya Hunian Layak

Tiga Tahun Bergerak, JNF Dukung BNN Perkuat P4GN

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

14,95 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Pangkal Balam, Potensi Kerugian Rp9,76 Miliar

TransNusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur, Jakarta Terbang Tiga Kali Sehari

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved