JAVASATU.COM- Momentum libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan ribuan masyarakat untuk berziarah ke sejumlah destinasi wisata religi di Kabupaten Gresik.
Dua kawasan makam wali yang paling ramai dikunjungi yakni makam Sunan Gresik atau Syekh Maulana Malik Ibrahim dan makam Sunan Giri, Selasa (16/6/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, para peziarah memadati kompleks makam sejak pagi hari. Mereka datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa hingga Sumatra untuk berdoa dan mengisi libur Tahun Baru Islam bersama keluarga.
Juru kunci makam Sunan Gresik, Jamil, mengatakan peningkatan jumlah peziarah sudah terjadi sejak Minggu (14/6/2026).
Ia menyampaikan, lonjakan jumlah pengunjung mulai terlihat sejak akhir pekan lalu. Jika pada hari biasa jumlah peziarah berkisar 500 hingga 1.000 orang per hari, pada momen libur Tahun Baru Islam meningkat menjadi sekitar 2.000 hingga 5.000 orang per hari.
“Peziarah mulai meningkat sejak hari Minggu kemarin. Biasanya hanya sekitar 500 sampai 1.000 orang, tetapi saat libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah meningkat menjadi sekitar 2.000 sampai 5.000 orang peziarah di Sunan Gresik,” beber Jamil, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, jumlah kunjungan pada bulan ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Momentum Tahun Baru Islam menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk berwisata religi.
“Kalau dibandingkan bulan kemarin, bulan ini memang sudah ada peningkatan pengunjung, khususnya di wisata religi Sunan Gresik,” katanya.
Salah seorang peziarah asal Kudus, Jawa Tengah, Sholihin, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk berziarah ke makam para wali. Selain berdoa, momen Tahun Baru Islam dimanfaatkannya untuk mempererat kebersamaan keluarga.
“Tujuan kami berziarah ke makam para wali untuk mendoakan dan berharap mendapatkan barokah dari para wali. Kebetulan ini libur Tahun Baru Islam, jadi sekalian mengajak keluarga berziarah,” kata Sholihin.
Ia berharap ziarah yang dilakukan dapat membawa manfaat serta keberkahan bagi keluarganya.
“Semoga dengan berziarah kami bisa lebih dekat dengan para wali dan mendapat ridho Allah SWT. Amin,” pungkasnya.
Di lapangan, terlihat para pedagang dan pelaku usaha setempat tampak ramai melayani kebutuhan para peziarah yang datang silih berganti. (bas/nuh)