JAVASATU.COM- Penguatan nilai Pancasila di lingkungan pesantren kembali mengemuka. Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, menyatakan kesiapan apabila materi Pancasila diperkuat dalam pendidikan madrasah diniyah maupun pembelajaran kepesantrenan.

Pengasuh Ponpes Babussalam, KH. Thoriq Bin Ziyad, juga mendorong adanya dukungan dari pemerintah daerah melalui skema kolaborasi dengan pesantren untuk memperkuat implementasi nilai-nilai kebangsaan tersebut.
Menurut Gus Thoriq, sapaannya, penguatan Pancasila di lingkungan pesantren penting untuk memperkokoh karakter santri sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan di tengah perkembangan zaman.
“Pondok pesantren Babussalam Banjarejo siap apabila materi terkait Pancasila diperkuat dalam pendidikan madrasah diniyah maupun pembelajaran kepesantrenan,” ujar Gus Thoriq, saat agenda peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dan haul rutinan Ponpes Babussalam, Selasa (16/6/2026).
Selain itu, Gus Thoriq menilai sinergi antara pemerintah daerah dan pesantren dibutuhkan agar penguatan nilai Pancasila tidak hanya bersifat teori, tetapi juga menjadi bagian dari praktik pendidikan sehari-hari di lingkungan pesantren.
Penggagas Hari Santri Nasionl ini berharap, kolaborasi tersebut dapat memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan karakter yang tidak hanya religius, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
“Ponpes Babussalam menyatakan siap jika gagasan penguatan materi Pancasila benar-benar diterapkan secara lebih luas dalam sistem pendidikan kepesantrenan di Kabupaten Malang,” ucap Gus Thoriq, kembali menegaskan. (agb/nuh)