email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 8 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prof Ahmad Barizi: Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Manusia yang Merdeka

by Javasatu
17 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Kemerdekaan Indonesia tidak cukup dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga harus diwujudkan dalam kehidupan setiap individu dengan membangun manusia yang mandiri, bebas dari berbagai bentuk ketergantungan duniawi, dan hanya bergantung kepada Tuhan.

Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (Foto: Javasatu.com)

Pandangan itu disampaikan Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Menurut Ahmad Barizi, Indonesia akan benar-benar berdaulat apabila masyarakatnya terbebas dari berbagai bentuk penjajahan, terutama dalam bidang politik dan ekonomi.

“Manusia merdeka adalah manusia yang mandiri, yang lepas dari berbagai ketergantungan duniawi kecuali kepada Tuhan,” ujarnya, Senin (17/8/2026).

Dalam perspektif Islam, kata Ahmad Barizi, tauhid menjadi fondasi utama kemerdekaan manusia. Keyakinan kepada Allah membebaskan manusia dari penghambaan kepada sesama manusia, hawa nafsu, materi maupun kekuasaan.

Namun, kemerdekaan tidak berarti kebebasan tanpa aturan dan adab. Kebebasan harus berjalan bersama tanggung jawab. Masyarakat memiliki hak menyampaikan pendapat dan kritik terhadap kebijakan yang dinilai belum memenuhi rasa keadilan.

Hal itu, lanjutnya, semakin penting di lingkungan kampus. Nalar kritis harus terus hidup untuk menguji berbagai kebijakan agar tetap relevan dengan kepentingan masyarakat.

Ahmad Barizi juga menegaskan bahwa adil dan makmur merupakan cita-cita penting dalam kehidupan berbangsa. Keadilan tidak boleh hanya berpihak kepada diri sendiri atau kelompok tertentu, tetapi harus mencakup seluruh manusia dan alam.

BacaJuga :

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Sementara itu, kemakmuran semestinya tidak hanya diukur dari aspek materi. Kemakmuran harus menghadirkan kecukupan, ketenangan dan kebahagiaan bagi masyarakat.

Pada akhirnya, Ahmad Barizi menekankan bahwa manusia merdeka bukanlah manusia yang paling kaya ataupun paling berkuasa. Kemerdekaan sejati justru terletak pada kebebasan hati dari ketergantungan kepada selain Allah.

“Manusia merdeka adalah manusia yang paling kaya hati dan paling bebas dari selain Allah. Kemerdekaan sejati adalah ketika hati kita hanya bergantung kepada-Nya,” pungkasnya.

Menurut Prof Ahmad Barizi, dari manusia yang merdeka secara spiritual itulah diharapkan lahir kemandirian dalam bidang politik, budaya dan ekonomi. Kemandirian tersebut menjadi salah satu fondasi untuk mewujudkan Indonesia yang benar-benar berdaulat, adil dan makmur. (ery/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HUT RIKemerdekaanKota MalangProf Ahmad BariziUIN Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Kemarau Bikin Lahan Kering, Warga Kabupaten Malang Diingatkan Tak Asal Bakar

Polres Gresik Raih Pelayanan Prima Nasional, 5 Personel Diganjar Penghargaan

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Kemarau Bikin Lahan Kering, Warga Kabupaten Malang Diingatkan Tak Asal Bakar

Polres Gresik Raih Pelayanan Prima Nasional, 5 Personel Diganjar Penghargaan

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved