email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prof Ahmad Barizi: Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Manusia yang Merdeka

by Javasatu
17 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Kemerdekaan Indonesia tidak cukup dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga harus diwujudkan dalam kehidupan setiap individu dengan membangun manusia yang mandiri, bebas dari berbagai bentuk ketergantungan duniawi, dan hanya bergantung kepada Tuhan.

Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (Foto: Javasatu.com)

Pandangan itu disampaikan Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Menurut Ahmad Barizi, Indonesia akan benar-benar berdaulat apabila masyarakatnya terbebas dari berbagai bentuk penjajahan, terutama dalam bidang politik dan ekonomi.

“Manusia merdeka adalah manusia yang mandiri, yang lepas dari berbagai ketergantungan duniawi kecuali kepada Tuhan,” ujarnya, Senin (17/8/2026).

Dalam perspektif Islam, kata Ahmad Barizi, tauhid menjadi fondasi utama kemerdekaan manusia. Keyakinan kepada Allah membebaskan manusia dari penghambaan kepada sesama manusia, hawa nafsu, materi maupun kekuasaan.

Namun, kemerdekaan tidak berarti kebebasan tanpa aturan dan adab. Kebebasan harus berjalan bersama tanggung jawab. Masyarakat memiliki hak menyampaikan pendapat dan kritik terhadap kebijakan yang dinilai belum memenuhi rasa keadilan.

Hal itu, lanjutnya, semakin penting di lingkungan kampus. Nalar kritis harus terus hidup untuk menguji berbagai kebijakan agar tetap relevan dengan kepentingan masyarakat.

Ahmad Barizi juga menegaskan bahwa adil dan makmur merupakan cita-cita penting dalam kehidupan berbangsa. Keadilan tidak boleh hanya berpihak kepada diri sendiri atau kelompok tertentu, tetapi harus mencakup seluruh manusia dan alam.

Sementara itu, kemakmuran semestinya tidak hanya diukur dari aspek materi. Kemakmuran harus menghadirkan kecukupan, ketenangan dan kebahagiaan bagi masyarakat.

Pada akhirnya, Ahmad Barizi menekankan bahwa manusia merdeka bukanlah manusia yang paling kaya ataupun paling berkuasa. Kemerdekaan sejati justru terletak pada kebebasan hati dari ketergantungan kepada selain Allah.

BacaJuga :

BNPB Dorong Sekolah di Banten Siaga Hadapi Ancaman Gempa Megathrust

OBASINDO Akan Digelar di Malang, Siswa SMP se-Jatim Diajak Dalami Budaya dan Sejarah

“Manusia merdeka adalah manusia yang paling kaya hati dan paling bebas dari selain Allah. Kemerdekaan sejati adalah ketika hati kita hanya bergantung kepada-Nya,” pungkasnya.

Menurut Prof Ahmad Barizi, dari manusia yang merdeka secara spiritual itulah diharapkan lahir kemandirian dalam bidang politik, budaya dan ekonomi. Kemandirian tersebut menjadi salah satu fondasi untuk mewujudkan Indonesia yang benar-benar berdaulat, adil dan makmur. (ery/arf)

Tags: HUT RIKemerdekaanKota MalangProf Ahmad BariziUIN Malang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

BNPB Dorong Sekolah di Banten Siaga Hadapi Ancaman Gempa Megathrust

OBASINDO Akan Digelar di Malang, Siswa SMP se-Jatim Diajak Dalami Budaya dan Sejarah

Bea Cukai Malang Sita 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal dari Tiga Kendaraan

Polres Malang Tangkap Dua Pria di Turen, Sabu 49,56 Gram Disita

Itjen TNI Perkuat Pengawasan Program dan Anggaran Mabes TNI

UMKM Binaan Bea Cukai Malang Ekspor 6 Ton Keripik Buah ke Singapura

Bupati Gresik Dorong Warga Usulkan Penerima Bansos Lewat Portal Digital

Wali Kota Malang Perkuat Pengendalian Emisi Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik

Belanja Pakai Uang Palsu di Malang, Dua Perempuan Diamankan Polisi

Wapang TNI Tekankan Militansi dan Integritas kepada Pasis Seskoad

Prev Next

POPULER HARI INI

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

BERITA LAINNYA

BNPB Dorong Sekolah di Banten Siaga Hadapi Ancaman Gempa Megathrust

OBASINDO Akan Digelar di Malang, Siswa SMP se-Jatim Diajak Dalami Budaya dan Sejarah

Bea Cukai Malang Sita 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal dari Tiga Kendaraan

Polres Malang Tangkap Dua Pria di Turen, Sabu 49,56 Gram Disita

Itjen TNI Perkuat Pengawasan Program dan Anggaran Mabes TNI

UMKM Binaan Bea Cukai Malang Ekspor 6 Ton Keripik Buah ke Singapura

Bupati Gresik Dorong Warga Usulkan Penerima Bansos Lewat Portal Digital

Wali Kota Malang Perkuat Pengendalian Emisi Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik

Belanja Pakai Uang Palsu di Malang, Dua Perempuan Diamankan Polisi

Wapang TNI Tekankan Militansi dan Integritas kepada Pasis Seskoad

Prev Next

POPULER MINGGU INI

GIBM Targetkan Bentuk Pengurus hingga Kecamatan di Blitar Akhir 2026

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved