email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 8 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik

by Sudasir Al Ayyubi
16 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Bubur roomo, bandeng keropok, dan jenang jubung bukan sekadar makanan khas Gresik. Tiga kuliner tersebut menjadi bagian dari cerita sejarah, tradisi, dan kehidupan masyarakat yang diwariskan lintas generasi.

Bubur Roomo. (Foto: Istimewa)

Cerita di balik tiga kuliner itu kembali diangkat dalam Festival Menjadi Gresik yang digagas Yayasan Gang Sebelah di Kampung Kemasan. Festival berlangsung 15-30 Agustus 2026 dengan menggabungkan seni, budaya, sejarah, gastronomi, dan studi kultural.

Ketiga kuliner tersebut diperkenalkan melalui program Dapur Saji yang dikemas dalam fine dining bertajuk “Menjadi Gresik”. Penyajiannya dibuat berbeda dari bentuk tradisional untuk memperkenalkan kembali kekayaan gastronomi Gresik kepada generasi sekarang.

Bubur roomo, misalnya, disajikan dengan cara dipincuk menggunakan daun api-api atau mangrove. Sementara bandeng keropok menggunakan bandeng tanpa duri yang dipanggang dengan daun pisang. Adapun jenang jubung dikreasikan sebagai isian pia.

“Alhamdulillah, malam ini kita bisa melihat langsung sejarah yang telah dikumpulkan oleh teman-teman komunitas seni dari Yayasan Gang Sebelah. Kita bisa bernostalgia melihat masa lalu Gresik, sejarah Gresik yang begitu luar biasa,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Yani, kekayaan kuliner Gresik tidak bisa dipisahkan dari sejarah kota tersebut sebagai kawasan pelabuhan. Interaksi masyarakat dari berbagai latar belakang turut membentuk keragaman budaya, tradisi, dan kuliner Gresik.

“Sejarah adalah masa depan kita. Kita bisa melihat Gresik tempo dulu, Gresik yang begitu luar biasa. Gresik sebagai kota pelabuhan tentu memiliki perpaduan budaya, etnis, kuliner, dan macam-macam kekayaan yang bisa kita lihat,” katanya.

Lebih dari sekadar warisan budaya, kuliner tradisional tersebut juga masih memiliki nilai ekonomi. Sejumlah masyarakat Gresik hingga kini menggantungkan penghasilan dari usaha kuliner yang telah diwariskan selama puluhan tahun.

“Makanan-makanan ini usianya mungkin sudah berpuluh tahun, bahkan bisa lebih tua daripada saya. Tetapi sampai hari ini masih bisa memberikan dampak dan manfaat. Masih banyak masyarakat Gresik yang hidup dari proses kuliner tadi,” ujar Yani.

Karena itu, Yani mendorong pelestarian kuliner dan budaya Gresik tidak berhenti pada upaya mempertahankan bentuk lama. Inovasi diperlukan agar warisan tersebut tetap dikenal, dinikmati, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kita semua terus melestarikan apa yang menjadi warisan budaya yang sampai hari ini bisa kita lihat, bisa kita rasakan, punya dampak, punya manfaat untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik,” tuturnya.

Bupati Gresik dalam agenda Festival Menjadi Gresik. (Foto: Istimewa)

Direktur Festival Menjadi Gresik Hidayatun Hikmah mengatakan kuliner dipilih karena menjadi bagian yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui pendekatan gastronomi, makanan tidak hanya dilihat sebagai hidangan, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk membaca sejarah dan budaya Gresik.

“Bagi kami, Gresik adalah dapur, tempat segalanya dimulai kemudian disajikan. Makanya kami memilih tema Dapur Saji,” kata Hidayatun.

Festival Menjadi Gresik tidak hanya mengangkat kuliner. Sebanyak delapan kelompok dari kalangan seniman, sekolah, perguruan tinggi, hingga duta wisata akan mempresentasikan hasil riset dan karya mereka selama festival berlangsung.

“Kami ingin mengajak teman-teman lebih mencintai Gresik melalui caranya masing-masing, melalui bidang keilmuannya masing-masing, melalui apa yang dirasakan masing-masing,” ujarnya.

BacaJuga :

Marina Bay Sands Hadirkan Kuliner Baru dan Konser Mandopop pada Agustus 2026

HUT ke-81 RI, Hotel Santika Gresik Sajikan Kuliner Nusantara

Hidayatun menambahkan, keberagaman perspektif tersebut menunjukkan bahwa sejarah dan kebudayaan Gresik masih memiliki banyak cerita yang bisa digali dan disampaikan kepada masyarakat dengan cara yang berbeda.

“Literasi di sini tumbuh dengan baik. Kita punya banyak sejarah, kaya akan kebudayaan yang sangat beragam dan sangat bisa kita sajikan dengan berbagai macam cara,” katanya.

Melalui Festival Menjadi Gresik, tiga kuliner tersebut tidak hanya dihidangkan sebagai makanan tradisional. Bubur roomo, bandeng keropok, dan jenang jubung menjadi pintu untuk mengenali kembali perjalanan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Gresik. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten Gresikkuliner

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Kemarau Bikin Lahan Kering, Warga Kabupaten Malang Diingatkan Tak Asal Bakar

Polres Gresik Raih Pelayanan Prima Nasional, 5 Personel Diganjar Penghargaan

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Kemarau Bikin Lahan Kering, Warga Kabupaten Malang Diingatkan Tak Asal Bakar

Polres Gresik Raih Pelayanan Prima Nasional, 5 Personel Diganjar Penghargaan

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved