Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Warung Mimi Encas Majalengka Sajikan 700 Porsi Sehari, Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

Eko Widiantoro by Eko Widiantoro
24 Juli 2026

JAVASATU.COM- Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian masyarakat, sebuah warung makan di Kabupaten Majalengka menawarkan konsep berbeda. Warung Mimi Encas mengusung slogan “Dahar Sawaregna, Bayar Saikhlasna”, yakni makan sepuasnya dengan pembayaran seikhlasnya sesuai kemampuan pengunjung.

Masyarakat menikmati sajian Warung Mimi Encas Majalengka. (Foto: Eko Widiantoro/Javasatu.com)

Konsep tersebut membuat Warung Mimi Encas mampu menarik ratusan pengunjung setiap hari. Bahkan saat ramai, jumlah makanan yang disajikan bisa mencapai 700 porsi dalam sehari, termasuk bagi warga yang benar-benar tidak mampu membayar.

“Kalau ramai, bisa sampai 700 porsi sehari. Secara hitungan mungkin tidak masuk akal, tapi alhamdulillah semua tetap kebagian. Ini yang kami sebut ‘matematika Allah’,” ujar pengelola Warung Mimi Encas, Wawan, Jumat (24/7/2026).

Warung yang berada di kawasan Selagedang, Kabupaten Majalengka, itu tidak menerapkan daftar harga makanan. Pengunjung cukup memasukkan uang ke kotak pembayaran sesuai kemampuan. Bahkan, mereka yang tidak memiliki uang tetap dipersilakan menikmati hidangan yang tersedia.

ADVERTISEMENT

Menurut Wawan, konsep tersebut lahir dari keinginan keluarga untuk berbagi kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

“Awalnya dari obrolan biasa di keluarga. Kami ingin berbagi, karena di luar sana masih banyak yang menahan lapar,” katanya.

Wawan yang merupakan adik anggota DPR RI H. Ateng Sutisna menegaskan sejak awal Warung Mimi Encas tidak dibangun semata-mata untuk mencari keuntungan, melainkan menjadi ruang berbagi bagi masyarakat.

“Tidak bayar pun tidak apa-apa. Karena memang ada yang benar-benar tidak punya,” ujarnya.

Meski mengusung konsep bayar seikhlasnya, operasional warung tetap berjalan setiap hari berkat dukungan donasi keluarga dan kontribusi sukarela para pengunjung. Sebagian dana yang terkumpul juga disalurkan untuk kegiatan sosial, termasuk santunan anak yatim.

Tak hanya menjadi tempat makan, Warung Mimi Encas juga dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas masyarakat. Berbagai kegiatan seperti senam, latihan silat, hingga aktivitas anak-anak rutin digelar di lokasi. Pengelola bahkan menyediakan bubur kacang hijau dan telur bagi peserta kegiatan.

“Silakan dipakai. Daripada kosong, lebih baik jadi ruang bersama. Yang penting dijaga kebersihannya,” kata Wawan.

Selain konsep sosialnya, Warung Mimi Encas menawarkan suasana khas pedesaan Sunda dengan taman yang luas dan saung-saung untuk bersantai. Pengunjung juga dapat melihat sekitar 150 ekor domba Garut premium yang dipelihara di Padepokan Domba Tangkas Condra Wisesa milik H. Ateng Sutisna.

Salah satu perawat domba, Auri, mengatakan setiap domba memiliki nama dan silsilah tersendiri. Salah satunya adalah Si Bagja, domba yang beberapa kali menjuarai ajang ketangkasan domba Garut.

“Setiap domba punya nama dan karakter masing-masing. Si Bagja termasuk yang sering menang di event ketangkasan,” ujar Auri.

Keunikan Warung Mimi Encas membuat tempat ini mulai dikenal luas. Pengunjung datang dari berbagai daerah seperti Majalengka, Bandung, Indramayu, hingga Bekasi.

Salah seorang pengunjung, Sri (53), mengaku mengetahui warung tersebut dari media sosial. Ia menilai konsep makan seikhlasnya menjadi daya tarik tersendiri, selain suasana yang nyaman dan makanan khas Sunda yang disajikan.

“Tempatnya nyaman, luas, makanannya enak. Semoga tetap berjalan dan makin banyak orang yang terbantu,” kata Sri.

Warung Mimi Encas mulai beroperasi setelah Lebaran 2026 dan buka setiap hari pukul 07.00 hingga 15.00 WIB atau hingga makanan habis. Melalui konsep “Dahar Sawaregna, Bayar Saikhlasna”, warung ini berupaya membuktikan bahwa semangat berbagi dapat diwujudkan melalui hal sederhana, yakni menyediakan makanan bagi siapa saja tanpa dibatasi kemampuan ekonomi. (eko/arf)

Tags: Kabupaten MajalengkakulinerWarung Mimi Encas
Previous Post

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

Next Post

Anak-anak Makin Bergantung pada Gadget, JMSI Bondowoso Hidupkan Permainan Tradisional

Related Posts

Marina Bay Sands Hadirkan Kuliner Baru dan Konser Mandopop pada Agustus 2026
Kuliner

Marina Bay Sands Hadirkan Kuliner Baru dan Konser Mandopop pada Agustus 2026

18 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Hotel Santika Gresik Sajikan Kuliner Nusantara
Kuliner

HUT ke-81 RI, Hotel Santika Gresik Sajikan Kuliner Nusantara

18 Agustus 2026
Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik
Kuliner

Bukan Sekadar Makanan, 3 Kuliner Ini Punya Cerita Sejarah Gresik

16 Agustus 2026
Rintik Rindu Cafe di Spencer Green Hotel Kota Batu, Tempat Nongkrong Nyaman dan Terjangkau
Kuliner

Rintik Rindu Cafe di Spencer Green Hotel Kota Batu, Tempat Nongkrong Nyaman dan Terjangkau

5 Agustus 2026
Pandawa Warung Kopi: Secangkir Rindu Indonesia di Jantung Sydney
Kuliner

Pandawa Warung Kopi: Secangkir Rindu Indonesia di Jantung Sydney

13 Juli 2026
Wande Kalireco Lawang, Paduan Kuliner dan Wisata Keluarga, Tiket Rp5 Ribu
Kuliner

Wande Kalireco Lawang, Paduan Kuliner dan Wisata Keluarga, Tiket Rp5 Ribu

21 Juni 2026
Next Post
Anak-anak Makin Bergantung pada Gadget, JMSI Bondowoso Hidupkan Permainan Tradisional

Anak-anak Makin Bergantung pada Gadget, JMSI Bondowoso Hidupkan Permainan Tradisional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com