JAVASATU.COM- Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Malang melakukan studi tiru ke DMI Kabupaten Gresik, Minggu (2/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari tata kelola organisasi dan pengelolaan masjid berbasis prestasi yang dinilai berhasil diterapkan di Gresik.

Rombongan DMI Kabupaten Malang dipimpin Ketua DMI Kabupaten Malang, KH Maman. Mereka diterima langsung Ketua DMI Kabupaten Gresik, KH Zainal Abidin, di Aula Masjid Akbar Moedhar Arifin.
KH Maman menyebut Gresik sebagai salah satu daerah dengan manajemen organisasi DMI yang solid. Seluruh badan otonom (banom) dan lembaga disebut aktif menjalankan program, termasuk mendorong masjid meraih apresiasi dalam ajang DMI Award.
“Kami melihat DMI Kabupaten Gresik mampu menjalankan organisasi dengan baik. Banom dan lembaganya aktif, dan banyak masjid di sini mendapat penghargaan. Kami ingin belajar untuk mengembangkan pola serupa di Kabupaten Malang,” ujar KH Maman.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan manajemen takmir, peningkatan kapasitas kelembagaan, hingga strategi memakmurkan masjid melalui program keumatan.
Diskusi juga menyoroti pentingnya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua DMI Kabupaten Gresik, KH Zainal Abidin, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap sinergi antar daerah dapat memperkuat peran masjid dalam membangun umat.
“Kami berharap silaturahmi ini membawa keberkahan dan memperkuat kolaborasi dalam memajukan masjid,” kata KH Zainal.
Studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal DMI Kabupaten Malang dalam mendorong lahirnya masjid-masjid berbasis prestasi dan tata kelola profesional di wilayahnya. (bas/nuh)