JAVASATU.COM- Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik kini dilengkapi eskalator, mempermudah akses bagi lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan kebutuhan khusus.
Pengoperasian eskalator diresmikan Jumat (13/2/2026) oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gresik, Suprapto, mewakili Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bersamaan dengan perayaan HUT Pemkab Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Suprapto didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pengurus Takmir Masjid Agung Gresik. Turut hadir Forkopimcam Kebomas, MWCNU Kebomas, DMI, serta perwakilan MUI.
“Eskalator ini dipasang untuk memudahkan lansia, ibu hamil, dan masyarakat berkebutuhan khusus agar lebih mudah naik ke lantai atas Masjid,” kata Suprapto.
Ia menambahkan bahwa eskalator berada di sisi kanan bangunan utama untuk memberikan keamanan dan kenyamanan maksimal bagi jamaah.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman Gresik, Ida Lailatussa’diyah, menyebut pemasangan eskalator juga menjadi bagian dari modernisasi fasilitas masjid.
“Selain Masjid Agung, eskalator juga akan dipasang di Masjid KH Robach Ma’shum Islamic Center Balongpanggang,” jelasnya.
Menurut Ida, fasilitas ini diharapkan bisa digunakan jangka panjang bila dirawat dengan baik. Eskalator ini juga diharapkan menjadi bagian dari pusat edukasi dan aktivitas sosial keagamaan yang lebih nyaman.
Warga setempat, Mukhlisun (62), menyambut positif fasilitas baru ini.
“Semoga menjadi percontohan dan memberikan kenyamanan, terutama bagi lansia yang ingin melaksanakan ibadah,” ujarnya.
Masjid Agung Gresik, yang sering menjadi pusat salat berjamaah, pengajian akbar, dan kegiatan keagamaan besar, kini semakin ramah dan modern dengan hadirnya eskalator.
Langkah ini dinilai sebagai transformasi pelayanan publik yang inklusif, memudahkan semua lapisan masyarakat menjalankan ibadah dengan nyaman. (bas/nuh)