email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 28 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

by Javasatu
28 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sekaligus melakukan groundbreaking sejumlah proyek energi baru terbarukan (EBT) di Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Presiden RI Prabowo Subianto (ujung kanan) didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (ketiga dari kiri), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (ujung kiri), Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani (belakang kiri), Gubernur Bali I Wayan Koster (kanan), Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi (kedua dari kiri), dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) saat mengunjungi lokasi PLTS Gilimanuk yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS), Bali, Selasa (25/8/2026). PLTS Gilimanuk merupakan satu dari lima klaster PLTS di Bali dalam Program PLTS 100 GWp pemerintah. (Foto: BPMI Setpres)

Analis Kebijakan Publik dan Sosial-Politik Nasional, Nasky Putra Tandjung, mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, Program PLTS 100 GWp bukan hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas listrik, tetapi juga berimplikasi terhadap ketahanan dan kemandirian energi, transisi energi, penguatan industri, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

“PLTS 100 GWp harus kita lihat sebagai investasi strategis jangka panjang negara. Ukuran keberhasilannya bukan hanya seberapa besar kapasitas pembangkit yang dibangun, tetapi seberapa jauh energi bersih ini mampu memperkuat kemandirian energi, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nasky dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Nasky menilai kebijakan tersebut sejalan dengan agenda Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkuat swasembada energi dan mengoptimalkan sumber daya domestik sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional.

Pada tahap awal, pemerintah meluncurkan 14 proyek PLTS dengan total kapasitas 5.300 MWp yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Nasky menilai langkah tersebut menunjukkan agenda transisi energi mulai bergerak dari tataran kebijakan menuju implementasi pembangunan yang lebih konkret dan terukur.

“Ini merupakan proses penting dalam membangun fondasi energi masa depan Indonesia. Potensi energi surya yang besar harus dikonversi menjadi kekuatan produktif melalui kebijakan, investasi, teknologi, dan tata kelola yang tepat,” jelasnya.

Sinergi Pemerintah dan PLN Jadi Kunci

Nasky, alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta, juga mengapresiasi komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung percepatan Program PLTS 100 GWp.

Menurutnya, PLN memiliki posisi strategis karena pengembangan energi surya dalam skala besar membutuhkan kesiapan sistem kelistrikan nasional, jaringan transmisi dan distribusi, infrastruktur pendukung, teknologi penyimpanan energi, serta sistem pengelolaan listrik yang mampu menjaga keandalan dan keamanan pasokan.

“Sinergi Pemerintah dan PLN merupakan kunci penting keberhasilan Program PLTS 100 GWp. Pemerintah menetapkan arah dan kebijakan strategis, sementara PLN memiliki peran vital dalam memastikan energi terbarukan dapat terintegrasi ke dalam sistem kelistrikan nasional secara andal, aman, efisien, dan berkelanjutan,” kata Nasky.

Ia menilai komitmen PLN untuk mendukung penugasan pemerintah merupakan bentuk konkret kolaborasi kelembagaan dalam mempercepat transformasi energi nasional.

“Komitmen PLN patut diapresiasi. Namun, akselerasi ini harus dibangun melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pembiayaan, akademisi, industri, dan masyarakat. Dengan demikian, kita tidak hanya membangun pembangkit, tetapi juga membangun ekosistem energi terbarukan nasional,” tegasnya.

Lima Klaster PLTS Bali Capai 1.000 MWp

Secara khusus, Nasky mengapresiasi rencana pengembangan lima klaster PLTS di Bali dengan total kapasitas 1.000 MWp, yang didukung Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 3.300 MWh.

Menurutnya, Bali memiliki nilai strategis sebagai pusat pariwisata nasional sekaligus salah satu wajah Indonesia di mata dunia.

“Bali memiliki peluang menjadi model pengembangan ekosistem energi bersih yang mengintegrasikan ketahanan energi, teknologi, pariwisata berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi, dan perlindungan lingkungan,” ujarnya.

BacaJuga :

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Nasky menilai pengembangan PLTS 300 MWp di Klaster Gilimanuk juga dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem energi bersih di Bali.

PLTS Dinilai Bisa Ciptakan Efek Ekonomi

Dari perspektif kebijakan publik, Nasky menilai pembangunan PLTS berpotensi menciptakan multiplier effect melalui aktivitas konstruksi, manufaktur, transportasi, jasa, teknologi, investasi, penciptaan lapangan kerja, serta peluang usaha baru.

Namun, ia menekankan efek ekonomi tersebut harus dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ketika pengembangan energi terbarukan diikuti penguatan industri dalam negeri, penggunaan tenaga kerja lokal, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan rantai pasok nasional, maka PLTS bukan hanya menghasilkan listrik bersih, tetapi juga menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan negara,” jelasnya.

Nasky mendorong masyarakat lokal diberikan ruang lebih besar melalui pelatihan, peningkatan kompetensi, kesempatan kerja, pemberdayaan UMKM, serta keterlibatan dalam rantai pasok dan industri pendukung energi terbarukan.

Good Governance Jadi Fondasi

Meski memberikan dukungan penuh, Nasky menekankan Program PLTS 100 GWp harus dikawal dengan prinsip good governance, transparansi, akuntabilitas, efisiensi, keberlanjutan lingkungan, dan pemerataan manfaat.

Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari jumlah megawatt yang berhasil dibangun.

“Ukuran keberhasilannya harus lebih luas. Apakah program ini mampu memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, menggerakkan ekonomi daerah, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” paparnya.

Transformasi Energi Dinilai Sejalan dengan Transformasi Ekonomi

Nasky menegaskan transisi energi pada dasarnya merupakan bagian dari transformasi ekonomi nasional. Menurutnya, ketersediaan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam produktivitas, industrialisasi, digitalisasi, investasi, pendidikan, kesehatan, dan pemerataan pembangunan.

“Energi listrik merupakan infrastruktur dasar bagi produktivitas, industrialisasi, digitalisasi, investasi, pendidikan, kesehatan, dan pemerataan pembangunan. Karena itu, sistem energi yang bersih, andal, efisien, dan terjangkau akan menjadi salah satu fondasi daya saing Indonesia ke depan,” ungkapnya.

Ia menilai Program PLTS 100 GWp berpotensi menjadi game changer dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian dan kedaulatan energi apabila dilaksanakan secara konsisten, terintegrasi, transparan, dan berbasis perencanaan jangka panjang.

Indonesia memiliki potensi energi surya yang besar. Tantangannya, kata Nasky, adalah memastikan potensi tersebut dikelola melalui kebijakan yang tepat, teknologi yang memadai, pembiayaan berkelanjutan, infrastruktur yang siap, penguatan industri dalam negeri, serta kolaborasi lintas sektor.

“PLTS 100 GWp merupakan momentum strategis bagi Indonesia. Kita patut memberikan dukungan sekaligus mengawalnya secara konstruktif agar program ini benar-benar menjadi fondasi menuju swasembada dan kedaulatan energi, memperkuat ekonomi nasional, serta menghadirkan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkas Nasky. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Nasky Milenial CenterNasky Putra TandjungPLN

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Menhut Minta OMC Maksimalkan Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September

HUT ke-78 Polwan, Polres Batu Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

Karhutla Pelalawan, Menhut Minta Pendinginan Dituntaskan

Polres Malang Gandeng Ojol Pantau Keamanan di Jalan

Isu Skandal Wakil Bupati Sumedang Viral, KDM Bentuk Tim Investigasi

IKG Siapkan Dropping Air ke 15 Kapanewon di Gunungkidul Hadapi Kemarau

Siaga Karhutla di Mimika, Dandim Tekankan Sinergi dan Respons Cepat

Prev Next

POPULER HARI INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Isu Skandal Wakil Bupati Sumedang Viral, KDM Bentuk Tim Investigasi

TNI-Polri Kerahkan 148 Personel Patroli Gabungan di Jakarta

BERITA LAINNYA

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Menhut Minta OMC Maksimalkan Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September

HUT ke-78 Polwan, Polres Batu Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

Karhutla Pelalawan, Menhut Minta Pendinginan Dituntaskan

Polres Malang Gandeng Ojol Pantau Keamanan di Jalan

Isu Skandal Wakil Bupati Sumedang Viral, KDM Bentuk Tim Investigasi

IKG Siapkan Dropping Air ke 15 Kapanewon di Gunungkidul Hadapi Kemarau

Siaga Karhutla di Mimika, Dandim Tekankan Sinergi dan Respons Cepat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved