JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk mempersiapkan Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai titik keberangkatan jemaah haji pada 2027.

Pemkab Kediri juga menyiapkan berbagai fasilitas dan infrastruktur pendukung agar kebutuhan jemaah dapat terlayani ketika Bandara Dhoho mulai digunakan untuk keberangkatan haji.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa seusai menghadiri Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah serta Kick Off Manasik Haji Nasional 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (25/9/2026).
“Kita bersyukur dan berdoa bersama-sama semoga Bandara Dhoho bisa memberangkatkan haji di tahun 2027 bagi para jemaah haji,” ujar Dewi.
Menurut Dewi, Pemkab Kediri berharap Bandara Internasional Dhoho nantinya dapat melayani jemaah haji dari sekitar 17 hingga 27 kabupaten/kota yang keberangkatannya melalui bandara tersebut.
Karena itu, Pemkab Kediri terus melakukan persiapan dan koordinasi untuk memastikan fasilitas pendukung maupun kebutuhan jemaah dapat terpenuhi saat Bandara Dhoho digunakan sebagai titik keberangkatan haji.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengatakan Kick Off Manasik Haji Nasional 2026 digelar untuk memberikan pemahaman kepada jemaah agar mampu menjalankan ibadah haji secara mandiri.
Materi manasik mencakup pemahaman mengenai wajib, rukun, dan sunnah haji sehingga jemaah memiliki bekal sebelum menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Terkait biaya haji, pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI berupaya menjaga agar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tidak mengalami kenaikan drastis,” ungkap Irfan Yusuf.
Menurutnya, pemerintah juga terus melakukan koordinasi untuk menjaga biaya haji di tengah kondisi global yang berdampak terhadap sejumlah komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji.
Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 berlangsung pada 25-27 September 2026 di Kota Madiun. Kegiatan tersebut diisi berbagai agenda, mulai dari business matching, lomba tahfidz, fashion Islami, pengajian akbar, hingga Sa’i Walk and Run.
Pemkab Kediri berharap persiapan yang dilakukan bersama Kementerian Haji dan Umrah dapat mendukung rencana Bandara Dhoho melayani keberangkatan jemaah haji pada 2027. (kur/arf)