JAVASATU.COM- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi meluncurkan website pwi.or.id untuk memperkuat jaringan informasi organisasi hingga ke daerah. Saat ini, hampir 40 website PWI di berbagai wilayah telah terkoneksi dengan portal utama tersebut.

Peluncuran website dilakukan di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Prosesi ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum PWI Akhmad Munir, didampingi Sekjen PWI Pusat Marthen Selamet Susanto dan Ketua Bidang Multimedia dan IT Hilman Hidayat. Pengurus PWI daerah yang menjadi admin portal juga mengikuti acara secara daring.
Ketua Bidang Multimedia dan IT PWI Hilman Hidayat mengatakan pengembangan website sejak awal diarahkan untuk membangun jaringan digital PWI dari tingkat pusat hingga daerah.
“Sebenarnya ketika saya ditunjuk jadi Ketua Bidang IT/multimedia untuk membuat website kita mumpuni. Tapi teman-teman daerah bersemangat untuk membangun jaringan dan kalau di provinsi hingga kota kabupaten,” ujar Hilman.
Menurut Hilman, tahap awal pengembangan dilakukan melalui website utama PWI dan jaringan portal daerah. Hingga saat ini, hampir 40 website PWI telah terkoneksi dengan pwi.or.id.
“Rencana pertama PWI.or.id dan di lima kota provinsi. Sekarang sudah hampir 40 website seluruh Indonesia sudah terkoneksi di pwi.or.id,” katanya.
Koneksi tersebut akan dikembangkan hingga tingkat kota dan kabupaten. PWI juga menyiapkan versi mobile yang ditargetkan dapat digunakan melalui platform aplikasi pada tahun depan.
“Tahun depan kita membuat versi mobile bisa diunduh di Play Store dan Google Play,” kata Hilman.
Selain jaringan website, PWI menyiapkan pengembangan sistem data keanggotaan. Setelah seluruh provinsi terhubung, pembaruan sistem data anggota ditargetkan dilakukan pada 2027.
“Setelah semua provinsi terakses, yang bakal di-upgrade data anggota di tahun 2027. Data anggota pusat dan provinsi bisa update,” ujarnya.
Hilman mengatakan sistem tersebut nantinya dapat mendukung pengelolaan data anggota, termasuk memberikan pengingat ketika masa berlaku kartu anggota berakhir. Pengembangan jaringan hingga kota dan kabupaten juga diarahkan untuk memperluas jangkauan informasi organisasi dan peluang monetisasi.
“Kita merangsek ke kota dan kabupaten. PWI pusat punya begitu jaringan website dan ujungnya monetisasi hingga terintegrasi sampai ke daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Akhmad Munir mengatakan peluncuran tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat platform digital PWI sekaligus membuka ruang bagi pengurus daerah mengembangkan informasi melalui jaringan website organisasi.
“Hari ini agendanya tunggal, launching resmi website PWI,” kata Akhmad Munir, Kamis (1/10/2026).
Akhmad Munir meminta pengurus PWI daerah aktif mengisi konten pada website. Konten yang dikembangkan mencakup informasi kegiatan PWI, aktivitas pemangku kepentingan, serta dinamika pers di daerah.
“Teman-teman daerah diharapkan aktif mengisi semua konten terkait ke-PWI. Kedua, stakeholder PWI dan pihak luar. Jadi kegiatan internal silakan disiarkan dan PWI dan stakeholder pihak luar diberikan,” kata Akhmad Munir.
Ia juga meminta pengurus daerah mengangkat dinamika pers di wilayah masing-masing sebagai bagian dari konten website PWI.
“Ketiga terkait dinamika pers di daerah dan PWI. Itu koridor kita terdahulu,” sambungnya.
Akhmad Munir menekankan konsistensi produksi konten agar jaringan website PWI semakin mudah ditemukan melalui mesin pencari dan menjangkau pembaca melalui media sosial.
“Diharapkan bergulir konsisten sehingga muncul di search engine dan viral di medsos atau viral di WA (WhatsApp) kita, jadi lebih mudah meningkatkan keterbacaan dari website PWI ini,” katanya.
Akhmad Munir juga meminta pengurus pusat dan daerah memanfaatkan seluruh fitur yang tersedia pada platform tersebut secara aktif.
“Kita butuh partisipatif aktif dari teman-teman daerah. Apa yang tersedia oleh web itu bisa dioptimalisasi bersama, baik pengurus pusat atau provinsi. Ini yang kita harapkan,” ujarnya. (arf/arf)