email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

by Eko Widiantoro
6 Oktober 2026

JAVASATU.COM- Musim kemarau panjang disertai cuaca panas membuat frekuensi kebakaran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, meningkat. Kebakaran terjadi di lahan, kawasan hutan, hingga sejumlah permukiman.

Deretan armada pemadam kebakaran terparkir di halaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang. (Foto: Eko Widiantoro)

Kondisi tersebut membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sumedang meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan personel. Damkar juga menyiapkan penambahan pos pemadam kebakaran untuk mempercepat respons di wilayah dengan cakupan layanan yang luas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, Syarif Effendi Badar, mengatakan peningkatan kasus kebakaran cukup terasa selama kemarau panjang berlangsung.

“Memang saat ini sedang kemarau cukup panjang, ditambah panas yang luar biasa. Frekuensi kebakaran ada peningkatan, terutama di lahan-lahan dan hutan, termasuk juga di beberapa permukiman,” kata Syarif saat ditemui di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, Selasa (6/10/2026).

Menurut Syarif, salah satu lokasi yang cukup sering menerima laporan kebakaran adalah kawasan di sepanjang jalur tol.

“Terutama di jalur jalan tol, itu hampir tiap hari ada laporan kami,” ujarnya.

Untuk kebakaran di kawasan perumahan, Syarif menyebut faktor kelalaian manusia masih menjadi salah satu penyebab. Di antaranya persoalan instalasi listrik serta aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan terlalu dekat dengan permukiman.

“Untuk perumahan juga memang ada beberapa peningkatan yang kebanyakan diakibatkan karena kelalaian manusia, baik itu karena interaksi listrik, termasuk juga karena pembakaran sampah di dekat perumahan yang merembet ke perumahan,” katanya.

Damkar Klaim Armada Masih Memadai

Meski frekuensi kebakaran meningkat, Syarif memastikan armada Damkar yang dimiliki saat ini masih cukup untuk melakukan penanganan di wilayah Sumedang.

Namun, Damkar tidak hanya mengandalkan armada yang tersedia. Untuk mempercepat respons terhadap laporan kebakaran, pihaknya menargetkan penambahan pos pemadam kebakaran di sejumlah wilayah.

Salah satunya di wilayah arah Conggeang. Menurut Syarif, cakupan wilayah yang harus dijangkau dari kawasan tersebut cukup luas, mulai dari Jatigede hingga Surian.

“Kami rasa untuk armada sudah cukup. Cuma kami punya target ke depan, kita ingin menambah pos Damkar,” ujarnya.

“Rencana kita akan menambah di wilayah pos Damkar ke arah Conggeang, yang memang jangkauannya terlalu luas, mulai dari Jatigede sampai ke Surian,” sambungnya.

Selain kawasan Conggeang, Damkar juga menargetkan pembangunan pos baru di wilayah Tanjungsari.

Rencana tersebut dinilai penting karena wilayah Tanjungsari memiliki kepadatan penduduk dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

“Yang kedua, pos Damkar wilayah Tanjungsari karena memang padat penduduk, mobilitasnya sangat tinggi sekali. Jadi kami mengharapkan ke depan kita akan membuat pos yang baru,” kata Syarif.

Untuk mendukung rencana tersebut, Damkar Sumedang telah mengajukan proposal bantuan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pengadaan kendaraan pemadam kebakaran yang nantinya diperuntukkan bagi dua pos tersebut.

“Sekarang kami sudah mengajukan proposal ke Kementerian Dalam Negeri untuk permohonan bantuan pengadaan kendaraan untuk dua pos,” ujarnya.

Edukasi Warga Jadi Upaya Pencegahan

Selain meningkatkan kesiapan armada, Damkar Sumedang juga mengintensifkan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran.

Syarif mengatakan edukasi tersebut dilakukan hampir setiap hari dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah, guru, orang tua, hingga masyarakat di tingkat desa.

BacaJuga :

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Khusus bagi anak-anak, Damkar memberikan pengenalan mengenai tugas dan fungsi pemadam kebakaran melalui kegiatan kunjungan ke kantor maupun pos-pos Damkar di wilayah Sumedang.

“Kita sampaikan pengenalan tata cara tugas-tugas pokok fungsi daripada Damkar, termasuk kita sampaikan pula kepada para orang tua dan guru yang hadir di acara yang dimaksud,” katanya.

Tak hanya sosialisasi, Damkar juga melakukan simulasi penanganan kebakaran di sejumlah desa, perusahaan, dan lingkungan pemerintahan tingkat kecamatan.

Menurut Syarif, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar mampu melakukan langkah awal ketika terjadi kebakaran sebelum petugas Damkar tiba di lokasi.

Kegiatan edukasi juga dilakukan bersama instansi terkait untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

“Besok kita akan ke Desa Marga Mekar dan Desa Marga Laksana. Itu bersama-sama dengan Kementerian Kehutanan dalam rangka kita mengedukasi masyarakat terkait dengan antisipasi kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.

Warga Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Menghadapi kondisi kemarau panjang, Syarif mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Ia meminta warga rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Kabel atau instalasi yang sudah lapuk dan berpotensi menimbulkan gangguan harus segera diganti.

“Pertama kita senantiasa memberikan edukasi kaitan dengan cegah kebakaran, kebakaran hutan, lahan dan perumahan. Semuanya dengan pengecekan instalasi listrik yang sudah lapuk harus diganti,” tegasnya.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Jika pembakaran dilakukan, pengawasan harus dilakukan secara ketat agar api tidak merembet dan sulit dikendalikan.

“Jangan membakar lahan sembarangan kalau tidak diawasi dengan ketat. Karena memang sebagian besar itu terjadi dari kebakaran lahan yang tidak diawasi,” ujar Syarif.

Hal yang sama berlaku untuk aktivitas membakar sampah. Warga diminta memastikan lokasi pembakaran aman dan jauh dari material yang mudah terbakar.

Syarif juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan, khususnya di kawasan yang kondisi vegetasinya kering.

“Jangan membakar sampah sembarangan. Ini bisa menjadi salah satu sumber (kebakaran). Jangan membuang puntung rokok yang masih menyala di tempat-tempat yang mudah terbakar,” pungkasnya. (eko/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Damkar SumedangKabupaten SumedangKebakaranPemkab Sumedang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER HARI INI

Masyarakat Spiritual Doakan Indonesia, Perkuat Budaya Jawa dari Malang

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

BERITA LAINNYA

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved