email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

by Javasatu
13 Oktober 2026

JAVASATU.COM- Guru Besar Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., menyoroti ancaman tribalisme digital yang dapat memicu polarisasi dan intoleransi beragama. Fenomena ini muncul ketika masyarakat hanya menerima informasi yang sesuai dengan keyakinannya dan menolak pandangan berbeda, terutama di media sosial.

Guru Besar Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A. (Foto: Javasatu.com)

Persoalan tersebut dibahas Prof Barizi dalam kegiatan Visiting Professor di Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim (UNUMA) Tuban melalui materi bertajuk “Paradoks Keagamaan Digital dan Ancaman Kerukunan Sosial”, Sabtu (10/10/2026).

Dalam pemaparannya, Prof Barizi menjelaskan perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi dan memahami ajaran agama. Media sosial kini menjadi salah satu sumber rujukan keagamaan, selain ulama dan lembaga keagamaan.

Kondisi tersebut menuntut masyarakat lebih kritis dalam menilai informasi keagamaan, terutama konten yang viral tetapi tidak disertai landasan keilmuan dan konteks yang memadai.

Popularitas di media sosial, menurut materi yang disampaikan, tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran kredibilitas seseorang dalam menjelaskan ajaran agama. Jumlah pengikut, tanda suka, dan tayangan tidak otomatis menunjukkan kebenaran suatu pemahaman.

Algoritma Media Sosial dan Tribalisme Digital

Prof Barizi menyoroti algoritma media sosial yang dapat memperkuat kecenderungan pengguna untuk terus mengonsumsi informasi sejalan dengan keyakinannya. Paparan konten serupa secara berulang berpotensi mempersempit ruang dialog dan memperbesar penolakan terhadap pandangan berbeda.

Tribalisme digital merujuk pada kecenderungan seseorang membela kelompoknya sendiri sekaligus memandang kelompok lain sebagai lawan. Dalam konteks agama, kondisi tersebut berisiko memperlebar perbedaan dan menghambat kerukunan sosial.

Ancaman semakin besar ketika identitas keagamaan digunakan untuk kepentingan politik atau menyebarkan permusuhan. Agama yang menjadi sumber nilai moral dan persaudaraan dapat disalahgunakan untuk membangun sekat sosial antarkelompok.

Karena itu, masyarakat perlu membedakan penyampaian ajaran agama yang berlandaskan pengetahuan dengan konten provokatif yang mengeksploitasi identitas keagamaan.

Moderasi Beragama dan Literasi Digital

Untuk menghadapi ancaman tersebut, Prof Barizi menekankan pentingnya moderasi beragama melalui pendidikan, peningkatan literasi digital, dan dialog lintas kelompok.

Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama yang dianut. Prinsip tersebut menekankan kedewasaan dalam menjalankan keyakinan, menghormati hak orang lain, dan menjaga kehidupan bersama di tengah perbedaan.

Literasi digital juga diperlukan agar masyarakat terbiasa memeriksa sumber informasi, memahami konteks pesan keagamaan, dan tidak langsung menyebarkan konten yang berpotensi memicu konflik.

BacaJuga :

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Selain itu, peran ulama dan lembaga keagamaan yang memiliki kredibilitas keilmuan perlu diperkuat sebagai rujukan masyarakat dalam memahami ajaran agama.

Melalui kegiatan Visiting Professor di UNUMA Tuban tersebut, Prof Barizi membahas tantangan keberagamaan di era digital serta pentingnya membangun pemahaman agama yang bertanggung jawab untuk menjaga kerukunan sosial.

(Laporan: Ery Santika – Editor: Syaiful Arif)
Tags: pendidikanProf Ahmad BariziUIN Malang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

TNI Gagalkan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia di Nunukan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Diduga Dipicu Balas Dendam, Korban Pengeroyokan di Majalengka Ditembak Airsoft Gun

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Prev Next

POPULER HARI INI

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

TNI Gagalkan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia di Nunukan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Diduga Dipicu Balas Dendam, Korban Pengeroyokan di Majalengka Ditembak Airsoft Gun

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

GIBM Targetkan Bentuk Pengurus hingga Kecamatan di Blitar Akhir 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved