Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Jusuf Rizal Siap Adu Gagasan Rebut Ketum KSPSI Periode 2027-2032

Javasatu by Javasatu
3 November 2026

JAVASATU.COM- Ketua Harian Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Yorrys Raweyai, KRH HM Jusuf Rizal, menyatakan siap maju sebagai calon Ketua Umum KSPSI periode 2027-2032. Dia ingin membawa semangat KSPSI yang berdiri sejak 1973 untuk kembali memperkuat perjuangan dan kesejahteraan pekerja serta buruh.

Jusuf Rizal (kiri), Yorrys Raweyai (kanan). (Foto: Ist)

Pernyataan itu disampaikan Jusuf Rizal menjelang Kongres KSPSI XI pimpinan Yorrys Raweyai yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2027. Dia menyatakan siap berkompetisi dengan kandidat lain melalui adu gagasan dan konsep untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Hal itu disampaikan Jusuf Rizal saat menjawab pertanyaan wartawan di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Saat itu, dia baru saja memberikan sambutan dalam kegiatan salah satu serikat pekerja dalam kapasitasnya sebagai Ketua Aliansi Serikat Pekerja dan Buruh TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Seluruh Indonesia.

“Jika saya mencalonkan diri menjadi Ketua Umum KSPSI, bukan untuk mengincar jabatan di pemerintahan atau komisaris. Saya akan terus memperjuangkan nasib pekerja dan buruh, terpilih atau tidak terpilih memimpin KSPSI periode 2027-2032. Namun, bertarung adu gagasan dan konsep dengan siapa pun dalam memajukan KSPSI ke depan adalah hak setiap anggota,” tegas Jusuf Rizal.

ADVERTISEMENT

Jusuf Rizal dikenal aktif dalam sejumlah organisasi pekerja dan buruh. Selain menjabat Ketua Harian KSPSI pimpinan Yorrys Raweyai, dia juga menjadi Ketua Aliansi Serikat Pekerja dan Buruh TKBM Seluruh Indonesia yang mewadahi ratusan ribu pekerja TKBM pelabuhan di seluruh Indonesia.

Dia juga menjabat Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI) serta Koordinator Forum Jamsos (Forum Jaminan Sosial) lintas federasi dan konfederasi.

Di luar organisasi pekerja dan buruh, pria berdarah Madura-Batak yang disebut sebagai keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja, itu juga mendirikan LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA). Dia menjabat Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI), Ketua Umum organisasi masyarakat Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara), serta Ketua LBH LSM LIRA.

Jusuf Rizal juga dikenal sebagai wartawan senior dan aktivis antikorupsi. Rekam jejaknya antara lain berkaitan dengan aktivitas pendampingan pekerja dan buruh, termasuk memimpin penyampaian aspirasi hingga aksi demonstrasi untuk memperjuangkan hak-hak pekerja. Dia mengaku telah menempuh perjalanan lintas daerah dan pulau untuk mengawal berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Ingin Kembalikan Semangat KSPSI Sejak 1973

Jusuf Rizal mengatakan keinginannya maju sebagai calon Ketua Umum KSPSI dilandasi keinginan membangkitkan semangat organisasi yang berdiri sejak 1973. Menurut dia, KSPSI merupakan salah satu organisasi serikat pekerja dan buruh tertua di Indonesia.

Dia menilai tujuan utama organisasi tersebut adalah membela kepentingan pekerja dan buruh serta memperjuangkan hak, keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan mereka.

Menurut Jusuf Rizal, organisasi serikat pekerja tidak seharusnya menjadikan perjuangan buruh sebagai sarana untuk mendapatkan jabatan di pemerintahan maupun posisi komisaris.

Dia mengaku konsisten menjalankan program Bina-Lindung-Sejahtera selama 15 tahun terakhir. Program tersebut, kata dia, dirumuskan sejak awal bersama sejumlah tokoh serikat pekerja dan buruh.

Jusuf Rizal juga menyatakan tetap mendukung kebijakan pemerintah, tetapi akan menjalankan fungsi kontrol secara kritis dan konstruktif. Dia menegaskan tidak ingin sikap organisasi berubah hanya karena iming-iming jabatan atau kepentingan kekuasaan.

“Diluar sistem membela kepentingan pekerja dan buruh serta bersama rakyat, buat saya itu lebih baik daripada di dalam kekuasaan, tetapi zalim kepada pekerja dan buruh. Sebab, saya meyakini setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan kelak,” ujarnya.

Dia juga menyatakan tidak mempermasalahkan apabila Yorrys Raweyai, yang kini berusia sekitar 75 tahun, kembali mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum KSPSI.

Menurut Jusuf Rizal, demokrasi memberikan kesempatan kepada setiap anggota yang memiliki hak suara untuk maju sebagai calon ketua umum. Karena itu, kompetisi harus didasarkan pada gagasan dan konsep, bukan kedekatan personal dengan pejabat pemerintah.

Dari kiri ke kanan: Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden M. Qodari, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, dan HM Jusuf Rizal. (Foto: Ist)

Siapkan Sekretariat dan Konsep Organisasi Modern

Sebagai bagian dari persiapannya, Jusuf Rizal mengaku telah menyiapkan sekretariat organisasi di kawasan Tebet, Jakarta. Sekretariat tersebut disiapkan sebagai kantor tetap apabila dirinya terpilih menjadi Ketua Umum KSPSI.

Dia mengatakan penyediaan sekretariat itu dilakukan agar organisasi memiliki tempat yang permanen tanpa harus bergantung pada sistem sewa kantor yang berpindah-pindah.

Jusuf Rizal juga mengaku telah menyiapkan sejumlah konsep pengelolaan organisasi modern untuk memajukan KSPSI. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja dan buruh agar mampu menghadapi perubahan zaman serta perkembangan revolusi industri.

Menurut dia, peningkatan kapasitas SDM pekerja dan buruh menjadi penting untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia menghadapi tantangan menuju Generasi Emas 2045.

Dia menilai pekerja dan buruh perlu memiliki kemampuan yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan perubahan industri agar tidak tertinggal dalam persaingan dunia kerja.

Rencana tersebut menjadi bagian dari gagasan yang disiapkannya untuk dibawa dalam Kongres KSPSI XI pada Februari 2027, apabila maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum KSPSI periode 2027-2032. (arf/arf)

Tags: BuruhKSPIOrganisasi
Previous Post

OPINI: Utang Global Tembus 100% PDB, Seberapa Aman Fiskal Indonesia?

Next Post

OPINI: Mengapa Suku Bunga Global Naik, Beban Bunga Utang Ancam APBN?

Related Posts

Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape, Analis: Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik
Berita

Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape, Analis: Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik

3 November 2026
Pemkab Gresik Uji Coba PIRINGKU, 40 Lansia Tunggal Dapat Makan Gratis
Berita

Pemkab Gresik Uji Coba PIRINGKU, 40 Lansia Tunggal Dapat Makan Gratis

3 November 2026
Diaspora Indonesia Minta DPR Atur Kewarganegaraan Ganda
Berita

Diaspora Indonesia Minta DPR Atur Kewarganegaraan Ganda

3 November 2026
Jalan Pakis-Kemiri Malang Direhabilitasi, Akses Dua Sekolah Ditingkatkan
Berita

Jalan Pakis-Kemiri Malang Direhabilitasi, Akses Dua Sekolah Ditingkatkan

3 November 2026
Viral! Aspal Jalan Sukaraja Kulon-Ranji Majalengka Mengelupas Sehari Setelah Digelar, PUTR Tegur Kontraktor
Berita

Viral! Aspal Jalan Sukaraja Kulon-Ranji Majalengka Mengelupas Sehari Setelah Digelar, PUTR Tegur Kontraktor

2 November 2026
Tes Urine 50 Anggota DPRD Kabupaten Malang, Hasilnya Masih Ditunggu
Berita

Tes Urine 50 Anggota DPRD Kabupaten Malang, Hasilnya Masih Ditunggu

2 November 2026
Next Post
OPINI: Mengapa Suku Bunga Global Naik, Beban Bunga Utang Ancam APBN?

OPINI: Mengapa Suku Bunga Global Naik, Beban Bunga Utang Ancam APBN?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com