email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Keseruan Festival Layang-layang Berskala Nasional Digelar di Balongpanggang, Bupati Gresik: Ini Kearifan Lokal yang Harus Dijaga

by Sudasir Al Ayyubi
4 Oktober 2021

JAVASATU-GRESIK- Bertempat di area persawahan Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, ratusan layang-layang dengan jenis train naga berjejer di laga puncak festival layang-layang Dohoagung seri V tiingkat Nasional. Warga sangat antusias menyaksikan festival yang digelar setahun sekali tersebut.

Laga puncak festival layang-layang Dohoagung Balongpanggan Gresik, seri V tingkat Nasional. (Foto: Istimewa)

Salah satunya Iva warga Balongpanggang merasa sangat terhibur dengan adanya festival layang-layang tingkat nasional. Apalagi, lokasinya berada di dalam area persawahan desa. Menjadi hiburan tersendiri bagi ibu dua anak ini.

“Sangat senang terhibur, menarik. Tidak ada anginnya tidak apa-apa sebenarnya tidak menginginkan seperti ini tapi ditunggu saja,” ujarnya.

Layangan naga dinggap paling sakral dibanding dengan jenis lainnya. Pasalnya, selain modelnya yang megah, setidaknya membutuhkan empat orang hingga lebih agar bisa melayang. Maklum saja, kebanyakan layangan itu memilki panjang 75 meter sampai 100 meter.

Penerbangan layang-layang merupakan tradisi di desa setempat pada musim panas setelah panen padi. Tahun ini kali ke lima even festival berskala nasional digelar. Peserta dari luar Gresik turut meramaikan festival ini.

Butuh proses panjang untuk mengerjakan kerangka sampai menjadi layang-layang yang sempurna. Memakan waktu hingga empat bulan lebih. Bahan layangan terbuat dari kepingan berbahan fiber dan kain parasit. Kain ini cenderung tidak berat karena itu mudah diterbangkan.

Biaya pembuatan layangan naga ini juga beragam. Menghabiskan dana sekitar Rp 4 juta untuk membiayai proses pembuatannya. Namun ada juga yang sampai menghabiskan dana sekitar Rp 15 hingga Rp 30 juta lebih.

Ketua Panitia Festival Adieb Hazmy mengatakan, ada sekitar 300 peserta yang mengikuti gelaran layang-layang. Pihaknya sendiri membagi festival ini dengan tiga kategori lomba. Yakni layang-layang biasa hingga termegah seperti naga.

“Penilaian bawah 40 persen meliputi desain dan keindahan model layangan, sedangan penilaian 60 persen meliputi kestabilan saat mengudara kekompakan tim saat menerbangkan layang-layang,” kata pria berkacamata ini.

BacaJuga :

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Menteri PPPA Puji P2L Desa Tertek Kediri, Mbak Cicha Dampingi Kunjungan ke Kampung Pangan Mandiri

Sementara itu Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori menuturkan, dengan adanya festival layang layang ini dapat menjadikan destinasi wisata Desa Dohoagung, dan meningkatkan hasil produk unggulan buah semangka, melon, garbis atau blewah serta meningkatkan UMKM produk unggulan Desa Dohoagung.

“Berharap dengan even tahunan ini, yang berskala nasional dapat mengangkat dan meningkatkan perekonomian warga masyarakat Desa Dohoagung serta kesejahteraan warganya” ungkapnya.

(Foto: Istimewa)

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani yang turut hadir ikut menerbangkan layang-layang. Menurut festival layangan merupakan kearifan lokal yang patut harus dijaga.

“Festival luar biasa menjadi hiburan tidak hanya di desa atau kecamatan jadi hiburan nasional karena peserta banyak dari luar gresik dan luar provinsi. Ini semangat kita keluar pandemi covid-19 karena festival layang-layang menjadi kearifan lokal benar benar kita jaga. Target kita ekonomi kerakyatan bangkit dari pandemi covid-19,” paparnya.

Tidak menutup kemungkinan, lanjut Bupati, festival layang-layang akan dibuat lebih meriah pada tahun depan. Karena perputaran ekonomi desa dan produk UMKM terbantu. Apalagi paska panen lahan pertanian masih banyak, bahkan telah panen buah melon dan blewah.

“Kedepan hasil panen bisa dihadirkan di festival ini. Karena kita punya target ekonomi kerakyatan,” tuturnya. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bupati GresikDesa DohoagungFandi Akhmad YaniFestival Layang Layang NasionalKecamatan Balongpanggang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved