JAVASATU.COM- Kebakaran menghanguskan sebuah toko pakaian dan dua bangunan ruko di Blok Lapang Sedar, RT 04/RW 11, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa malam (5/10/2026). Api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.15 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.10 WIB.

Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Raya Bandung-Cirebon. Api dengan cepat membesar hingga melalap tiga bangunan yang berada di lokasi tersebut.
Dua unit armada pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Majalengka dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Petugas juga mendapat bantuan satu unit dari Kodim, serta dukungan personel kepolisian dan masyarakat sekitar.
Kabid Damkar Majalengka, Puja Gustian, mengatakan terdapat tiga ruko yang terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Ada tiga ruko yang terbakar. Untuk saat ini kita kerahkan dua unit armada dari Damkar Majalengka dan dibantu satu unit dari Kodim, serta dibantu dari pihak kepolisian dan masyarakat,” ujar Puja.
Menurut Puja, proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.10 WIB.
Terkait penyebab kebakaran, Puja mengatakan pihaknya menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian.
“Untuk penyebab kebakarannya sendiri masih diselidiki oleh pihak kepolisian,” katanya.
Warga Sempat Berusaha Padamkan Api
Ketua RW 11, Dede Surjaya, mengatakan dirinya mengetahui adanya kebakaran setelah mendapat telepon dari warga ketika sedang mengikuti pengajian.
Mendapat informasi tersebut, Dede bersama warga langsung menuju lokasi kejadian dan berupaya memadamkan api menggunakan air seadanya.
“Saya waktu pengajian ada telepon dari warga ada kebakaran. Kita langsung ke lokasi, lalu kita padamkan dengan air seadanya,” kata Dede.
Namun, upaya warga tidak mampu mengendalikan kobaran api yang semakin membesar. Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan penanganan hingga api akhirnya berhasil dipadamkan.
Informasi awal di lapangan menyebut kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Kebakaran tersebut mengakibatkan pemilik bangunan mengalami kerugian. Sejumlah karyawan terlihat sibuk membersihkan dan menyelamatkan barang-barang yang masih dapat digunakan dari dalam toko setelah api berhasil dipadamkan.
Sementara itu, sejumlah petugas dari Polsek Kadipaten masih berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api sekaligus melakukan pengamanan di area kejadian.
Hingga api benar-benar dinyatakan padam, petugas gabungan terus memastikan kondisi bangunan dan lingkungan sekitar aman.
Besaran kerugian akibat kebakaran tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti. (eko/arf)