email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Alasan Mahasiswa Ikut Menulis Satupena di Puncak: Belajar, Berkarya, dan Berjejaring!

by Redaksi Javasatu
31 Agustus 2024
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Retret Menulis atau Writing Retreat Satupena yang diadakan di Puncak, Bogor, menarik perhatian peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari yang berusia mendekati 70 tahun hingga mahasiswa berusia 19 tahun. Mereka datang dengan semangat belajar, berbagi pengalaman, dan berkarya bersama penulis-penulis senior.

(Gambar: Satupena)

Aisah, mahasiswa Universitas Al-Azhar, Jakarta, merasa senang bisa terpilih mengikuti acara ini.

“Sebagai penulis pemula, saya sangat senang lolos seleksi acara Writing Retreat Satupena. Kesempatan ini memungkinkan saya membangun relasi dengan penulis hebat dan membuat karya yang akan dibukukan. Apalagi acara ini diadakan di Puncak Bogor dengan suasana yang syahdu,” ujarnya, Jumat (30/08/2024).

Zulri Ramadhan, peserta lain, mengungkapkan motivasinya mengikuti Retreat Penulisan Satupena.

“Saya ikut acara retreat untuk belajar menulis bersama Mba Okky. Pelatihan ini memberikan harapan dan semangat awal dalam menulis. Ke depan, saya berharap bisa menulis berbagai macam buku,” kata Zulri.

Nurfadillah, salah satu peserta, memiliki tujuan khusus mengikuti Writing Retreat ini.

“Saya ingin fokus dan belajar lebih banyak dari senior di Satupena, mengasah kemampuan menulis, jurnalistik, dan media, serta melahirkan karya bersama,” ungkapnya. Ia juga berharap kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi dengan sesama penulis dan saling berbagi pengalaman.

BacaJuga :

Kapolres Gresik Bersih-bersih Masjid, Dukung Program ASRI Presiden

Publik Apresiasi Tes Urine Serentak Kapolri: Tegaskan Integritas Polri

Peserta lain, Tsamrotul Ayu Masruroh, lulusan S1 Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang yang kini diterima di program S2 Kajian Gender Universitas Indonesia, punya alasan kuat mengikuti kelas menulis ini.

“Saya ingin menyuarakan apa yang sedang saya perjuangkan bersama kawan-kawan di Front Santri Melawan Kekerasan Seksual (FORMUJERES), bahwa santri di pesantren belum merdeka dari kekerasan seksual,” ujarnya. Ia berharap menulis bisa menjadi langkah untuk menciptakan ruang aman bagi para santri.

Sementara itu, Aqmarina Aulia Jami, mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta, merasa bahwa pelatihan ini sangat penting untuk mengasah kemampuannya dalam bidang jurnalistik.

“Sebagai mahasiswa jurnalistik, pelatihan menulis sangat penting untuk meningkatkan kemampuan saya. Kehadiran penulis-penulis senior yang profesional dan berpengalaman menjadi kesempatan belajar yang luar biasa,” jelasnya.

Writing Retreat Satupena ini bukan sekadar pelatihan menulis, tetapi juga menjadi ajang berbagi gagasan, pengalaman, dan memperkuat jejaring di antara penulis dari berbagai daerah di Indonesia. (Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Satupena

Comments 1

  1. Drs.Akaha Taufan Aminudin says:
    1 tahun ago

    Alhamdulillah semangat Sepanjang Masa Succesful Sedulurku IDOLA Aamiin.

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kapolres Gresik Bersih-bersih Masjid, Dukung Program ASRI Presiden

Publik Apresiasi Tes Urine Serentak Kapolri: Tegaskan Integritas Polri

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Sungai Jabung Malang, Polisi Selidiki

Kasum TNI: Penanganan Bencana Sumatra Berlanjut hingga Rekonstruksi

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Cabai Rawit Merah di Pasar Jumapolo Karanganyar Tembus Rp99 Ribu

BRI Gaet Lulusan Terbaik UB, Tebar Golden Ticket Program Pemimpin Muda

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Prev Next

POPULER HARI INI

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Sungai Jabung Malang, Polisi Selidiki

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

BERITA LAINNYA

Publik Apresiasi Tes Urine Serentak Kapolri: Tegaskan Integritas Polri

Kasum TNI: Penanganan Bencana Sumatra Berlanjut hingga Rekonstruksi

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Cabai Rawit Merah di Pasar Jumapolo Karanganyar Tembus Rp99 Ribu

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved