email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Alasan Mahasiswa Ikut Menulis Satupena di Puncak: Belajar, Berkarya, dan Berjejaring!

by Redaksi Javasatu
31 Agustus 2024

JAVASATU.COM- Retret Menulis atau Writing Retreat Satupena yang diadakan di Puncak, Bogor, menarik perhatian peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari yang berusia mendekati 70 tahun hingga mahasiswa berusia 19 tahun. Mereka datang dengan semangat belajar, berbagi pengalaman, dan berkarya bersama penulis-penulis senior.

(Gambar: Satupena)

Aisah, mahasiswa Universitas Al-Azhar, Jakarta, merasa senang bisa terpilih mengikuti acara ini.

“Sebagai penulis pemula, saya sangat senang lolos seleksi acara Writing Retreat Satupena. Kesempatan ini memungkinkan saya membangun relasi dengan penulis hebat dan membuat karya yang akan dibukukan. Apalagi acara ini diadakan di Puncak Bogor dengan suasana yang syahdu,” ujarnya, Jumat (30/08/2024).

Zulri Ramadhan, peserta lain, mengungkapkan motivasinya mengikuti Retreat Penulisan Satupena.

“Saya ikut acara retreat untuk belajar menulis bersama Mba Okky. Pelatihan ini memberikan harapan dan semangat awal dalam menulis. Ke depan, saya berharap bisa menulis berbagai macam buku,” kata Zulri.

Nurfadillah, salah satu peserta, memiliki tujuan khusus mengikuti Writing Retreat ini.

“Saya ingin fokus dan belajar lebih banyak dari senior di Satupena, mengasah kemampuan menulis, jurnalistik, dan media, serta melahirkan karya bersama,” ungkapnya. Ia juga berharap kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi dengan sesama penulis dan saling berbagi pengalaman.

BacaJuga :

Perumda Tugu Tirta Dukung Pengembangan Sepak Bola Usia Dini

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Peserta lain, Tsamrotul Ayu Masruroh, lulusan S1 Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang yang kini diterima di program S2 Kajian Gender Universitas Indonesia, punya alasan kuat mengikuti kelas menulis ini.

“Saya ingin menyuarakan apa yang sedang saya perjuangkan bersama kawan-kawan di Front Santri Melawan Kekerasan Seksual (FORMUJERES), bahwa santri di pesantren belum merdeka dari kekerasan seksual,” ujarnya. Ia berharap menulis bisa menjadi langkah untuk menciptakan ruang aman bagi para santri.

Sementara itu, Aqmarina Aulia Jami, mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta, merasa bahwa pelatihan ini sangat penting untuk mengasah kemampuannya dalam bidang jurnalistik.

“Sebagai mahasiswa jurnalistik, pelatihan menulis sangat penting untuk meningkatkan kemampuan saya. Kehadiran penulis-penulis senior yang profesional dan berpengalaman menjadi kesempatan belajar yang luar biasa,” jelasnya.

Writing Retreat Satupena ini bukan sekadar pelatihan menulis, tetapi juga menjadi ajang berbagi gagasan, pengalaman, dan memperkuat jejaring di antara penulis dari berbagai daerah di Indonesia. (Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Satupena
ADVERTISEMENT

Comments 1

  1. Drs.Akaha Taufan Aminudin says:
    1 tahun ago

    Alhamdulillah semangat Sepanjang Masa Succesful Sedulurku IDOLA Aamiin.

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Perumda Tugu Tirta Dukung Pengembangan Sepak Bola Usia Dini

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Mahasiswa UIBU Raih Emas Kejuaraan Balap Sepeda Asia 2026 di Arab Saudi

Jelang Ramadan, Gus Yani Ziarah Makam Wali Bersama Kader PDIP

Kapolri Copot Eks Kapolres Bima Terkait Narkoba Diapresiasi Publik

Halimah Munawir Dorong Diplomasi Seni Indonesia-Mesir

Jalur Pantura Pemalang-Tegal Tergenang Air, Polisi Turun Tangan Atur Lalin

Prev Next

POPULER HARI INI

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Jelang Ramadan, Gus Yani Ziarah Makam Wali Bersama Kader PDIP

Jalur Pantura Pemalang-Tegal Tergenang Air, Polisi Turun Tangan Atur Lalin

BERITA LAINNYA

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Kapolri Copot Eks Kapolres Bima Terkait Narkoba Diapresiasi Publik

Halimah Munawir Dorong Diplomasi Seni Indonesia-Mesir

Jalur Pantura Pemalang-Tegal Tergenang Air, Polisi Turun Tangan Atur Lalin

Pelatihan dan Uji Kompetensi Chef Program MBG Kembali Digelar di Blitar

Golkar Kota Malang Siap Garap Pemilih Muda di 2029 Usai Dilantik Bahlil

Bahlil Lantik DPD II Golkar se-Jatim, Bidik 73 Persen Pemilih Muda di 2029

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved