JAVASATU.COM- Wisatawan yang hendak menuju kawasan pantai selatan Kabupaten Malang diimbau menggunakan jalur alternatif saat Bantur Nyawiji Carnival 2026 digelar, Senin (28/9/2026).
Imbauan disampaikan Polsek Bantur karena sejumlah ruas jalan di pusat Kecamatan Bantur akan digunakan sebagai lintasan karnaval budaya.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas, terutama saat peserta mulai bergerak sekitar pukul 14.00 WIB.
“Kami menginformasikan bahwa jalur di wilayah Bantur akan digunakan untuk kegiatan karnaval. Estimasi peserta mulai bergerak pada pukul 14.00 WIB,” kata Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin, Senin (28/9/2026).
Bantur Nyawiji Carnival 2026 berlangsung di sepanjang jalur utama Desa Bantur. Rute karnaval dimulai dari kawasan depan TPU Desa Bantur dan berakhir di depan SMPN 1 Bantur.
Selama kegiatan berlangsung, panitia bersama petugas menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk kendaraan roda dua, roda empat, bus, hingga truk. Pengguna jalan diminta mengikuti arahan petugas serta memperhatikan rambu-rambu pengalihan arus yang telah dipasang.
Bagi masyarakat maupun wisatawan yang menuju destinasi pantai selatan, terdapat dua jalur alternatif yang dapat digunakan. Jalur pertama melalui Turen-Sendang Biru, sedangkan jalur kedua melalui Pagak-Sumbermanjing Kulon menuju Jalur Lintas Selatan (JLS).
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan demi kelancaran bersama,” ujar Taufik.

Bantur Nyawiji Carnival 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat, pelajar, komunitas seni, serta berbagai elemen daerah.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya lokal, kegiatan tersebut diperkirakan menarik ribuan pengunjung ke Kecamatan Bantur.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan relawan akan melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan peserta maupun pengguna jalan selama karnaval berlangsung. (arf)