email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dari Kanjuruhan ke Agroindustri, Jejak Pengabdian Lusiani Ferelia yang Tak Pernah Diam

by Redaksi Javasatu
14 November 2025

JAVASATU.COM- Di antara hiruk pikuk Stadion Kanjuruhan setiap akhir pekan, ada satu sosok yang nyaris tak pernah terlihat di panggung depan. Namanya Lusiani Ferelia. Hijabnya sering disibakkan angin pagi Kanjuruhan saat ia memantau satu per satu sudut stadion, mulai kolam renang, area GOR, jalur PKL, hingga patung singa yang kini menjadi ikon swafoto warga.

Lusiani Ferelia. (Foto: Javasatu.com)

Setelah dua tahun delapan bulan menata kawasan yang sempat hening pasca-tragedi itu, Lusiani kini menapaki babak baru. Rabu (12/11/2025), ia resmi berpindah tugas menjadi Kepala Bidang Agroindustri Disperindagpasar Kabupaten Malang.

Namun sebelum dunia agroindustri menyapa, jejak Lusiani di Kanjuruhan sudah lebih dulu membekas.

Ketika Kanjuruhan Masih Sepi

Mei 2023. Kanjuruhan masih seperti kota yang kehilangan denyut. Bangunan-bangunan berdiri, tapi atmosfernya kosong. Orang-orang hanya melintas, bukan singgah. Saat itulah Lusiani memulai tugasnya di Dispora Kabupaten Malang.

“Yang penting satu: Kanjuruhan harus kembali menjadi milik masyarakat,” ujar Lusiani kepada wartawan, Jumat (14/11/2025).

Visi itu tampak sederhana, namun jalannya tidak. Ia memulai dari hal yang paling dekat dengan masyarakat: menghidupkan kolam renang dan GOR. Tim kecil dibentuk, pintu-pintu fasilitas dibuka kembali, dan satu per satu aktivitas kembali bertumbuh.

Kolam renang yang dulu sunyi kini riuh oleh latihan atlet dan anak-anak desa sekitar. GOR yang lama tertutup akhirnya kembali menjadi arena futsal, karate, hingga acara warga yang sekadar mencari ruang.

PKL, CFD dan Detak Baru Kanjuruhan

Salah satu keputusan paling berani yang diambil Lusiani adalah penataan pedagang kaki lima (PKL). Alih-alih digusur, para pedagang diajak duduk bersama. Mereka kemudian dilibatkan dalam menghidupkan kembali Car Free Day (CFD) Kanjuruhan.

Setiap Minggu, ribuan warga datang. Di antara aroma kopi, suara sandal jepit, dan tawa anak-anak, Lusiani melihat sebuah jawaban: inilah Kanjuruhan yang ia bayangkan, ruang publik yang kembali bernapas.

“Sekarang tiap minggu kawasan ini hidup lagi. Beda sekali dengan dulu,” ucap Zainul Arifin (44), warga Desa Kemiri.

Membenahi dengan Hati

Di sela-sela tumpukan laporan dan rapat teknis, Lusiani memberi ruang untuk estetika. Baginya, stadion yang baik bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga rasa aman dan nyaman. Maka, sudut-sudut stadion mulai tertata: area bersih, taman kecil, hingga spot foto yang menambah kebanggaan warga.

Di Museum Gate 13, tempat keluarga korban tragedi sering berdoa Lusiani memastikan area itu selalu terjaga, teduh, dan menghormati memori.

BacaJuga :

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

“Kalau masyarakat nyaman, berarti kerja kami bermakna,” katanya tenang.

Babak Baru: Agroindustri

Mutasi jabatan biasanya hanya deretan nama di surat keputusan. Tapi bagi Lusiani, itu adalah langkah lanjut dari cara ia bekerja selama ini: kolaboratif, membumi, dan selalu mencari pintu yang bisa dibuka bersama masyarakat.

Di Bidang Agroindustri, ia mengaku membawa semangat yang sama.

“Setiap tempat kerja adalah ladang pengabdian. Saya hanya ingin apa yang saya lakukan berdampak,” ujarnya.

Kanjuruhan Tak Lagi Sunyi

Kini, saat ia melangkah ke tugas baru, Kanjuruhan telah berubah. Bukan sekadar stadion, melainkan ruang publik yang kembali hidup: tempat orang berolahraga, pedagang mencari nafkah, anak-anak bermain, dan warga berfoto bangga di depan patung singa.

Di balik semua itu, ada jejak seseorang yang bekerja lebih banyak di belakang layar. Lusiani mungkin telah pindah jabatan, tetapi denyut baru Kanjuruhan masih menyimpan namanya. (saf)

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook

Like this:

Like Loading...
Tags: disperindag kabupaten malangpemkab malangStadion Kanjuruhan

Leave a ReplyCancel reply

BERITA TERBARU

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Ambulans Gratis Polres Gresik Antar Pasien ke RSUP Kemenkes Surabaya

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Lapas Malang Perangi HP Ilegal, Pungli dan Narkoba: Tanpa Kompromi

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

BERITA LAINNYA

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Pelatihan Juru Masak MBG Batch 3 di Blitar, Peserta Uji Kompetensi Masakan Indonesia

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Munas IKAPETE, Prof Masykuri Terpilih Lagi, Targetkan Penguatan Program Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d