email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Delapan Seniman Asia Tenggara-Korea Hadirkan Media Art di Situs Dolmen Gochang

by Javasatu
30 September 2025

JAVASATU.COM- Delapan seniman dari Asia Tenggara dan Korea Selatan akan memamerkan karya seni media digital yang terinspirasi dari batuan prasejarah dolmen di Gochang, Korea Selatan. Pameran bertajuk “A Global Gaze from Gochang” ini digelar pada 2–22 Oktober 2025 di Museum Dolmen Gochang, sebagai bagian dari rangkaian 2025 Gochang World Heritage Festival.

Media wall di lantai 1 Museum Dolmen Gochang, Gochang, Korea Selatan. (Foto: Ist)

Gochang, yang dikenal sebagai kota situs dolmen dan ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia sejak 2013, menjadi latar utama eksplorasi seni lintas budaya ini.

Dolmen, susunan batu artefak megalitik dipertemukan dengan tidal flats, hamparan lumpur dinamis yang terbentuk akibat pasang surut laut. Kontras keduanya dipandang sebagai simbol dialog antara yang abadi dan fana, masa lalu dan masa kini.

“Warisan budaya bukan sesuatu yang membeku dalam waktu, melainkan dialog hidup yang terus berkembang,” kata Digi Arafah, kurator sekaligus penggagas Swarnaloka, kolektif seni media Asia Tenggara, Selasa (30/9/2025) dalam keterangan tertulis.

Kolaborasi Lintas Negara

Proyek ini merupakan kerja sama antara Swarnaloka dengan Galleryamidi, kolektif seni kontemporer Korea. Karya para seniman akan ditampilkan di Media Wall lantai 1 Museum Dolmen Gochang dan instalasi permanen di Dolmen Media Garden.

Delapan seniman yang terlibat antara lain:

  • The Fox, The Folks (Indonesia) dengan karya Porta Petra yang menafsir dolmen sebagai saksi lahirnya kehidupan.
  • MXC Creative Studio (Vietnam) mengeksplorasi perjalanan batin dan makna kemanusiaan.
  • Keboyotan (Malaysia) lewat karya Dua Bumi yang menghubungkan dolmen Gochang dan batu megalitik Sarawak.
  • Fearmos (Indonesia) menampilkan dolmen sebagai jembatan reflektif bumi dan kosmos.
  • Khaery Chandra (Indonesia) dengan Infinite Convergence, eksplorasi pertemuan jiwa dan semesta.
  • Malik I (Indonesia) menghadirkan inspirasi kartu tarot Wheel of Fortune sebagai simbol siklus hidup.
  • Adani Zata & Rainerius Raka (Indonesia) lewat LAKU, perjalanan spiritual dari Merapi hingga Laut Selatan.
  • Lee Yoon Su (Korea Selatan) memberi konteks budaya Korea masa kini, menjembatani tradisi dan modernitas.
(Gambar: Ist)

Wadah Dialog Global

Swarnaloka menilai pameran ini sebagai kesempatan menghubungkan seniman regional dengan audiens global, sementara Galleryamidi menyebutnya sebagai solidaritas artistik lintas disiplin.

BacaJuga :

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

Melalui instalasi cahaya, suara, dan interaksi digital, proyek ini diharapkan menjadi ruang dialog antara tradisi lokal dan ekologi global, warisan kuno dan kehidupan kontemporer.

Setelah festival, karya-karya tersebut akan tetap dipamerkan sebagai instalasi jangka panjang di Gochang. (arf)

Tags: Dolmen GochangGalleryamidiPameranSenimanSwarnaloka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

TNI Gagalkan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia di Nunukan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Diduga Dipicu Balas Dendam, Korban Pengeroyokan di Majalengka Ditembak Airsoft Gun

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Prev Next

POPULER HARI INI

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

TNI Gagalkan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia di Nunukan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Diduga Dipicu Balas Dendam, Korban Pengeroyokan di Majalengka Ditembak Airsoft Gun

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

GIBM Targetkan Bentuk Pengurus hingga Kecamatan di Blitar Akhir 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved