Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

DPRD: Coban Sewu-Tumpak Sewu Masuk Wilayah Kabupaten Malang

Agung Baskoro by Agung Baskoro
5 Februari 2026
0

JAVASATU.COM- Polemik status geografis wisata air terjun Coban Sewu dan Tumpak Sewu akhirnya menemui titik terang. DPRD Kabupaten Malang memastikan secara yuridis lokasi air terjun tersebut berada di wilayah Kabupaten Malang.

Rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Malang. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Kepastian itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, usai rapat kerja (raker) Komisi II dan IV bersama 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (5/2/2026).

“Berdasarkan data dan dokumen yang berlaku, secara yuridis titik Coban Sewu dan Tumpak Sewu berada di wilayah Kabupaten Malang. Jadi sudah clear,” tegas Zulham.

Ia menjelaskan, Coban Sewu dan Tumpak Sewu merupakan satu air terjun yang sama dan berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Glidik, perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang. Namun, dari sisi administrasi dan dokumen hukum, lokasi geografisnya masuk wilayah Kabupaten Malang.

Raker tersebut awalnya membahas aspek perlindungan wisatawan. Pasalnya, destinasi itu menjadi salah satu tujuan wisata internasional di Malang Raya. DPRD menilai perlu ada kepastian hukum, termasuk soal asuransi dan penanganan jika terjadi kecelakaan.

“Berangkat dari perlindungan wisatawan, kami sampai pada kesimpulan bahwa secara yuridis berada di Kabupaten Malang,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Zulham juga mengungkapkan, Bupati Malang telah berkirim surat kepada Gubernur Jawa Timur. Ada dua poin yang diajukan. Pertama, sinkronisasi nama objek wisata karena secara aturan tidak diperbolehkan memiliki nama ganda. Kedua, mendorong perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkab Malang dan Lumajang yang mengatur tata kelola, keamanan, hingga pembagian Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Termasuk skema jika wisatawan masuk dari Lumajang dan keluar dari Malang atau sebaliknya, serta mitigasi jika terjadi bencana,” jelasnya.

Menurut Zulham, pada awal 2024 lalu sudah ada pertemuan yang difasilitasi Pemprov Jatim dan menghasilkan tiga kesepakatan: tidak ada sengketa kewilayahan, kunjungan bersama, dan rencana perjanjian kerja sama. Namun hingga kini, ia memastikan belum ada kerja sama resmi terkait pengelolaan Coban Sewu di wilayah Malang.

Sementara itu, Plt Kasatpol PP Kabupaten Malang R. Ichwanul menambahkan, berdasarkan peta kewilayahan, air terjun dengan dua nama tersebut berada di Kabupaten Malang. Meski demikian, ke depan diperlukan kerja sama antardaerah demi kepentingan bersama.

“Kerja samanya bisa dari sisi pariwisata maupun keselamatan pengunjung,” katanya.

Ichwanul menegaskan, hubungan antara Pemkab Malang dan Lumajang tetap baik. Ia menyebut konflik yang muncul lebih kepada oknum, bukan antar pemerintah daerah.

Sebelumnya, polemik memanas setelah pengelola Coban Sewu Malang menerbitkan surat pemberitahuan tarif tiket baru yang akan diberlakukan hingga ke dasar Sungai Glidik. Kebijakan itu mencakup wisatawan yang masuk dari jalur Tumpak Sewu Lumajang.

Rencana tersebut mendapat penolakan dari pengelola Tumpak Sewu Lumajang dan berbuntut laporan ke Polda Jawa Timur. Penarikan tiket di dasar sungai dinilai melanggar aturan dan dianggap ilegal.

Dengan hasil raker DPRD ini, Pemkab Malang berharap ada kepastian hukum dan kejelasan tata kelola agar polemik tidak berlarut serta keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas utama. (agb/arf)

Tags: Coban SewunDPRD kabupaten malangKabupaten MalangTumpak SewuWisata
Previous Post

Bupati Kediri Salurkan Traktor dan Benih Padi, Perkuat Swasembada Pangan

Next Post

Isu Viral Seret Nama Gus Idris, Kuasa Hukum: Tuduhan Tak Berdasar

Related Posts

Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
Berita

Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah

20 Oktober 2026
Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
Berita

Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU

20 Oktober 2026
DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
Berita

DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027

20 Oktober 2026
Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
Berita

Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN

20 Oktober 2026
DMI Gresik Salurkan Air Bersih ke Masjid dan Musala
Berita

DMI Gresik Salurkan Air Bersih ke Masjid dan Musala

20 Oktober 2026
Jaringan Sabu di Menganti Gresik Terbongkar, 5 Tersangka Ditahan
Berita

Jaringan Sabu di Menganti Gresik Terbongkar, 5 Tersangka Ditahan

20 Oktober 2026
Next Post
Isu Viral Seret Nama Gus Idris, Kuasa Hukum: Tuduhan Tak Berdasar

Isu Viral Seret Nama Gus Idris, Kuasa Hukum: Tuduhan Tak Berdasar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com