JAVASATU.COM- Inovasi digitalisasi dalam dokumentasi dan identifikasi pusaka Nusantara mendapat apresiasi langsung dari Gusti Bendara Pangeran Harya (GBPH) Yudhaningrat. Sambutan tersebut disampaikan pada gelaran Pameran Keris Sang Pangeran yang digelar di Ndalem Yudhonegaran, Yogyakarta, pada 29-31 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, Wahyu Eko Setiawan, CEO TosanAji.id, memaparkan sistem digitalisasi yang mencakup inventarisasi, identifikasi, dan pembuatan Kartu Identitas Pusaka bagi koleksi Tosan Aji. GBPH Yudhaningrat yang akrab disapa Gusti Yudha menyatakan, inovasi ini menjadi langkah strategis dalam melestarikan pusaka sekaligus mempermudah literasi dan referensi budaya.
“Pelestarian Tosan Aji harus terus dikembangkan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi masa kini, terutama dalam dokumentasi, identifikasi, dan literasi yang bermutu,” ujar Gusti Yudha saat ditemui di lokasi pameran, Jumat (29/8/2025).
Acara ini diikuti oleh kolektor dan penggiat budaya Nusantara. Fajar Utama, Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Sekretariat Nasional Keris Indonesia (SNKI) DIY, menyatakan bahwa digitalisasi memudahkan pengunjung dan panitia dalam memahami identitas setiap pusaka yang dipamerkan.

Wahyu Eko Setiawan menambahkan, GBPH Yudhaningrat bahkan memberikan izin 10 pusaka utama koleksi Ndalem Yudhonegaran untuk mendapatkan Surat dan Kartu Identifikasi Pusaka digital.
“Ini kehormatan besar bagi kami. Kami akan memastikan dokumentasi dan digitalisasi koleksi Tosan Aji Gusti Yudha dilakukan dengan sebaik-baiknya,” jelas Wahyu. (arf)