JAVASATU.COM- Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) diwarnai peresmian kantor baru Pengurus Ranting NU (PRNU) Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jumat (30/1/2026). Kantor yang berlokasi di Jalan Tegalsari itu resmi digunakan sebagai pusat kegiatan warga NU setempat.

Peresmian dilakukan oleh KH Moh Sholeh M.Ag didampingi Dr KH Ahmad Thoyyib Mas’udi dan KH Abdul Muhshi dengan prosesi pemotongan pita. Momentum tersebut menandai dimulainya pemanfaatan kantor ranting secara resmi.
Rangkaian Harlah NU ke-103 sebelumnya diawali dengan ziarah muassis NU pada 25 Januari 2026 ke makam KH Raden Kholil Bangkalan, KH Hamid Pasuruan, dan Sunan Ampel Surabaya. Pada 30 Januari 2026, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah muassis tingkat ranting dan doa bersama di maqbarah Desa Tebuwung, di antaranya ke makam KH Abdul Karim (pendiri Ponpes Alkarimi), KH Ahmad Zaini Rosyid, H. Moh Thohir, dan KH Said Musyab.
Acara peresmian kantor diawali pembacaan Sholawat Ashubhuh Bada oleh KH Murtadlo Abdullah, dilanjutkan Sholawat Nariyah Munjiyat oleh KH Moh Amin Syam selaku Katib Syuriah MWCNU, serta tahlil yang dipimpin KH Abdul Muhshi.
Ketua Tanfidziyah PRNU Tebuwung, H. Nurfatah Imron, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga NU, badan otonom (banom), dan lembaga yang terlibat dalam proses pembangunan, termasuk keluarga H. Syamsul Maarif yang menghibahkan tanah untuk kantor tersebut.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan dukungan seluruh warga NU Tebuwung, di momen Harlah ke-103 ini kita sudah memiliki kantor sendiri. Semoga bisa dimanfaatkan maksimal sebagai semangat berkhidmah di NU,” ujarnya.
Ia menambahkan, kantor tersebut akan langsung difungsikan menjelang Ramadan untuk mendukung berbagai kegiatan organisasi, baik tingkat ranting maupun banom dan lembaga NU.
“Peresmian kantor baru ini menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput, seiring usia NU yang memasuki 103 tahun,” imbuhya.
KH Moh Sholeh menekankan pentingnya optimalisasi fungsi kantor sebagai pusat koordinasi dan pelayanan umat. Ia menyebut, di wilayah MWCNU Dukun, baru tiga ranting yang telah memiliki kantor sendiri, yakni Bulangan, Lowayu, dan Tebuwung.
“Dengan adanya kantor ini, program NU, banom, dan lembaga harus semakin terakomodasi dengan baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak warga NU mendukung program layanan kesehatan dengan memanfaatkan fasilitas Klinik Annahdlah, termasuk rencana pengembangan layanan rawat inap.
Peresmian kantor dihadiri jajaran PRNU Tebuwung, banom dan lembaga seperti Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU-IPPNU, Ishari, Satkorkel Banser, Lazisnu, serta ratusan warga NU Tebuwung. (hoo/nuh)