JAVASATU.COM- Himpunan Wanita Karya (HWK) Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan sembako sekaligus memberikan edukasi tentang adat Minangkabau kepada anak-anak Panti Asuhan Al-Falah, Jalan By Pass, Padang, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan bertema “Cinta Tanpa Batas, Kasih Tanpa Syarat – HWK Sumbar Peduli Anak Bangsa” tersebut mengenalkan konsep sako dan pusako sebagai warisan adat Minangkabau kepada para santriwati Madrasah Aliyah Al-Falah.
Ketua HWK Sumbar, Zusneli Zubir, mengatakan anjangsana ke lembaga sosial merupakan agenda tahunan organisasinya. Selain memberikan bantuan kebutuhan pokok, HWK ingin mengenalkan nilai-nilai budaya Minangkabau kepada generasi muda.
“Hari ini kami datang membawa sembako, bahan makanan, dan beberapa kebutuhan lain untuk anak-anak. Selain itu, kami juga ingin berbagi ilmu tentang sako dan pusako, warisan nenek moyang kita di Minangkabau yang sejalan dengan ajaran agama,” ujar Zusneli.
Dalam pemaparannya, Zusneli menjelaskan bahwa sako merupakan warisan nonmaterial dalam adat Minangkabau, seperti gelar pusaka kaum. Sementara itu, pusako mencakup harta milik kaum, antara lain tanah ulayat, sawah, ladang, dan rumah gadang.
Keduanya berkaitan dengan sistem adat Minangkabau yang menganut garis keturunan ibu atau matrilineal. Dalam sistem tersebut, perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan garis keturunan dan harta pusaka kaum.
Materi itu juga dikaitkan dengan filosofi bundo kanduang, yang dikenal melalui ungkapan limpapeh rumah nan gadang. Nilai tersebut menggambarkan kedudukan perempuan dalam keluarga serta perannya menjaga adat dan budaya Minangkabau.
Zusneli turut mengaitkan pembahasan tersebut dengan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, yang menjadi prinsip hubungan antara adat Minangkabau dan ajaran Islam.
Usai penyampaian materi, pengurus HWK Sumbar menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengelola Yayasan Syirkah Al-Falah. Rombongan kemudian berbincang dengan para santriwati dan memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat menempuh pendidikan.

Zusneli memimpin kunjungan tersebut bersama Sekretaris HWK Sumbar, Rita Novita. Sejumlah pengurus HWK Sumbar dan HWK Kota Padang juga hadir, di antaranya Yeni Zafitri, Marniyeti, Suharti, Yuliswarti, Rina, Basnurida, Yusnidar, Dian Anggraini, Witra Dewi, AKBP Nuraida, dan Zahara Yunus.
HWK Sumbar juga menjalankan kegiatan sosial lain, termasuk membuka Toko Amal setiap bulan Ramadan dan menyalurkan bantuan kepada sejumlah lembaga sosial di Sumatera Barat.