JAVASATU.COM- Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaeman mengerahkan 173 personel Bhabinkamtibmas untuk mencegah kriminalitas, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta bencana alam menjelang musim hujan.

Ia juga meminta masyarakat mengaktifkan kembali ronda kampung untuk menekan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Arahan tersebut disampaikan Aldy saat memimpin apel kesiapsiagaan Bhabinkamtibmas di lapangan Mapolres Majalengka, Jumat (23/10/2026).
Apel itu diikuti para kapolsek, Bhabinkamtibmas, dan kepala unit (kanit) dari jajaran polsek.
Aldy mengatakan, Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama melalui deteksi dini, pembinaan, dan pencegahan gangguan keamanan di wilayah binaan.
“Hal ini terkait dengan menurunkan angka kriminalitas, kemudian yang kedua melakukan pencegahan terhadap karhutla, kemudian juga pencegahan dini terhadap bencana alam,” ujar Aldy.
Ia menegaskan, upaya pencegahan tersebut membutuhkan sinergi antara Polri, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
“Tentunya perlu adanya sebuah sinergi antara Polri dengan stakeholder dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Apel kesiapsiagaan tersebut juga digunakan untuk memeriksa kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung tugas Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.
Aldy menyebut Polres Majalengka memiliki 173 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di 25 polsek dan satu polsubsektor.
“Kami memiliki 173 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di 25 polsek dan satu polsubsektor,” ungkapnya.
Para personel diminta aktif berkomunikasi dengan masyarakat, termasuk perangkat desa, pengurus rukun warga (RW), dan ketua rukun tetangga (RT). Koordinasi tersebut diperlukan untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ancaman bencana sejak dini.
Selain mencegah tindak kriminal, Bhabinkamtibmas diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga didorong segera menyampaikan informasi apabila menemukan kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.
Menjelang musim hujan, personel kepolisian diminta mengantisipasi potensi bencana alam, terutama banjir dan tanah longsor.
“Kita sama-sama mencegah dari sejak dini terjadinya gangguan bencana alam. Sebentar lagi tentunya musim hujan, bahaya bencana alam ada longsor, kemudian banjir,” kata Aldy.
Langkah antisipasi dilakukan melalui komunikasi dengan masyarakat dan koordinasi bersama pihak terkait, terutama di wilayah yang berpotensi terdampak bencana.
Untuk menekan angka kriminalitas, Aldy mengajak masyarakat kembali mengaktifkan ronda kampung melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling). Langkah tersebut secara khusus diarahkan untuk mencegah pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.
“Mari kita mengaktifkan kembali ronda kampung untuk menurunkan terjadinya angka kriminalitas, khususnya curanmor,” ujarnya.
Aldy juga meminta Bhabinkamtibmas memperkuat komunikasi dengan pengurus lingkungan di tingkat desa, RT, dan RW. Pertukaran informasi dapat dilakukan melalui komunikasi langsung maupun grup WhatsApp untuk mempercepat penyampaian laporan mengenai situasi keamanan.
Ia menegaskan, Bhabinkamtibmas harus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang responsif, komunikasi yang efektif, dan langkah konkret dalam mencegah gangguan keamanan di wilayah binaan. (eko/arf)






