JAVASATU.COM- Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M, menggelar acara buka puasa bersama para atlet Taekwondo nasional, pengurus, dan pelatih di The Ritz-Carlton Jakarta, Sabtu (13/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Richard menegaskan bahwa prestasi tidak dapat diraih secara instan. Ia meminta para atlet untuk menjaga disiplin dan terus berlatih guna meraih prestasi di level internasional.
“Keberhasilan itu pasti ada proses. Tidak ada keberhasilan tanpa proses. Atlet harus menjaga diri, tetap kerja keras dan latihan dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi gemilang,” ujar Richard dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan para pengurus dan pelatih PBTI akan terus memberikan dukungan penuh kepada atlet, baik pada nomor poomsae maupun kyorugi, agar mampu tampil maksimal dalam berbagai kejuaraan internasional.
Richard mengungkapkan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Indonesia Open Taekwondo Championship pada Agustus 2026 mendatang. Kejuaraan tersebut rencananya akan diikuti sekitar 15 negara di kawasan Asia.
Pada ajang itu, Wakil Sekretaris Jenderal PBTI Sanim Irene dipercaya menjadi wasit internasional. Selain itu, PBTI juga telah mendatangkan pelatih dari luar negeri, Mr. Evan, guna meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
“Saya minta para atlet tetap fokus pada kejuaraan-kejuaraan yang sudah disiapkan. Semoga bisa membawa harapan baru dan meraih medali emas di event internasional,” kata Richard.
Richard juga berharap Taekwondo Indonesia mampu kembali mencetak sejarah dengan mengirim atlet ke Olimpiade, seperti yang pernah dicapai Juana Wangsa Putri yang tampil pada Olimpiade Sydney 2000 dan Olimpiade Athena 2004.
Menutup acara, Richard menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada para atlet dan pengurus yang merayakan. Ia juga berpesan agar para atlet yang mudik dapat menyampaikan salam kepada keluarga di kampung halaman. (nuh)