Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mahasiswa UNIRA Malang Terlibat Tradisi Bersih Desa Jatirejoyoso Syukuri Ketahanan Pangan

Javasatu by Javasatu
25 Juli 2025
0

JAVASATU.COM- Mahasiswa Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 08 turut ambil bagian dalam tradisi tahunan Bersih Desa di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Tradisi ini menjadi bentuk ungkapan syukur masyarakat terhadap ketahanan pangan dan limpahan hasil bumi.

Suasana Bersih Desa Jatirejoyoso Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. (Foto: Ist)

Rangkaian Bersih Desa digelar pada Sabtu-Minggu (19-20/7/2025) dengan dua agenda utama, yakni tradisi Nyadran dan Urak Jolen. Kegiatan ini menggabungkan nilai keislaman, kearifan lokal, dan kebersamaan warga lintas generasi.

Pada Sabtu malam (19/7/2025), mahasiswa bersama warga dan perangkat desa mengikuti tradisi Nyadran atau ziarah leluhur ke lima lokasi makam yang tersebar di dusun-dusun Jatirejoyoso. Di antaranya adalah makam KH Abdul Karim (Mbah Rancang Kencono) di Dusun Taman Ayu, serta makam-makam tokoh lain seperti Mbah Dewi Mas Maunah, Mbah Singokerto, Mbah Sindurejo, dan Mbah Wongsogeni.

Kepala Desa Jatirejoyoso, Didit Mulyo Santoso, S.Sos, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk syukur masyarakat terhadap berkah hasil bumi dan keberkahan desa.

“Bersih desa ini bukan sekadar budaya, tapi juga cara kami bersyukur atas ketahanan pangan yang terus terjaga,” jelasnya.

Suasana semakin meriah saat malam harinya digelar pentas seni Mocopat dan Campursari yang menghadirkan hiburan bernuansa tradisional. Ratusan warga tampak antusias menyaksikan pertunjukan tersebut.

Keesokan harinya, Minggu (20/7/2025), acara dilanjutkan dengan Urak Jolen, yakni sebuah tradisi arak-arakan jolen, wadah berisi hasil panen yang dihias dan diarak keliling dusun. Prosesi ini diiringi kesenian rakyat dan menjadi puncak kebersamaan warga dalam merayakan keberlimpahan hasil bumi.

Koordinator KKN-T UNIRA Kelompok 08, M. Farhan, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam tradisi ini adalah bagian dari bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus menginternalisasi nilai-nilai sosial.

“Kami belajar banyak dari masyarakat. Tradisi seperti ini adalah wujud nyata syukur atas ketahanan pangan yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Salah satu warga, Sumarni (47), menilai kehadiran mahasiswa membuat acara lebih hidup.

“Anak-anak KKN ini cepat membaur. Mereka tidak hanya bantu persiapan, tapi juga ikut menghidupkan acara,” katanya.

Keterlibatan mahasiswa KKN-T UNIRA Malang dalam tradisi Bersih Desa Jatirejoyoso menjadi contoh kolaborasi antara generasi muda dan masyarakat desa dalam menjaga tradisi, merawat budaya, sekaligus menyuarakan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi kemandirian desa. (saf)

Tags: Bersih DesaDesa Jatirejoyosokecamatan kepanjenKetahanan PanganKKNUnira Malang
Previous Post

10 Tahun Program EDGE di Indonesia: 4,3 Juta Meter Persegi Bangunan Tersertifikasi Hijau

Next Post

Jelang Konser Sketsa Jalanan, Anto Baret hingga Marjinal Curhat Soal Perlawanan Budaya

Related Posts

Karhutla Gunung Arjuno Bakar 816 Hektare, Kapolres Malang Turun Padamkan Api
Berita

Karhutla Gunung Arjuno Bakar 816 Hektare, Kapolres Malang Turun Padamkan Api

22 Oktober 2026
BNPB Catat Karhutla di Cilacap, Wonosobo dan Raja Ampat
Berita

BNPB Catat Karhutla di Cilacap, Wonosobo dan Raja Ampat

22 Oktober 2026
SATUPENA Jatim Dorong Perlindungan Hak Cipta Penulis di Kota Batu
Berita

SATUPENA Jatim Dorong Perlindungan Hak Cipta Penulis di Kota Batu

22 Oktober 2026
Kapolresta Malang Kota: Rutam Nuwus Hebak, Aksi ALAT BANTU Kondusif
Berita

Kapolresta Malang Kota: Rutam Nuwus Hebak, Aksi ALAT BANTU Kondusif

22 Oktober 2026
Wabup Gresik: Anak Tak Cukup Dilarang Main Gawai, Orang Tua Harus Mendampingi
Berita

Wabup Gresik: Anak Tak Cukup Dilarang Main Gawai, Orang Tua Harus Mendampingi

22 Oktober 2026
Ribbon KTP Elektronik Habis, DPRD Kabupaten Malang Minta Stok Dievaluasi
Berita

Ribbon KTP Elektronik Habis, DPRD Kabupaten Malang Minta Stok Dievaluasi

22 Oktober 2026
Next Post

Jelang Konser Sketsa Jalanan, Anto Baret hingga Marjinal Curhat Soal Perlawanan Budaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Karhutla Gunung Arjuno Bakar 816 Hektare, Kapolres Malang Turun Padamkan Api
  • BNPB Catat Karhutla di Cilacap, Wonosobo dan Raja Ampat
  • SATUPENA Jatim Dorong Perlindungan Hak Cipta Penulis di Kota Batu
  • Kapolresta Malang Kota: Rutam Nuwus Hebak, Aksi ALAT BANTU Kondusif
  • Wabup Gresik: Anak Tak Cukup Dilarang Main Gawai, Orang Tua Harus Mendampingi
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com