JAVASATU.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, menyusun sejumlah program kerja untuk masa khidmat 2025-2030 dalam rapat kerja (raker) yang digelar di Mojokerto, Rabu (28/1/2026).

Raker tersebut menghasilkan berbagai rencana kegiatan yang difokuskan pada penguatan peran ulama di tingkat kecamatan hingga desa, serta peningkatan kemaslahatan umat.
Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofik Toyib saat membuka raker berpesan agar seluruh program yang dirumuskan bersifat realistis, dapat dilaksanakan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dari raker ini diharapkan lahir rencana kerja lima tahun ke depan yang bisa dilaksanakan dan membawa maslahat bagi umat,” ujar KH Ainur Rofik.
Camat Kebomas Tri Joko Efendi menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara ulama dan umaro yang selama ini telah terbangun. Menurutnya, sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan dari sisi kualitas dan kebermanfaatannya bagi masyarakat.
“Bagi kami di jajaran umaro, akan lebih selamat dan membawa kesejahteraan rakyat ketika selalu bersinergi dengan para kiai,” kata Tri Joko Efendi.
Sejumlah program yang direncanakan MUI Kebomas untuk periode 2025–2030 antara lain pembentukan dan pembinaan kader MUI desa, pengembangan dakwah digital, pelatihan memandikan dan perawatan jenazah, pelatihan penyembelihan hewan kurban, peringatan hari besar Islam (PHBI), pembentukan dan pemberdayaan kader keluarga bahagia, sosialisasi keluarga bahagia, pelatihan pengelolaan daging kurban, serta pelatihan kewirausahaan bagi perempuan.
Ketua MUI Kecamatan Kebomas KH Munhamir berharap seluruh pengurus dan anggota MUI dapat bersinergi dalam menyukseskan program kerja yang telah disusun untuk lima tahun ke depan.
“Kami berharap seluruh pengurus dan anggota MUI Kebomas dapat saling membantu dan bekerja sama agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. (bas/arf)