JAVASATU.COM- Pembangunan pavingisasi melalui Pokok-pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PKS, Syaiful Rosyid, S.E., M.Si., direalisasikan di RW 11, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Pavingisasi tersebut berada di dua titik dengan total panjang lebih dari 200 meter. Titik pertama memiliki lebar 3,50 meter dan panjang 126 meter, sedangkan titik kedua memiliki lebar 3 meter dengan panjang 106 meter.
Syaiful Rosyid mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat melalui Pokir DPRD, khususnya untuk kebutuhan pembangunan yang belum terakomodasi dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Tentunya tujuannya Pokir DPRD dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dalam hal pembangunan yang belum ter-cover oleh usulan Musrenbang,” kata Syaiful Rosyid, Rabu (23/9/2026).
Menurut dia, pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan. Selain meningkatkan kenyamanan, pembangunan infrastruktur juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan warga dalam aktivitas sehari-hari.
“Harapannya tentunya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan lingkungan, bisa meningkatkan kenyamanan dan perbaikan pembangunan,” ujarnya.
Warga Sebut Pavingisasi Bantu Akses Lingkungan
Ketua RW 11 Desa Banjararum, Eko Adi Cahyono, menyampaikan bahwa masyarakat merasa terbantu dengan terealisasinya pavingisasi tersebut. Menurutnya, pembangunan itu menjawab kebutuhan warga yang sebelumnya telah beberapa kali mengusulkan adanya perbaikan.
Pavingisasi tersebut berada di wilayah RT 4 dan RT 10 RW 11, termasuk sepanjang jalan belakang Perumahan Bumi Banjararum Asri menuju makam serta wilayah RT 3 RW 11 Perumahan Banjararum Asri.
“Masyarakat ini merasa terbantu. Sangat-sangat terbantu. Selama ini beberapa kali saya mengusulkan perbaikan, akhirnya sekarang terealisasi,” ujar Eko.
Eko menambahkan, realisasi pavingisasi tersebut menjadi salah satu bentuk pembangunan yang dirasakan langsung oleh warga di lingkungan RW 11.

Dikawal dari Pengajuan hingga Realisasi
Mantan Ketua PPS Pemilu dan Pilkada Desa Banjararum, Hariyanto, menilai realisasi pavingisasi melalui Pokir tersebut dapat membantu menutup kebutuhan pembangunan yang belum seluruhnya terakomodasi melalui program pembangunan lainnya.
Menurut Hariyanto, keberadaan Pokir memberikan tambahan ruang bagi pembangunan di tingkat desa sehingga masyarakat dapat merasakan pembangunan dari berbagai lini.
“Menurut kami sangat bagus, sangat luar biasa sehingga beberapa pembangunan yang sebelumnya diselenggarakan oleh pihak pemerintah bisa ditutupi dengan adanya Pokir ini, sehingga masyarakat itu merasakan pembangunan dari berbagai lini,” kata Hariyanto, yang juga Tokoh Masyarakat setempat.
Hariyanto menjelaskan, pavingisasi tersebut berasal dari Pokir Syaiful Rosyid dan bukan merupakan swadaya masyarakat maupun program yang dikerjakan langsung oleh Pemerintah Desa Banjararum.
Ia mengatakan, proses pengajuan pembangunan dilakukan sejak 2025 dan realisasinya berlangsung pada tahun ini setelah melalui sejumlah tahapan, mulai dari proses pengajuan dan penayangan, hingga survei lapangan.
“Beberapa dari pengajuan tahun 2025 itu baru direalisasi sekarang. Itu pun melalui berbagai mekanisme, mulai dari proses tayang, kemudian ada survei lapangan, sampai akhirnya terealisasi seperti ini,” ujarnya.
Hariyanto menyebut proses pengawalan tersebut juga dilakukan untuk memastikan usulan pembangunan berjalan hingga tahap realisasi. Ia mengaku turut mengingatkan Syaiful Rosyid terkait Pokir yang diajukan untuk wilayah Banjararum.
Untuk pengerjaan fisik, menurut Hariyanto, pelaksanaannya dilakukan oleh pihak ketiga yang telah ditunjuk melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya.
“Untuk pengerjaan itu adalah dari pihak ketiga yang sudah ditunjuk oleh Cipta Karya,” katanya.
Sementara itu, Syaiful Rosyid dijadwalkan melakukan monitoring ke lokasi pembangunan pada Jumat mendatang untuk melihat langsung hasil realisasi pavingisasi di wilayah RW 11 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari. (saf)