JAVASATU.COM- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Dr Cipto, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Senin (16/3/2026) pagi. Sebuah sepeda motor menabrak pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan. Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka-luka.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dan dilaporkan ke polisi sekitar pukul 05.45 WIB.
Kasi Humas Polres Malang Bambang Subinajar mengatakan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi N 4758 ACG dan seorang pejalan kaki yang menyeberang di lokasi kejadian.
“Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan seorang pejalan kaki yang menyeberang di lokasi kejadian,” kata Bambang, Senin (16/3/2026).
Sepeda motor tersebut dikendarai Abd Rasyid (32), warga Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Saat kejadian, ia membonceng Ahmad Imam Baedowi (16).
Sementara pejalan kaki yang tertabrak diketahui bernama Isae Wanai (23), seorang mahasiswa asal Kabupaten Asmat.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di lokasi kejadian, pejalan kaki menyeberang dari arah timur menuju barat.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara motor tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan.
“Diduga pengendara kurang konsentrasi saat berkendara sehingga tidak sempat menghindari pejalan kaki yang sedang menyeberang,” ujar Bambang.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka di bagian kepala dan menjalani perawatan di RSUD Lawang.
Sementara itu, pejalan kaki mengalami luka berat pada bagian kepala dan dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti.
“Petugas juga melakukan pendataan saksi di sekitar lokasi serta mengumpulkan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Bambang. (agb/nuh)