email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Perang Informasi dan Kognitif Jelang Indonesia Emas 2045

by Syaiful Arif
23 Juni 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Ancaman perang informasi, perang ekonomi, hingga perang kognitif menjadi sorotan dalam diskusi terbatas bertema “Kedaulatan Negara Menyongsong Indonesia Emas 2045” yang digelar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya, Senin (22/6/2026).

Foto: Ist

Forum mempertemukan akademisi, militer, organisasi profesi, dan media dalam satu ruang diskusi untuk membahas strategi penguatan kedaulatan negara di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, Dekan FISIP UB Dr. Ahmad Imron Rozuli, Ketua Umum PISHI Dr. Wadji, serta CEO Nusadaily Group Hanan Jalil.

Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan menegaskan bahwa tantangan kedaulatan negara saat ini tidak lagi terbatas pada aspek militer, tetapi juga merambah ke ruang informasi dan kognitif masyarakat.

“Kita harus sadar bahwa sekarang sedang terjadi perang ekonomi, perang kognitif, dan perang informasi. Jangan sampai ketika memasuki tahun 2045 generasi kita tidak siap menghadapi tantangan tersebut,” ujar Kolonel Wahyu.

Ia menambahkan, strategi kedaulatan negara harus disusun secara terintegrasi dari pusat hingga daerah, serta melibatkan seluruh kementerian dan lembaga agar selaras dengan grand strategy nasional.

“Strategi pemerintah pusat hingga daerah harus sinkron. Penjabaran visi dan misi pemerintah pusat harus bisa diterjemahkan secara selaras oleh seluruh daerah,” katanya.

Wahyu juga menekankan bahwa kedaulatan negara tidak hanya mencakup pertahanan, tetapi juga ketahanan pangan, energi, ekonomi, dan penguasaan informasi di era digital.

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Ilmuwan Sosial Humaniora Indonesia (PISHI) Dr. Wadji menyoroti pentingnya peran akademisi dalam memberikan analisis kritis dan solusi berbasis data terhadap berbagai persoalan kebangsaan.

“Bagi kalangan ilmuwan, ukuran yang paling penting bukan siapa yang mengusulkan kebijakan, tetapi seberapa besar manfaatnya bagi rakyat. Kritik harus menjadi bagian dari upaya perbaikan bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kedaulatan negara harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup rakyat, bukan sekadar konsep politik semata.

Dekan FISIP Universitas Brawijaya Dr. Ahmad Imron Rozuli menilai bahwa Indonesia Emas 2045 hanya dapat dicapai jika sistem kebangsaan dibangun secara kuat dan berkelanjutan.

“Yang harus dibenahi bukan semata-mata orangnya, melainkan sistemnya. Ketika sistem diperbaiki, para ‘aktor’ akan ikut berubah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyiapan generasi muda melalui penguatan ideologi, pendidikan, dan perencanaan strategis jangka panjang.

Sementara itu, CEO Nusadaily Group Hanan Jalil menyoroti pentingnya kebijakan ekonomi negara yang mampu menggerakkan perekonomian di lapisan bawah masyarakat.

“Kalau ekonomi hanya berputar di kelompok atas, maka masyarakat di bawah akan kesulitan. Karena itu belanja pemerintah harus menjadi penggerak ekonomi rakyat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi faktor penentu utama keberhasilan Indonesia Emas 2045.

BacaJuga :

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

“Pembangunan fisik penting, tetapi pembangunan manusia jauh lebih penting. Indonesia Emas 2045 hanya akan terwujud jika SDM kita dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Diskusi tersebut menyimpulkan bahwa kedaulatan negara tidak hanya dipahami dalam konteks pertahanan, tetapi juga mencakup kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, energi, serta kemampuan menghadapi perang informasi dan kognitif di era digital.

Forum akan dilanjutkan dengan diskusi lanjutan di Kota Malang serta rencana Seminar Nasional Kedaulatan Negara Menuju Indonesia Emas 2045 yang akan digelar secara hybrid dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Indonesia EmasKota MalangubUniversitas Braijaya

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Panglima TNI Pimpin Sertijab, Maruli Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi KSAD

FIPT Desak Kadishub Jatim Sidak Trans Jatim Koridor 2 Malang dan Terminal Arjosari

Prev Next

POPULER HARI INI

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

BERITA LAINNYA

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Panglima TNI Pimpin Sertijab, Maruli Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi KSAD

FIPT Desak Kadishub Jatim Sidak Trans Jatim Koridor 2 Malang dan Terminal Arjosari

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved