email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Polisi Selidiki Dugaan Keracunan di MTs Al Khalifah Kepanjen Malang

by Agung Baskoro
24 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Polres Malang tengah menyelidiki dugaan kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dan guru MTs Al Khalifah Kepanjen, Kabupaten Malang, usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (23/10/2025).

(Foto: Ist)

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di sekolah yang berlokasi di Jalan Pudak, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen.

Sebanyak 27 siswa dan dua guru mengalami mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi menu yang terdiri dari ayam goreng, sayur jagung-wortel, nasi, tahu saus barbeque, dan buah pisang.

Para korban segera dilarikan ke RSUD Kanjuruhan dan klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, Tim Inafis Satreskrim Polres Malang diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan penyelidikan masih berlangsung.

“Tim kami sudah turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta dinas kesehatan. Sampel makanan sudah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa,” jelas Bambang, Kamis (23/10/2025).

BacaJuga :

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Polisi juga tengah menelusuri asal makanan program bergizi gratis yang diketahui berasal dari Dapur SPPG Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen.

Pemeriksaan terhadap pihak penyedia makanan akan dilakukan untuk memastikan proses pengolahan dan distribusinya sesuai standar kesehatan.

“Kami akan memintai keterangan dari pihak penyedia makanan untuk mengetahui proses pengolahannya. Semua langkah dilakukan agar penyebab pastinya bisa segera diketahui,” tambah Bambang.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana Danang, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil laboratorium keluar.

“Kami imbau masyarakat tidak panik. Saat ini semua korban sudah mendapatkan perawatan dan kondisinya membaik. Kami tunggu hasil uji lab untuk memastikan penyebabnya,” tegas Danang.

Hingga Kamis sore, sejumlah korban dilaporkan mulai pulih dan sudah diperbolehkan pulang.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari pihak sekolah, penyedia makanan, serta penyalur program MBG untuk mengungkap dugaan keracunan ini.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut setelah hasil uji sampel keluar,” pungkas Bambang. (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: kecamatan kepanjenKeracunan MBGMakan Bergizi GratismbgPolres Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Prev Next

POPULER HARI INI

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

BERITA LAINNYA

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Prev Next

POPULER MINGGU INI

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d