email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Portal Bendungan Lahor Dibuka Paksa, Warga Tolak Retribusi Akses Malang-Blitar

by Agung Baskoro
2 April 2026

JAVASATU.COM- Sejumlah warga membuka paksa portal pintu masuk Bendungan Lahor, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, sebagai bentuk penolakan terhadap retribusi yang selama ini diberlakukan. Aksi tersebut terjadi sejak Senin (30/3/2026) dan hingga Rabu (1/4/2026) akses Malang–Blitar masih bisa dilalui tanpa pungutan biaya.

Credit: Agung Baskoro

Salah satu warga, Hadi Wiyono atau yang akrab disapa Pak Dur, menilai penarikan retribusi tidak memiliki dasar yang jelas.

“Pertimbangannya tidak boleh ada retribusi karena itu bukan aset milik pemerintah daerah, tapi milik BUMN,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Pantauan di lokasi, tidak ada petugas yang berjaga di loket pintu masuk. Bahkan, sebuah banner bertuliskan “Portal Gratis untuk Seluruh Rakyat Indonesia” terpasang di atas loket. Kondisi ini membuat seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, bebas melintas tanpa pembayaran.

Pak Dur menyebut, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap kebijakan retribusi yang dinilai tidak transparan.

“Semua warga kecewa, hasil retribusi ke mana dan untuk apa? Itu yang dipertanyakan,” katanya.

Ia menegaskan, warga berharap portal tetap dibuka tanpa pungutan ke depan.

BacaJuga :

Polres Malang Salurkan 30 Rombong UMKM untuk Aremania

Trans Jatim Koridor 2 Malang Tunggu Keputusan Provinsi, Titik Berangkat Diperdebatkan

“Tuntutannya jelas, tidak boleh ada retribusi,” tegasnya.

Menurutnya, penolakan tidak hanya datang dari warga Sumberpucung, tetapi juga dari beberapa kecamatan lain yang terdampak kebijakan tersebut.

“Kalau tetap diberlakukan, warga tidak akan tinggal diam,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak Perum Jasa Tirta I selaku pengelola Bendungan Lahor belum memberikan keterangan resmi terkait aksi pembukaan portal dan penolakan retribusi tersebut. (agb/nuh)

Tags: BendunganKabupaten Malangkecamatan sumberpucungPortalRetribusi

Comments 14

  1. Darma S says:
    6 bulan ago

    Sebetulnya kalau seperti yg sdh berjalan lama bayar pakai uang tunai 1,000,- mungkin masyarakat tidak muncul emosi mendadak seperti ini,,,tapi semenjak dirubah cara bayar pakai e-tol itw yg juga ikut membuat masyarakat emosi,,,kenapa hanya lewat begitu saja kok harus pakai e-tol,,,??? Tidak semua orang itw memilikinya,,,apakah kita harus putar balik jauh lagi lewat jalur bis untuk menuju ke malang,,,??? Terimakasih salam sejahtera dan sehat selalu utk seluruh WNI,,Amin YRA,,,

    Reply
  2. Garendikuswanto says:
    6 bulan ago

    Uang retribusi jg bisa buat memperbaiki jalan jg, menurut saya sebagai warga karangkates tahun demi tahun kaya gak ada perubahan, jalan pun banyak yg rusak

    Reply
  3. Garendikuswanto says:
    6 bulan ago

    Bendungan gak ada indah2 nya sama sekali tiap tahun, kl pun berbayar seharusnya buatlah taman2 bunga2 yg terawat dan selalu bersih dengan mengambil jasa karyawan warga area bendungan paling nggak, ya itung2 mambuka lapangan pekerjaan secara shift jangan kan rumput yg tinggi2 sperti gak enak dipandang, tiru tata2 kotaw besar cara perawatan taman dengan mepekerjakan warga area bendungan paling nggak, imbasnya kl pemandangan bagus kan yg mampir banyak buat berwisata dan umkm yg jualan kena dampak untungnya jg

    Reply
  4. Deni says:
    6 bulan ago

    Sebenarnya kami yg beberapa kali lewat situ TDK masalah sih jika ditarik 1000 rupiah saja.. tapi akhir² ini jadi ribet cara bayarnya hrs pakai e tol segala, ini yg bikin ruwet..

    Reply
  5. zazaenal4 says:
    6 bulan ago

    Aneh memang, pejabat selalu saja berpikirnya bagaimana cara untuk mendapatkan uang dari rakyat lewat pungutan², sama sekali tidak pernah berpikir untuk mensejaterahkan rakyatnya

    Reply
  6. Edy Sukahar says:
    6 bulan ago

    Syukur kapok dibuka warga. Setiap lewat harus pakai e toll… Jadi selama ramadhan lewat arah timur atau barat. Biar mampus petugasnya tidak dapat uang lagi.

    Reply
  7. Agus bidi says:
    6 bulan ago

    Karena mmg bukan jalan umum., juga bukan jln.milik pemkab malang…..kami faham itu. Mangkanya kami rela bayar kalo lewat situ. Lbh cepat dan lbh aman

    Reply
    • Tohir says:
      6 bulan ago

      Jalan berbayar ya Om, hasil retribusi itu ratusan juta per hari ya Om,
      Saya gak faham Uangnya masuk kantong siapa ya Om ? Kalo untuk perawatan jalan brp juta per bulan?
      Jembatan Suramadu yg lewat laut bisa gratis, masa ini lewan jln bendungan berbayar

      Reply
    • TOHIR says:
      6 bulan ago

      Haaaaaa silahkan anda bebas berkomentar

      Reply
  8. bambang erlianto says:
    6 bulan ago

    Pengelolanya GOBLOX,,, saya dari dulu lewat tidak Sudi bayar,, uang retribusi hanya utk kadang korupsi,,,

    Reply
  9. Hendra Aristyawan says:
    6 bulan ago

    Iya benar ini. Itu alih2 setiap yg lewat diharuskan membeli tiket bendungan, padahal hanya lewat aja karena merupakan jalan alternatif yang aman. Daripada lewat luar jalannya berkelok-kelok

    Yang istirahat aja silahkan ditarik parkir.
    Bendungannya juga gitu2 aja. Ya silahkan dikelola untuk ada permainan2 air, biar lebih menarik dan orang2 berhenti menikmati pemandangan, keindahan serta buat istirahat

    Reply
    • Wahyu PW says:
      6 bulan ago

      Nah….
      Ini cocog..
      Hidup rakyat.

      Reply
  10. Cipto Bambang says:
    6 bulan ago

    Kenapa jika ada yg mudah malah di persulit, lha wong sepedah roda dua kok suruh pakai e tol..

    Reply
  11. Cipto Bambang says:
    6 bulan ago

    Sangat setuju , khusus sepeda roda dua gratis lebih baik, apalagi roda dua ojol,

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Polres Malang Salurkan 30 Rombong UMKM untuk Aremania

Trans Jatim Koridor 2 Malang Tunggu Keputusan Provinsi, Titik Berangkat Diperdebatkan

SAE L’SIMA Ngajum Tanam Bibit Kopi, Libatkan Murid SD

Operasi Sikat Semeru, Polisi Ungkap Pencurian Laptop di UB

Polisi Tangkap Terduga Pencuri iPhone saat Bantengan di New Wendit Malang

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

Sidak Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Komisi III Temukan Jarak Rangka Atap Berbeda

Satpol PP Kota Malang Sosialisasi Ciri Rokok Ilegal ke Pedagang Pasar

BNPB Dorong Sekolah di Banten Siaga Hadapi Ancaman Gempa Megathrust

OBASINDO Akan Digelar di Malang, Siswa SMP se-Jatim Diajak Dalami Budaya dan Sejarah

Prev Next

POPULER HARI INI

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

BERITA LAINNYA

Polres Malang Salurkan 30 Rombong UMKM untuk Aremania

Trans Jatim Koridor 2 Malang Tunggu Keputusan Provinsi, Titik Berangkat Diperdebatkan

SAE L’SIMA Ngajum Tanam Bibit Kopi, Libatkan Murid SD

Operasi Sikat Semeru, Polisi Ungkap Pencurian Laptop di UB

Polisi Tangkap Terduga Pencuri iPhone saat Bantengan di New Wendit Malang

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

Sidak Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Komisi III Temukan Jarak Rangka Atap Berbeda

Satpol PP Kota Malang Sosialisasi Ciri Rokok Ilegal ke Pedagang Pasar

BNPB Dorong Sekolah di Banten Siaga Hadapi Ancaman Gempa Megathrust

OBASINDO Akan Digelar di Malang, Siswa SMP se-Jatim Diajak Dalami Budaya dan Sejarah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

GIBM Targetkan Bentuk Pengurus hingga Kecamatan di Blitar Akhir 2026

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved