JAVASATU.COM- Sebanyak 467 prajurit Satgas Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-G/MONUSCO dari Yonif 412/BES/6/2 Kostrad kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama 12 bulan di Republik Demokratik Kongo. Kepulangan mereka disambut Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun di Purworejo, Jumat (30/10/2026).

Selama bertugas di Kongo, para prajurit mengemban mandat perlindungan warga sipil dan mendukung stabilitas keamanan di wilayah penugasan. Mereka ditempatkan di sejumlah wilayah, yakni Bunia, Tchabi, Komanda, dan Bogoro.
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang telah menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab hingga kembali ke Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 412 Kostrad. Kalian telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme selama menjalankan tugas di Kongo. Kalian tidak hanya membawa nama satuan, tetapi juga membawa kehormatan bangsa Indonesia di mata dunia,” ujar Primadi.
Selama menjalankan misi, para prajurit menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ancaman kelompok bersenjata, keterbatasan infrastruktur, kondisi geografis yang berat, hingga risiko penyakit menular.
Di tengah kondisi tersebut, mereka tetap menjalankan tugas perlindungan warga sipil dan mendukung terciptanya stabilitas keamanan. Seluruh rangkaian penugasan dilaporkan berhasil dilaksanakan dengan catatan zero accident dan zero violation, atau tanpa kecelakaan dan pelanggaran selama misi berlangsung.
Selain menjalankan tugas pengamanan, prajurit Satgas Yonif 412 Kostrad juga melakukan kegiatan sosial melalui program Civil-Military Coordination (CIMIC). Kegiatan tersebut meliputi pelayanan pengobatan gratis, penyediaan air bersih, perbaikan fasilitas umum, hingga pelatihan keterampilan bagi masyarakat setempat.
Program CIMIC menjadi bagian dari pendekatan prajurit kepada masyarakat di wilayah penugasan. Melalui kegiatan tersebut, para personel tidak hanya menjalankan mandat keamanan, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada warga.
Setelah menjalani penugasan selama 12 bulan, seluruh 467 prajurit kembali ke Tanah Air dan disambut jajaran Divisi Infanteri 2 Kostrad di Purworejo pada Jumat (30/10/2026). (har/arf)





