JAVASATU.COM- Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gresik menyalurkan santunan dan apresiasi kepada guru ngaji di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu (28/1/2026). Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor KUA Kecamatan Cerme.

Santunan diberikan kepada tujuh guru ngaji sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi Qur’ani, meski menghadapi keterbatasan ekonomi, sarana, dan medan dakwah. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dewan Pimpinan Anak Cabang Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (DPAC FKPQ) Kecamatan Cerme.
Tujuh penerima bantuan tersebut yakni Ustazah Siti Rohaniyah, S.Pd.I (TPQ Syorojut Tholibin, Pandu), Ustaz Eko Wahyu Setiawan, S.Pd (TPQ Mishbahul Islam, Padeg), Ustaz Slamet Riyadi (TPA Al Jihad, Dusun Jurit, Desa Iker-Iker Geger), Ustazah Irma Nurdiana, S.Pd (TPQ An Nur Anak Sholeh, Perum Green Nirwana), Ustazah Sri Wahyuni (TPQ Khusnul Khotimah, Sukoanyar), serta Ustazah Hailatun Nada (TPQ Sirojul Mujahidin, Desa Dadap Kuning).
Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Abdullah Al Kafi dan Vini Iswa selaku perwakilan YBM PLN UP3 Gresik. Bantuan tersebut bersumber dari zakat maal dan infak pegawai PLN yang dihimpun melalui YBM.
“Ini adalah amanah dari zakat pegawai PLN yang kami salurkan kepada mereka yang berhak. Semoga bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi para guru ngaji untuk terus menebarkan ilmu dan membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” kata Abdullah Al Kafi.
Ketua DPAC FKPQ Kecamatan Cerme, Ustaz Harianto, M.Pd, yang mewakili para penerima santunan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian pegawai PLN terhadap guru ngaji di tingkat desa.
“Kami berterima kasih kepada para muzakki YBM PLN dan seluruh pegawai PLN. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan dan kemudahan dalam setiap urusan,” ujar Harianto yang juga Ketua Tanfidziyah MWCNU Cerme.
Salah satu penerima santunan, Ustaz Eko Wahyu Setiawan, mengaku terharu atas perhatian yang diterimanya. Selama ini ia mengajar mengaji secara mandiri di dua desa berbeda dengan biaya transportasi pribadi.
“Baru kali ini ada yang benar-benar peduli pada guru ngaji di Kecamatan Cerme. Terima kasih YBM PLN dan seluruh pegawai PLN,” ucapnya.
Program ini menegaskan komitmen YBM PLN UP3 Gresik dalam mendukung peran guru ngaji sebagai pilar pendidikan keagamaan di tingkat desa dan dusun, sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di masyarakat. (bas/nuh)