email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 22 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Presenter TV di Malang Banting Stir Bisnis Gendongan Bayi

by Redaksi Javasatu
27 Juni 2021

Javasatu,Malang- Mengikuti perkembangan zaman, banyak peluang yang bisa menjadi sebuah ide untuk memulai usaha. Seperti yang dilakukan oleh Lathifah Amaturrahman.

Proses pembuatan gendongan ‘Bayiku’. (Foto: Istimewa)

Perempuan yang sebelumnya berprofesi sebagai presenter televisi lokal tersebut banting setir dan memulai usaha bisnis gendongan bayi dengan brand Bayiku.

Siapa sangka, bisnis tersebut berawal dari pengalaman pahit Thiva, sapaan akrabnya. Saat ini, justru sudah berhasil menembus pasar ekspor.

Punya Pengalaman Pahit Anak Balitanya Jatuh Saat Digendong Menggunakan Gendongan Pasaran

Kepada NusaDaily.com jaringan media ini, Thiva menceritakan, ide tersebut berawal dari pengalaman pahit yang dialami. Saat itu, anaknya yang masih berusia balita terjatuh dari gendongan yang biasa dijual di pasaran. Sebab, gendongan tersebut tidak standar dan kurang aman.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Thiva melakukan riset dan mulai mencoba membuat gendongan bayi sendiri.

“Riset itu saya lakukan sekitar tahun 2017. Kemudian, saya mencoba (membuat). Akhirnya, jadilah satu gendongan bayi yang sesuai standar. Saya gunakan sendiri awalnya,” terang dia, Minggu (27/6/2021).

Banyak yang Tertarik dengan Produknya

Setelah sukses membuat satu gendongan sendiri untuk anaknya, ternyata banyak orang tertarik pada produk tersebut. Sebab, gendongan yang dibuat benar-benar memberikan kenyamanan pada balita saat digendong.

BacaJuga :

FPK Kota Malang Perkuat Pembauran Kebangsaan Lewat Turnamen Sepak Bola Putri

Mahasiswa UNIKAMA Protes Fasilitas hingga Keuangan Kampus

Bermula dari permintaan pasar, peluang tersebut ditangkap oleh Thiva. Ia akhirnya memberanikan diri untuk mulai membuka usaha tersebut yang terus berkembang hingga kini.

“Awalnya, teman-teman saya banyak yang suka dan minta dibuatkan. Akhirnya, kami coba kembangkan sendiri dan ditawarkan ke beberapa tempat termasuk ke salah satu toko perlengkapan bayi paling lengkap di Malang,” kata dia.

Namun, perjuangan tak semudah itu. Saat Thiva menitipkan gendongannya tersebut ke salah satu toko perlengkapan bayi, sempat diremehkan oleh pengelola toko. Namun, justru berhasil mencetak penjualan yang luar biasa.

“Hasilnya luar biasa, 50 produk pertama yang kami masukkan ke toko tersebut ludes hanya dalam dua hari,” jelas dia.

Sampai saat ini, gendongan bayi produksi Bayiku sudah memiliki empat produk unggulan, yakni 2 in 1 instant baby wrap, Eco Baby Pouch, Activa Baby Carrier dan Geos Premium Baby Pouch.

“Harganya mulai Rp 50 ribu untuk model Eco Baby Pouch dan yang paling mahal adalah Rp 275 ribu untuk model Activa Baby Carrier,” kata dia.

Thiva menguraikan, setiap produk juga didesain sesuai dengan standar yang dibutuhkan untuk bayi. Gendongan juga dibuat senyaman mungkin untuk bayi, namun tetap aman dan sesuai standar yang ditetapkan agar pertumbuhan bayi tidak terhambat.

“Gendongan standar itu yang ergonomis. Desain, bahan dan model gendongan dibuat tidak hanya agar bayi merasa nyaman, tetapi juga untuk yang menggendong. Kami juga memperhatikan detail dari tiap bagian bahan yang digunakan untuk gendongan,” papar dia.

Baca Artikel Lainnya:
  • Tiga Kiat Kembangkan Bisnis untuk Perusahaan Rintisan – Nusadaily.com
  • Cerita Premanisme & Sekelumit Bisnis Keamanan di Pasar Tanah Abang – Nusadaily.com
  • Topping Off The Alana Hotel Malang, Siap Bidik Pasar Pebisnis – Nusadaily.com

Produksi Semakin Besar

Sejauh ini, lanjut Thiva, produksi sudah cukup besar. Setiap bulannya, industri yang sudah masuk kategori menengah itu mampu memproduksi sekitar 2.400 buah gendongan bayi model Activa Baby Carrier atau sekitat 4.000 buah untuk semua model gendongan.

“Produk kami ini juga sudah melewati uji laboratorium untuk ketahanan, kekuatan dan keamanan. Jadi, produk kami aman untuk bayi,” lanjut dia.

Saat ini, produk gendongan Bayiku sudah dijual hingga seluruh Indonesia. Bahkan, beberapa kali produk buatan Kota Malang itu sudah merambah pasar ekspor ke beberapa negara. Seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussala dan Belanda. Namun , untuk bisa mendapatkan produk Bayiku, Thiva menyebut bahwa konsumen harus melakukan pre-order terlebih dahulu.

“Jadi, produk yang saat ini kami kerjakan ini adalah preorder yang masuk dua bulan lalu,” tandas dia. (Nda/Aka)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BayikuekonomiGendongan BayiPresenter TV

Comments 1

  1. Ping-balik: Jaranan Tril Meriahkan Sumpah Pemuda - KlikTimes

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Enam Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Polres Gresik Terbitkan SIM D Ramah Disabilitas, Gandeng BRI

Polri Bentuk Ditres PPA-PPO, Analis: Langkah Strategis Lindungi Anak dan Perempuan

FPK Kota Malang Perkuat Pembauran Kebangsaan Lewat Turnamen Sepak Bola Putri

Mahasiswa UNIKAMA Protes Fasilitas hingga Keuangan Kampus

Analis Apresiasi Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar SDA

Sengketa Tiket Tumpak Sewu Lumajang dan Coban Sewu Malang, Ini Kata Dewan

Polisi Tangkap Satu Pelaku Pengeroyokan di Balongpanggang, Tiga DPO Diburu

Singgih Cimeng Nyatakan Siap Maju Calon Ketua KONI Kabupaten Malang

Gandeng Roy Jeconiah, Tanda Seru Rilis Ulang Lagu Kontroversial “Panitia Akhirat”

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Mahasiswa UNIKAMA Protes Fasilitas hingga Keuangan Kampus

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

FPK Kota Malang Perkuat Pembauran Kebangsaan Lewat Turnamen Sepak Bola Putri

Singgih Cimeng Nyatakan Siap Maju Calon Ketua KONI Kabupaten Malang

BERITA LAINNYA

Enam Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Polri Bentuk Ditres PPA-PPO, Analis: Langkah Strategis Lindungi Anak dan Perempuan

Analis Apresiasi Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar SDA

Gandeng Roy Jeconiah, Tanda Seru Rilis Ulang Lagu Kontroversial “Panitia Akhirat”

JMSI Siap Jadi Mitra Strategis Kemenkop Sukseskan Koperasi Merah Putih

BPI KPNPA RI Laporkan Dugaan Minim Transparansi Seleksi JPT Kabupaten Serang ke Kejagung

TNI Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung

Perkuat Sinergi, Polres Blitar Kota Ngopi Bareng Media

JMSI Sumenep Gelar Diskusi Publik Pilkada Lewat DPRD, Soroti Partisipasi Masyarakat

Wali Kota Kediri Lepas 1.811 Mahasiswa KKN Tematik UN PGRI di 46 Kelurahan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Sengketa Tanah Supit Urang Memanas, Warga Laporkan Pemkot Malang ke Polisi

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved