email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Nyi Putut, Dolanan Bocah

by Javasatu
1 April 2023

M. Dwi Cahyon. (Foto: Kliktimes/Istimewa)

Nyi Putut, Dolanan Bocah

Oleh: M. Dwi Cahyono – Arkeolog dan Sejarawan Malang/ Dosen Sejarah UM

Siapakah engkau wahai Nyi Putut?
Kenalkan, akulah istri Jelangkung.
Ada juga yang menyebutmu “Nini Diwut”.
Mainan lawas, yang kian dilupakan orang.

Ayo, ayo, undang aku jika ada pesta,
Dendang riang pestamya anak desa,
di kala benderang candra purnama.

Aku sahabat anak-anak.
Teman mainmu bersama.
Gerakku, goyangku, tarianku
bukanlah rasukkan “roh halus”,
melainkan konsentrasi fikirmu,
berkat topangan gerak tanganmu,
dalam suatu irama kebersamaan.

Jaganlah takut kawan denganku.
Aku toh sobatmu, teman mainmu.
Tak ada roh halus dalam wadagku.
Aku hanya rakitan peralatan dapur,
yang dibuat sebagai wahana bermain.
Bersama dengan Mbah Yongki,
mari kita pestakan permainan ini.

“Rasakan geraknya.
Ikuti goyangannya.
Indahkan tariannya.
Namun, senantiasalah
di dalam kesadaranmu”.
Begitu Mbah Yongki memandu.

Nyi Putut pun memulakan unjuk gerak.
Tempurung kelapa yang jadi kepalanya
bergeleng kanan~kiri, muka-belakang.

Kukusan berbusana yang jadi tubuhnya
tergoyang oleh ayunan tangan pemain.
Dengan mata terpejam, empat pemain
bergerak menarikan Nyi Putut di arena.

Khalayak penonton tertarik mendekat.
meski pula kadang semburat menjauh,
lantaran timbul rasa setengah takut.
Hem …………., ‘ngeri-ngeri sedap’.

Kelompok demi kelompok gantian
memainkannya.
Bukan hanya anak, yang dewasa pun
beringin main.
Justru di tangan pemain dewasa,
gerak Nyi Putut semakin beringas.

Tubuhnya bergoyang, kian kencang.
Bergerak sigrak, bahkan minta lompat.
Pemain mulai kuwalahan layani
keinginan Nyi.
Meski bercucur keringat, namun tetap
bersemangat.

Mbah Yongki beri komando turunkan
dinamika.

Gerak Nyi Putut berangsur melemah,
hingga pada akhirnya terdiam, mematung.
Perlahan pemain diminta membuka mata,
dan dikembalikan pada kesadarannya.

BacaJuga :

Di Balik Dugaan Korupsi MBG: Antara Administrasi Negara dan Akuntabilitas Demokrasi

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Diantara para pemain mulai berguman.
Paparkan pengalaman mainkan Nyi Putut.
Pengalaman langka, baru sekali dialami.
Ternyata, bukan menakutkan,
sama sekali tidak mengerikan,
malahan demikian menyenangkan.
Oleh karena, hanya sekedar permainan.

Nyi Putut, Nini Diwut atau Jelangkaung
adalah mainan tinggalan nenek moyang.
Bukan barang luar produk mainan asing,
meski kini diposisikan jadi mainan usang.
Oleh karenanya, lestarikan, faedahkan. (*)

Tags: M Dwi Cahyono

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

TNI Gagalkan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia di Nunukan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Diduga Dipicu Balas Dendam, Korban Pengeroyokan di Majalengka Ditembak Airsoft Gun

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Prev Next

POPULER HARI INI

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

TNI Gagalkan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia di Nunukan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Diduga Dipicu Balas Dendam, Korban Pengeroyokan di Majalengka Ditembak Airsoft Gun

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

GIBM Targetkan Bentuk Pengurus hingga Kecamatan di Blitar Akhir 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved