email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 4 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Menjaga dan Melestarikan Candi Borobudur sebagai Warisan Budaya Masa Lalu yang Kaya

[Opini]

by Javasatu
1 Februari 2024
Ilustrasi

Menjaga dan Melestarikan Candi Borobudur sebagai Warisan Budaya Masa Lalu yang Kaya

Oleh: Eko Windarto – Penulis Satupena Jawa Timur

Candi Borobudur dapat dianggap sebagai warisan budaya yang berasal dari masa lalu yang kaya. Candi ini menyimpan sejarah dan kearifan lokal yang patut dipelajari dan diapresiasi oleh semua generasi, termasuk generasi Z. Melihat keindahan dan kompleksitas arsitekturnya, saya yakin generasi Z yang kreatif dan inovatif akan terkesan dan mengambil inspirasi dari keindahan Candi Borobudur.

Candi Borobudur memiliki banyak sekali kearifan lokal yang dapat dipelajari. Salah satu kearifan lokal yang dapat dipelajari dari Candi Borobudur adalah kearifan dalam hal kerajinan ukir batu. Candi Borobudur memiliki banyak relief yang diukir dengan sangat indah dan detail, sehingga dapat menjadi inspirasi untuk belajar membuat kerajinan ukir batu yang sangat indah dan berkualitas tinggi. Selain itu, dari Candi Borobudur kita juga dapat belajar tentang kearifan lokal dalam hal menjaga dan melestarikan warisan budaya, karena Candi Borobudur merupakan salah satu warisan budaya dunia yang harus dijaga dan dilestarikan bersama-sama.

Untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama, mengenalkan dan menanamkan kesadaran akan pentingnya warisan budaya pada masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui upaya edukasi, seperti melalui acara seminar, dan festival budaya.

Kedua, kita juga dapat menjaga dan melestarikan warisan budaya dengan cara merawat dan mempertahankan benda-benda atau artefak yang berhubungan dengan budaya tersebut. Misalnya, menjaga dan merawat candi, bangunan bersejarah, atau benda-benda bersejarah lainnya dengan baik.

Terakhir, mengajarkan warisan budaya pada generasi muda juga menjadi salah satu langkah penting dalam melestarikan budaya. Dengan demikian, warisan budaya dapat tetap hidup dan dilestarikan sampai generasi berikutnya.

Menjaga dan melestarikan Candi Borobudur sebagai warisan budaya dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya adalah:

Perawatan fisik: Candi Borobudur harus dirawat secara fisik agar tetap dalam kondisi yang baik dan lestari. Diperlukan perawatan rutin seperti pembersihan dan perbaikan.

BacaJuga :

OPINI: Transfer Pengetahuan BUMN: Belajar Tak Sekadar Meniru

OPINI: Monitoring, Evaluasi dan Akuntabilitas, Kunci Keberhasilan Public Private Partnership

Edukasi dan kesadaran masyarakat: Kesadaran masyarakat dalam merawat dan menjaga Candi Borobudur juga sangat penting. Kampanye dan edukasi mengenai pentingnya melestarikan warisan budaya ini dapat dilakukan agar masyarakat dapat lebih memahami dan merawat Candi Borobudur dengan baik.

Pengawasan dan pengaturan: Candi Borobudur juga perlu dipantau dan diatur dalam pengunjung agar tidak merusak atau membawa dampak buruk terhadap candi. Penambahan batas pengunjung dan penegakan peraturan dapat membantu menjaga dan melestarikan Candi Borobudur.

Penelitian dan dokumentasi: Candi Borobudur perlu didokumentasikan secara baik agar nantinya informasi mengenai candi ini tidak hilang. Penelitian tentang struktur dan sejarah candi juga sangat penting.

Tentang penelitian struktur Candi Borobudur

Ada banyak penelitian yang telah dilakukan oleh para arkeolog dan ahli sejarah di Indonesia dan dunia. Penelitian bertujuan untuk mempelajari sejarah Candi Borobudur, material yang digunakan, teknik pembangunan, tata letak, serta fungsi Candi Borobudur saat dibangun.

Beberapa metode penelitian yang digunakan oleh para ahli meliputi survei, penggalian, analisis bahan, pengamatan secara visual, dan lain sebagainya. Melalui hasil penelitian ini, kita dapat memahami lebih dalam tentang sejarah dan keindahan Candi Borobudur.

Sebagai situs warisan dunia UNESCO, Borobudur adalah salah satu candi Buddha terbesar dan paling indah di dunia.

Dibangun pada abad ke-9 oleh dinasti Syailendra di wilayah Jawa Tengah, Borobudur merupakan contoh keindahan seni arsitektur dari masa lalu. Bangunan ini terdiri dari 10 tingkat, yang terdiri dari platform persegi dan lingkaran, dengan stupa di puncaknya.

Setiap tingkat dihiasi dengan relief di dindingnya yang menceritakan kisah-kisah tentang ajaran Buddha dan kehidupan pada saat itu. Relief ini sangat rinci dan indah, dengan lebih dari 2.000 gambar yang diukir dengan teliti.

Selain arsitektur dan seni, Borobudur juga memiliki nilai sejarah yang penting. Dulu, candi ini merupakan pusat kebudayaan dan pemahaman agama Buddha di Jawa Tengah. Borobudur dibangun selama kurang lebih 75 tahun oleh ribuan pekerja yang dilibatkan dalam proses pembangunan tersebut. Dengan penggunaan batu andesit yang sangat berat, pembangunan Borobudur menunjukkan kemampuan arsitektur Jawa pada masa itu.

Sekarang, Borobudur menjadi salah satu tempat wisata terpopuler di Indonesia dan dikenal di seluruh dunia. Kita dapat melihat keindahan dan sejarahnya di sini, para wisatawan dapat belajar banyak tentang kebudayaan dan sejarah Indonesia pada saat mengunjungi tempat ini. (*)


Biodata Penulis:

Eko Windarto. Penulis SATUPENA Jatim. Juara 1 Cipta Puisi Singapura 2017. Antologi puisi: Nyiur Melambai, dan Perjalanan. Menyabet juara cipta puisi di beberapa negara. Juara 1 Cipta Esai Kota Batu 2023.Karyanya beberapa kali termuat di javasatu.com, pendidikannasional.id, kliktimes.com, mbludus.com, Kawaca.com, idestra.com, educasion.com, pilarbangsa.com, negerikertas.com, literania.com, kompasiana.com, lombokraya.com dll. Menetap di Jalan Melati 25 RT 33 RW 08. Sekarputih, Pendem. Kecamatan Junrejo. Kota Batu, Jatim. Email. ekowindarto84@gmail.com. WA. 085964247913.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Eko WindartoSatupenaSatupena Jawa Timur

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ojol Gresik Dapat BBM Gratis, Polsek Kebomas dan YALPK Gelar Baksos

SMP YPI Darussalam 1 Cerme Ajak Orang Tua Jadi Sahabat Anak

Mahasiswa ITS Olah Limbah Jeroan Ikan Jadi Pakan Alternatif di Blitar

Sambut HUT ke-81 RI, KKN Unira Bersihkan Punden Desa Kidal

Indonesia Sementara Raih 9 Emas di Asian Taekwondo Open 2026

Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Desa Belung Hias Gang Sunan Gunungjati dengan Lampu Merah Putih

TransNusa Buka Rute Manado-Ternate, Terbang Dua Kali Sehari

Ketua Ekraf Majalengka H. Baya: Generasi Muda Harus Jaga Warisan Nyiramkeun Pusaka Talaga

Ifan Seventeen Ubah “Apa Kabar” Jadi Lebih Emosional, Ini Bedanya

Bupati Malang Lantik 166 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kerja 5K

Prev Next

POPULER HARI INI

Bupati Malang Lantik 166 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kerja 5K

BRI Malang Sosialisasikan Otentikasi Pensiunan, Cegah Kejahatan Perbankan

Air Cucian Pusaka Talaga Manggung Majalengka Diburu Warga, Ada dari Sumedang

Ketua Ekraf Majalengka H. Baya: Generasi Muda Harus Jaga Warisan Nyiramkeun Pusaka Talaga

SMP YPI Darussalam 1 Cerme Ajak Orang Tua Jadi Sahabat Anak

BERITA LAINNYA

Ojol Gresik Dapat BBM Gratis, Polsek Kebomas dan YALPK Gelar Baksos

SMP YPI Darussalam 1 Cerme Ajak Orang Tua Jadi Sahabat Anak

Mahasiswa ITS Olah Limbah Jeroan Ikan Jadi Pakan Alternatif di Blitar

Sambut HUT ke-81 RI, KKN Unira Bersihkan Punden Desa Kidal

Indonesia Sementara Raih 9 Emas di Asian Taekwondo Open 2026

Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Desa Belung Hias Gang Sunan Gunungjati dengan Lampu Merah Putih

TransNusa Buka Rute Manado-Ternate, Terbang Dua Kali Sehari

Ketua Ekraf Majalengka H. Baya: Generasi Muda Harus Jaga Warisan Nyiramkeun Pusaka Talaga

Ifan Seventeen Ubah “Apa Kabar” Jadi Lebih Emosional, Ini Bedanya

Bupati Malang Lantik 166 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kerja 5K

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

14,95 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Pangkal Balam, Potensi Kerugian Rp9,76 Miliar

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Bupati Malang Lantik 166 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kerja 5K

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved