email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Menjaga dan Melestarikan Candi Borobudur sebagai Warisan Budaya Masa Lalu yang Kaya

[Opini]

by Redaksi Javasatu
1 Februari 2024
ADVERTISEMENT
Ilustrasi

Menjaga dan Melestarikan Candi Borobudur sebagai Warisan Budaya Masa Lalu yang Kaya

Oleh: Eko Windarto – Penulis Satupena Jawa Timur

Candi Borobudur dapat dianggap sebagai warisan budaya yang berasal dari masa lalu yang kaya. Candi ini menyimpan sejarah dan kearifan lokal yang patut dipelajari dan diapresiasi oleh semua generasi, termasuk generasi Z. Melihat keindahan dan kompleksitas arsitekturnya, saya yakin generasi Z yang kreatif dan inovatif akan terkesan dan mengambil inspirasi dari keindahan Candi Borobudur.

Candi Borobudur memiliki banyak sekali kearifan lokal yang dapat dipelajari. Salah satu kearifan lokal yang dapat dipelajari dari Candi Borobudur adalah kearifan dalam hal kerajinan ukir batu. Candi Borobudur memiliki banyak relief yang diukir dengan sangat indah dan detail, sehingga dapat menjadi inspirasi untuk belajar membuat kerajinan ukir batu yang sangat indah dan berkualitas tinggi. Selain itu, dari Candi Borobudur kita juga dapat belajar tentang kearifan lokal dalam hal menjaga dan melestarikan warisan budaya, karena Candi Borobudur merupakan salah satu warisan budaya dunia yang harus dijaga dan dilestarikan bersama-sama.

Untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama, mengenalkan dan menanamkan kesadaran akan pentingnya warisan budaya pada masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui upaya edukasi, seperti melalui acara seminar, dan festival budaya.

Kedua, kita juga dapat menjaga dan melestarikan warisan budaya dengan cara merawat dan mempertahankan benda-benda atau artefak yang berhubungan dengan budaya tersebut. Misalnya, menjaga dan merawat candi, bangunan bersejarah, atau benda-benda bersejarah lainnya dengan baik.

Terakhir, mengajarkan warisan budaya pada generasi muda juga menjadi salah satu langkah penting dalam melestarikan budaya. Dengan demikian, warisan budaya dapat tetap hidup dan dilestarikan sampai generasi berikutnya.

Menjaga dan melestarikan Candi Borobudur sebagai warisan budaya dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya adalah:

Perawatan fisik: Candi Borobudur harus dirawat secara fisik agar tetap dalam kondisi yang baik dan lestari. Diperlukan perawatan rutin seperti pembersihan dan perbaikan.

BacaJuga :

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

OPINI: Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

Edukasi dan kesadaran masyarakat: Kesadaran masyarakat dalam merawat dan menjaga Candi Borobudur juga sangat penting. Kampanye dan edukasi mengenai pentingnya melestarikan warisan budaya ini dapat dilakukan agar masyarakat dapat lebih memahami dan merawat Candi Borobudur dengan baik.

Pengawasan dan pengaturan: Candi Borobudur juga perlu dipantau dan diatur dalam pengunjung agar tidak merusak atau membawa dampak buruk terhadap candi. Penambahan batas pengunjung dan penegakan peraturan dapat membantu menjaga dan melestarikan Candi Borobudur.

Penelitian dan dokumentasi: Candi Borobudur perlu didokumentasikan secara baik agar nantinya informasi mengenai candi ini tidak hilang. Penelitian tentang struktur dan sejarah candi juga sangat penting.

Tentang penelitian struktur Candi Borobudur

Ada banyak penelitian yang telah dilakukan oleh para arkeolog dan ahli sejarah di Indonesia dan dunia. Penelitian bertujuan untuk mempelajari sejarah Candi Borobudur, material yang digunakan, teknik pembangunan, tata letak, serta fungsi Candi Borobudur saat dibangun.

Beberapa metode penelitian yang digunakan oleh para ahli meliputi survei, penggalian, analisis bahan, pengamatan secara visual, dan lain sebagainya. Melalui hasil penelitian ini, kita dapat memahami lebih dalam tentang sejarah dan keindahan Candi Borobudur.

Sebagai situs warisan dunia UNESCO, Borobudur adalah salah satu candi Buddha terbesar dan paling indah di dunia.

Dibangun pada abad ke-9 oleh dinasti Syailendra di wilayah Jawa Tengah, Borobudur merupakan contoh keindahan seni arsitektur dari masa lalu. Bangunan ini terdiri dari 10 tingkat, yang terdiri dari platform persegi dan lingkaran, dengan stupa di puncaknya.

Setiap tingkat dihiasi dengan relief di dindingnya yang menceritakan kisah-kisah tentang ajaran Buddha dan kehidupan pada saat itu. Relief ini sangat rinci dan indah, dengan lebih dari 2.000 gambar yang diukir dengan teliti.

Selain arsitektur dan seni, Borobudur juga memiliki nilai sejarah yang penting. Dulu, candi ini merupakan pusat kebudayaan dan pemahaman agama Buddha di Jawa Tengah. Borobudur dibangun selama kurang lebih 75 tahun oleh ribuan pekerja yang dilibatkan dalam proses pembangunan tersebut. Dengan penggunaan batu andesit yang sangat berat, pembangunan Borobudur menunjukkan kemampuan arsitektur Jawa pada masa itu.

Sekarang, Borobudur menjadi salah satu tempat wisata terpopuler di Indonesia dan dikenal di seluruh dunia. Kita dapat melihat keindahan dan sejarahnya di sini, para wisatawan dapat belajar banyak tentang kebudayaan dan sejarah Indonesia pada saat mengunjungi tempat ini. (*)


Biodata Penulis:

Eko Windarto. Penulis SATUPENA Jatim. Juara 1 Cipta Puisi Singapura 2017. Antologi puisi: Nyiur Melambai, dan Perjalanan. Menyabet juara cipta puisi di beberapa negara. Juara 1 Cipta Esai Kota Batu 2023.Karyanya beberapa kali termuat di javasatu.com, pendidikannasional.id, kliktimes.com, mbludus.com, Kawaca.com, idestra.com, educasion.com, pilarbangsa.com, negerikertas.com, literania.com, kompasiana.com, lombokraya.com dll. Menetap di Jalan Melati 25 RT 33 RW 08. Sekarputih, Pendem. Kecamatan Junrejo. Kota Batu, Jatim. Email. ekowindarto84@gmail.com. WA. 085964247913.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Eko WindartoSatupenaSatupena Jawa Timur
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

Jelang Lebaran 2026, Polres Malang Bagikan Bingkisan ke Driver Ojol

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Pawai Ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Gresik, 1.000 Peserta Tampilkan Harmoni Toleransi

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

Remisi Nyepi Lapas Malang, Tiga Warga Binaan Dapat Pengurangan Hukuman

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

BERITA LAINNYA

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Lacrimi si Sfinti Hadirkan Sensasi Kuliner Berkelas dengan Nuansa Tak Terlupakan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

GP Ansor Malaysia Gelar Sarasehan dan Buka Bersama, Bahas Perlindungan PMI

Analis Publik Apresiasi Atensi Kapolri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Grup Kasidah Hilwa Awi Ponpes Al-Karimi Gresik Juara 1 Healing Ramadan Jatim

Prev Next

POPULER MINGGU INI

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved