email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 30 Agustus 2025
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Sejatine Urip dalam Pandangan Teologi

[Esai]

by Redaksi Javasatu
4 Januari 2024
ADVERTISEMENT
Ilustrasi

Sejatine Urip dalam Pandangan Teologi

Oleh: Eko Windarto – Penulis Satupena Jawa Timur

Dalam esai ini, saya akan membahas bagaimana konsep kehidupan dalam pandangan teologi dapat mempengaruhi cara kita memandang arti dari sijatine urip. Sijatine urip artinya adalah hakikat kehidupan atau keberadaan. Secara harfiah terjemahannya adalah “hidup itu sendiri.” Dalam kebudayaan Jawa, kata ini sering diartikan sebagai aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia, sehingga sijatine urip diletakkan di atas segala-galanya.

Dalam teologi, konsep kehidupan dianggap sebagai anugerah dari Tuhan yang harus dihormati dan dijaga oleh manusia. Kehidupan dipandang sebagai sebuah karunia yang diberikan Tuhan kepada manusia sebagai makhluk paling sempurna dalam ciptaan-Nya. Sebagai makhluk yang memiliki akal dan budi pekerti, manusia diberikan tanggung jawab untuk menjaga kehidupannya dan kehidupan makhluk lainnya. Oleh karena itu, konsep kehidupan dalam pandangan teologi memiliki dimensi moral dan etis yang sangat kuat.

Dalam pandangan teologi, sijatine urip juga dapat diartikan sebagai sebuah tujuan hidup manusia. Tujuan hidup manusia bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan fisik semata, melainkan juga untuk mencapai kebahagiaan dan kedamaian batin. Dalam konteks ini, sijatine urip memiliki dimensi spritual yang kuat. Manusia dianggap sebagai makhluk yang memiliki tujuan hidup yang lebih besar dari sekadar memuaskan kebutuhan fisiknya. Tujuan hidup manusia adalah untuk mencapai kedekatan dengan Tuhan dan menjadi manusia yang lebih baik.

Paham teologi juga memandang bahwa sijatine urip memiliki dimensi sosial yang penting. Kehidupan manusia tidak dapat dipandang hanya dari sudut pandang individu semata, melainkan juga harus dipandang dari sudut pandang keluarga dan masyarakat. Manusia hidup di dalam masyarakat dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memajukan masyarakatnya. Oleh karena itu, sijatine urip juga dapat diartikan sebagai sebuah tanggung jawab sosial.

Namun, pandangan teologi terhadap sijatine urip tidak selalu seragam. Beberapa filosof teologi menekankan bahwa hidup manusia adalah tentang pelayanan kepada sesama dan juga kepada Tuhan. Dalam hal ini, sijatine urip memiliki dimensi pelayanan yang sangat kuat. Manusia dianggap sebagai makhluk yang harus memenuhi panggilan untuk melayani sesama dan untuk hidup bersama dalam kerukunan dan perdamaian.

Sebaliknya, ada juga pandangan teologi yang memandang bahwa hidup manusia adalah tentang pencarian kesempurnaan dan berusaha mencapai potensi maksimal dalam diri manusia. Dalam hal ini, sijatine urip memiliki dimensi aspirasi yang sangat kuat. Manusia dianggap sebagai makhluk yang harus berusaha mencapai kesempurnaan melalui pengembangan potensi diri.

Namun, tidak peduli bagaimana pandangan kita terhadap sijatine urip, satu hal yang mempersatukan semua pandangan tersebut adalah bahwa sijatine urip begitu berharga dan memerlukan penghormatan dari setiap manusia. Kita harus menghormati kehidupan dan keberadaan manusia, dan juga kehidupan makhluk lainnya. Sebagai makhluk yang bertanggung jawab atas keberadaannya, manusia harus berusaha untuk menjaga dan memajukan lingkungan di sekitarnya, baik itu lingkungan alam maupun lingkungan sosial.

BacaJuga :

OPINI: Refleksi HUT ke-80 RI, Sehat Mental Wujud Merdeka yang Sesungguhnya

Mari Mengenal Islam Sosialis bukan Sosialis Islam!

Dalam kesimpulannya, sijatine urip dipandang dari sudut pandang teologi memunculkan banyak pemahaman yang berbeda. Namun, semua pandangan tersebut memiliki kesamaan dalam pandangan bahwa kehidupan manusia adalah anugerah dari Tuhan dan harus dihormati serta dijaga dengan baik. Sijatine urip mempunyai dimensi moral, etis, spiritual, sosial, pelayanan, dan aspirasi yang sangat kuat, sehingga kita perlu memahami dan menghargai serta menjaga keberadaannya dengan sebaik-baiknya. (*)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Eko WindartoSatupenaSatupena Jatim

Comments 1

  1. Akaha Taufan Aminudin says:
    2 tahun ago

    Manfaat Mantaf full

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ribuan Massa di Malang Gelar Doa Bersama Tuntut Keadilan untuk Affan

Panglima TNI Perpanjang Operasi Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza

ADVERTISEMENT

Analis Politik Apresiasi Sikap Kapolri dan Kapolda Metro, Minta Publik Tak Terprovokasi Narasi Sesat

Aksi Massa di Kwitang, TNI Hadir dengan Pendekatan Humanis dan Persatuan

Ketum KNPI Desak Reformasi Polri Usai Tragedi Affan, Dorong Pergantian Kapolri

Prev Next

POPULER HARI INI

Jambore Keris Nasional 2026 Rencananya Digelar di Kota Malang, Hadiah Utama Bisa Rumah

Polres Malang Bahas Aturan Sound Horeg, Empat Poin Jadi Sorotan

Ribuan Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Pasuruan Disita Petugas

Ojol Kota Batu Gelar Aksi Solidaritas untuk Affan, Driver yang Tewas Saat Demo di Jakarta

Arema FC Pulangkan Arkhan Fikri dan Brandon Scheunemann, Salim Tuharea Tembus Timnas

BERITA LAINNYA

Panglima TNI Perpanjang Operasi Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza

Analis Politik Apresiasi Sikap Kapolri dan Kapolda Metro, Minta Publik Tak Terprovokasi Narasi Sesat

Aksi Massa di Kwitang, TNI Hadir dengan Pendekatan Humanis dan Persatuan

Ketum KNPI Desak Reformasi Polri Usai Tragedi Affan, Dorong Pergantian Kapolri

TK Siti Maryam Depok Diapresiasi BAN PDM lewat Inovasi Pembelajaran Alam

Prev Next

BERITA KHUSUS

DPRD Kabupaten Malang dan Bupati Sanusi Sepakat Perkuat Tata Kelola Daerah

RSUD Gresik Sehati Resmi Dibuka, Percepat Akses Layanan Kesehatan di Gresik Selatan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jambore Keris Nasional 2026 Rencananya Digelar di Kota Malang, Hadiah Utama Bisa Rumah

Arema FC Siap Menang Lawan Persijap Jepara di Super League 2025

Polres Malang Bahas Aturan Sound Horeg, Empat Poin Jadi Sorotan

TosanAji.id Jalin Kolaborasi dengan Museum dan Sanggar Keris Mataram Yogyakarta

Ribuan Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Pasuruan Disita Petugas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2025 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2025 Javasatu. All Right Reserved